Kabar Patroli

Kabar Patroli đź“°Hadir Sejak 18 Januari 2016
Update berita panas & viral setiap hari! Dari jalanan sampai peristiwa penting—semua ada di sini.
📲 Follow biar nggak ketinggalan!
(3)

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Prabumulih, Sriyono, mengatakan wilayah yang terdampak kekeringan...
07/08/2026

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Prabumulih, Sriyono, mengatakan wilayah yang terdampak kekeringan meliputi Kelurahan Tanjung Menang, Muara Dua, Sinar Rambang, Sukaraja, Kemang Tanduk, Tebing Tanah Putih, dan Karang Raja.

Menurutnya, kondisi tersebut dipicu oleh musim kemarau yang kini mencapai puncaknya di wilayah Sumatera Selatan, sehingga sejumlah sumber air masyarakat mulai mengalami penurunan debit.

"Wilayah yang mengalami kekeringan saat ini antara lain Tanjung Menang, Muara Dua, Sinar Rambang, Sukaraja, Kemang Tanduk, Tebing Tanah Putih, dan Karang Raja," ujar Sriyono, Rabu (5/8/2026).

Sebagai langkah penanganan, BPBD Kota Prabumulih telah mendistribusikan bantuan air bersih sejak Sabtu (1/8/2026) kepada warga yang terdampak.

Setiap hari, BPBD menyalurkan sekitar 30.000 liter air bersih ke sejumlah titik berdasarkan permintaan dari pemerintah desa maupun kelurahan.

"Setiap hari tim BPBD menyalurkan air bersih ke rumah-rumah warga. Dalam sehari sekitar 30 ribu liter air kami distribusikan. Penyaluran ini dilakukan berdasarkan permintaan dari desa dan kelurahan," jelasnya.

Sriyono menambahkan, distribusi air bersih akan terus dilakukan selama masih ada kebutuhan masyarakat. Bahkan, tidak menutup kemungkinan wilayah terdampak akan bertambah apabila musim kemarau berlangsung lebih lama.

"Kemungkinan daerah lain akan menyusul mendapatkan distribusi air bersih. Kami akan terus menyalurkan bantuan apabila ada wilayah lain yang terdampak kekeringan," katanya.

Ia menegaskan, volume air yang disalurkan akan disesuaikan dengan kebutuhan di masing-masing wilayah. BPBD berharap bantuan tersebut dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari hingga kondisi cuaca kembali normal.

Kesalahan saat melakukan transaksi perbankan berujung kerugian besar bagi seorang warga Palembang.Seorang perempuan beri...
07/08/2026

Kesalahan saat melakukan transaksi perbankan berujung kerugian besar bagi seorang warga Palembang.

Seorang perempuan berinisial NI (54) mengaku tidak sengaja mentransfer uang sebesar Rp93 juta ke rekening seorang kurir paket, padahal nominal yang seharusnya dibayarkan hanya Rp93 ribu.

Kasus tersebut kini bergulir di Polrestabes Palembang setelah uang yang salah transfer itu diduga tidak dikembalikan kepada pemiliknya.

Berdasarkan keterangan korban, peristiwa itu bermula ketika kurir mengantarkan paket cash on delivery (COD) ke kediamannya di kawasan Jalan Kebun Bunga, Kecamatan Sukarami, Palembang, pada 20 Juli 2026.

Saat itu, kurir menghubungi korban melalui aplikasi WhatsApp dan meminta pembayaran paket sebesar Rp93 ribu melalui transfer bank.

"Kurir menghubungi saya dan meminta pembayaran paket COD sebesar Rp93 ribu. Saya kemudian mentransfer ke rekening yang diberikan," ujar NI, Jumat (7/8/2026).

Korban mengaku baru menyadari kesalahan beberapa hari kemudian setelah memeriksa kembali riwayat transaksi rekeningnya. Saat itu, ia mendapati nominal yang terkirim bukan Rp93 ribu, melainkan Rp93 juta.

Menyadari kekeliruan tersebut, korban langsung menghubungi kurir dan meminta agar kelebihan dana segera dikembalikan. Namun, menurut pengakuannya, permintaan itu tidak kunjung dipenuhi.

Korban kemudian berinisiatif mencari keberadaan kurir hingga akhirnya berhasil bertemu. Keduanya sempat mendatangi kantor Bank BCA untuk mengecek transaksi tersebut.

"Setelah dicek di bank, saya mendapat informasi bahwa uang itu sudah tidak ada lagi di rekening. Karena itu saya memilih membawa yang bersangkutan ke Polrestabes Palembang agar persoalan ini diproses sesuai hukum," katanya.

Sementara itu, Pamapta Piket SPKT Polrestabes Palembang, Ipda Andi, membenarkan adanya penyerahan seorang pria yang bekerja sebagai kurir paket terkait laporan tersebut.

"Yang bersangkutan telah diserahkan kepada penyidik untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Perkara ini masih dalam proses penyelidikan," ujarnya.

Polisi kini masih mendalami kronologi kejadian, termasuk memeriksa keterangan para pihak dan alat bukti yang ada untuk menentukan unsur pidana dalam kasus tersebut.

Diduga menggelembungkan dan menggelapkan dana top up perusahaan, seorang kasir minimarket di Kota Prabumulih, Sumatera S...
07/08/2026

Diduga menggelembungkan dan menggelapkan dana top up perusahaan, seorang kasir minimarket di Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, ditangkap Tim Opsnal URC Polsek Prabumulih Timur.

Tersangka berinisial JS (21), warga Kelurahan Mangga Besar, Kecamatan Prabumulih Utara, diringkus di kediamannya pada Selasa (6/8/2026) sekitar pukul 14.00 WIB tanpa perlawanan.

Bersama tersangka, polisi menyita barang bukti berupa 18 lembar nota penjualan top up DANA serta 3 lembar dokumen data transaksi penjualan elektronik tertanggal 28 Agustus 2025.

Kasus penggelapan ini terungkap setelah manajemen gerai Alfamart di Jalan Jenderal Sudirman (depan Rumah Dinas Walikota), Kelurahan Gunung Ibul, melaporkan temuan selisih uang hasil transaksi ke Polsek Prabumulih Timur pada 29 Agustus 2025.

Berdasarkan pengecekan data transaksi komputer toko, ditemukan manipulasi transaksi top up DANA yang mengarah kepada tersangka JS. Perbuatan tersebut menyebabkan pihak Alfamart mengalami kerugian sebesar Rp9.294.000.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Prabumulih Timur Iptu Ulta Deanto, S.H., memerintahkan Kanit Reskrim Ipda Dody Purwanto, S.H., bersama Tim Opsnal URC untuk melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengamankan tersangka di rumahnya.

"Pelaku kami amankan di rumahnya tanpa perlawanan. Sejumlah barang bukti dugaan penggelapan dalam jabatan juga turut disita untuk proses hukum lebih lanjut," ujar Iptu Ulta Deanto, Jumat (7/8/2026).

Tersangka kini mendekam di Mapolsek Prabumulih Timur dan dijerat Pasal 488 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP mengenai penggelapan dalam jabatan.

Kapolsek mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap tindak pidana atau gangguan kamtibmas ke kantor polisi terdekat atau melalui Layanan Kepolisian 110 secara gratis selama 24 jam.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meminta guru mengedukasi siswa agar tidak membawa pulang Makan Bergizi Gratis...
07/08/2026

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono meminta guru mengedukasi siswa agar tidak membawa pulang Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Selain itu, juga memberikan edukasi barang ini (MBG) jangan kamu bawa pulang. Atau maksud saya ini penting untuk tidak dibawa pulang," ujar Sudaryono dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta Pusat, Kamis (6/8/2026).

Sudaryono mengatakan, MBG dibuat tanpa bahan pengawet. Makanan tersebut dikhawatirkan rusak jika dibawa pulang, terutama di daerah dengan suhu panas yang mempercepat pertumbuhan bakteri.

BGN telah berkoordinasi dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti agar guru di setiap sekolah ikut memberikan edukasi mengenai konsumsi MBG.

Sudaryono juga mengusulkan guru ikut menyantap MBG bersama para siswa di sekolah. Langkah itu sekaligus menjadi sarana pendidikan mengenai kebersihan dan tata tertib saat makan.

"Guru kemudian ikut makan bareng dengan siswanya untuk satu, fungsi edukasi. Tata kramanya, cuci tangannya, ngantrenya, kemudian nyusun omprengnya itu kan bagus," ucap Sudaryono.

Larangan membawa pulang MBG muncul setelah sejumlah kasus dugaan keracunan, salah satunya terjadi di Jayapura, Papua.

Menurut Sudaryono, dugaan sementara menunjukkan makanan dimasak terlalu cepat sehingga kualitasnya menurun saat diterima siswa.

"Dan beberapa laporan yang kami terima dan kami masih kami validasi lagi adalah ada anak yang membawa pulang MBG-nya. Jadi, dia harusnya kan disantap misalnya jam 11.00 WIB, dia dibawa pulang dimakan jam 15.00 WIB jam 16.00 WIB, jadi sudah rusak," ungkap dia.

Sudaryono mengatakan, ada anggota keluarga yang turut mengonsumsi MBG tersebut dan ikut mengalami keracunan.

BGN berharap siswa menghabiskan MBG di sekolah untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mengganggu ke...
07/08/2026

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono memastikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Menurutnya, mekanisme pelaksanaan program telah dirancang agar guru tetap dapat menjalankan tugas utamanya mengajar.

Sudaryono mengatakan, setiap sekolah penerima MBG telah memiliki person in charge (PIC) yang bertugas mengoordinasikan pelaksanaan program. Guru yang ditunjuk sebagai PIC juga memperoleh insentif sehingga pelaksanaan MBG tidak membebani aktivitas belajar mengajar.

“Di sekolah itu sudah ada namanya PIC yang sudah ada insentifnya. Jadi guru di sekolah itu tidak terganggu jam mengajarnya karena makan bergizi,” ujar Sudaryono dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Kesehatan, Rabu (5/8).

Menurutnya, guru justru menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program karena ikut menerima manfaat MBG sekaligus berperan memberikan edukasi kepada para siswa.

Ia menjelaskan edukasi tersebut tidak hanya terkait pentingnya gizi seimbang, tetapi juga membentuk kebiasaan hidup bersih dan disiplin selama pelaksanaan program makan bersama di sekolah.

"Guru itu kemudian juga menjadi bagian dari penerima manfaat MBG dengan tujuan untuk mengedukasi siswa-siswanya," katanya.

Sudaryono mengatakan, materi edukasi yang diberikan guru mencakup tata cara mengantre, mencuci tangan sebelum makan, menyusun kembali wadah makan setelah digunakan, berdoa sebelum dan sesudah makan, hingga menumbuhkan rasa syukur.

Selain itu, guru juga menjelaskan kandungan gizi makanan yang disajikan kepada siswa agar program MBG tidak hanya memenuhi kebutuhan nutrisi, tetapi juga menjadi sarana pendidikan mengenai pola makan sehat.

BGN juga meminta guru mengingatkan siswa agar makanan MBG dikonsumsi di sekolah dan tidak dibawa pulang. Langkah ini diambil setelah ditemukan kasus keracunan yang terjadi akibat makanan dibawa pulang dan dikonsumsi beberapa waktu kemudian bersama anggota keluarga.

Menurut Sudaryono, penguatan fungsi edukasi di sekolah menjadi salah satu evaluasi penting dalam pelaksanaan MBG. Ke depan, BGN akan memastikan peran guru dalam memberikan pendampingan kepada siswa dapat berjalan lebih optimal.

"Kalau kemarin-kemarin memang mungkin masih belum maksimal, yang berikutnya kita maksimalkan," ujarnya.

06/08/2026

Mantan Kades Diduga Diam-diam Rekam Ibu Rumah Tangga Berhanduk, Kirim Videonya ke Korban
Info lengkap dikolom komentar

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa akan menggelontorkan dana sebesar Rp 20,5 triliun untuk 490 pemerintah da...
06/08/2026

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa akan menggelontorkan dana sebesar Rp 20,5 triliun untuk 490 pemerintah daerah (Pemda) yang kesulitan keuangan. Bantuan dari pemerintah pusat ini merupakan arahan dari Presiden Prabowo Subianto.

"Bapak Presiden sudah memberikan petunjuk ke saya itu jumlahnya Rp 20,5 triliun dibagi ke 490 daerah," ujar Purbaya saat ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (5/8/2026).

Purbaya menargetkan dana bantuan ini akan cair paling lambat minggu depan. Dengan bantuan ini, Purbaya menyebut Pemda dapat membayar gaji pegawai ASN hingga pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK), termasuk tunjangan.

"Jadi kita expect akan dicairkan paling lambat, harusnya sih akhir minggu ini, tapi paling lambat minggu depan kan ada prosesnya ya. Dengan bantuan ini diharapkan tadi pemerintah daerah dapat melakukan pembayaran gaji dan pegawai ASN daerah juga termasuk PPPK-nya di pemda daerah," jelas Purbaya.

Purbaya menjamin dana bantuan tersebut cukup untuk mengatasi kendala keuangan di 490 daerah. Sebab, jumlahnya sudah dihitung dan berdasarkan masukan dari Kementerian Dalam Negeri. Namun, Purbaya tidak menutup kemungkinan akan menggelontorkan dana tambahan kembali jika masih diperlukan.

"Nanti kita lihat terus ke depan seperti apa, kalau mungkin masih kurang, mungkin kita harus pertimbangkan lagi. Jadi harusnya daerah kondisinya akan lebih baik di minggu-minggu ke depan," bebernya.

Saat ditanya lebih lanjut mengenai pos anggaran untuk bantuan tersebut, Purbaya hanya menggunakan dari anggaran yang belum terpakai. Namun, ia menjamin alokasi untuk bantuan ini tidak akan mengganggu program kementerian/lembaga.

"Tapi gini itu cara kita manage uang. Ada kita geser sana-sini, pos mananya itu amat fleksibel. Jadi anda nggak perlu tau yang mana yang kita pake. Tapi uangnya ada gitu. Tentunya ada yang dikurangi sedikit. Tapi dampak ke program pemerintahan lembaga pasti hampir insignificant karena ini bukan diambil dari pos kementerian/lembaga," tutur Purbaya.

Pedagang Pempek Tumpah di kawasan Pasar 16 Ilir Palembang akhirnya melakukan pembenahan setelah sempat menjadi sorotan w...
06/08/2026

Pedagang Pempek Tumpah di kawasan Pasar 16 Ilir Palembang akhirnya melakukan pembenahan setelah sempat menjadi sorotan warganet terkait kebersihan penyajian dagangannya.

Lapak yang sebelumnya ramai diperbincangkan di media sosial karena menjual pempek di ruang terbuka kini telah dilengkapi etalase bening berbahan akrilik.

Yudi, salah seorang penjual pempek tumpah mengaku sengaja memasang etalase akrilik sebagai bentuk respons terhadap berbagai kritik yang disampaikan masyarakat.

Bahkan, ia rela mengajukan pinjaman ke koperasi demi membeli etalase tersebut agar dagangannya lebih higienis.

"Tidak ada lagi lalat yang masuk. Ini kami bela-belain kredit, ambil pinjaman koperasi Bank Mekar MBK sudah kita ambil untuk beli akrilik ini," ujar Yudi dikutip dari ig oy palembang, Rabu (5/8/2026).

Pemerintah Korea Selatan mengungkapkan, Indonesia telah berupaya memfasilitasi pembicaraan antara Seoul dan Pyongyang. N...
06/08/2026

Pemerintah Korea Selatan mengungkapkan, Indonesia telah berupaya memfasilitasi pembicaraan antara Seoul dan Pyongyang. Namun, usulan tersebut ditolak oleh Korea Utara.

Pernyataan itu disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Korea Selatan Cho Hyun dalam keterangannya kepada wartawan di Seoul, Rabu (5/8/2026), sebagaimana dilaporkan Reuters.

Menurut Cho, peluang untuk menggelar dialog multilateral dengan Korea Utara saat ini masih sangat kecil.

"Pembicaraan multilateral dengan Pyongyang secara realistis sulit dilakukan dalam situasi saat ini," kata Cho.

Ia menambahkan, Indonesia sempat mencoba mengatur pertemuan antara Korea Selatan dan Korea Utara, tetapi Pyongyang menolak proposal dialog tersebut.

Meski begitu, Cho tidak menjelaskan kapan Indonesia mengajukan usulan itu maupun dalam bentuk seperti apa upaya mediasi tersebut dilakukan.

Cho juga mengatakan, isu Korea Utara akan menjadi prioritas utama dalam pembicaraannya dengan Menteri Luar Negeri China Wang Yi.

Pertemuan itu diharapkan membahas perkembangan di Semenanjung Korea di tengah masih buntu hubungan antara Seoul dan Pyongyang.

Pengungkapan Menlu Korea Selatan tersebut muncul beberapa hari setelah Presiden Prabowo Subianto menyatakan kesediaannya untuk berkunjung ke Korea Utara apabila diminta oleh Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung guna membantu membuka jalur dialog.

Dalam pertemuan dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Istana Negara pada Jumat (31/7/2026), Prabowo mengungkapkan bahwa Presiden Lee pernah menanyakan kesediaannya untuk berkunjung ke Pyongyang.

"Dengan hormat, dengan rela kalau Yang Mulia minta saya untuk ke Korea Utara, saya akan berangkat," kata Prabowo.

Saat itu, Prabowo menegaskan Indonesia memiliki hubungan baik dengan berbagai negara dan menjalankan politik luar negeri bebas aktif, sehingga dipercaya tidak memiliki kepentingan untuk mencampuri urusan dalam negeri negara lain.

Harga karet di pasar internasional SGX-Sicomkembali naik hari ini dan menguat ke kisaran Rp38.000 per kilogram. Harga te...
06/08/2026

Harga karet di pasar internasional SGX-Sicom

kembali naik hari ini dan menguat ke kisaran Rp38.000 per kilogram. Harga tersebut berbalik naik pasca dua hari beruntun anjlok pada Senin dan Selasakemarin. Hari ini, harga karetdibanderol Rp38.927 per kilogram atau naik Rp1.156 per kilogram dibandingkan perdagangan Selasa (4/8/2026) yang berada di level Rp37.771 per kilogram.

Sekretaris Jenderal Apkarindo Sumsel, Rudi Arpian, mengatakan bahwa penguatan ini menjadi sinyal positif setelah pasar mengalami tekanan jual pada awal Agustus.

Kenaikan harga ini membawa kembali karet mendekati level Rp39.000 per kilogram pasca dua hari sebelumnya dibanderol di kisaran Rp37.000 per kilogram

"Penguatan yang cukup signifikan ini menunjukkan bahwa minat beli kembali meningkat setelah tekanan jual mereda dan membawa optimisme bagi petani, bahwa harga akan kembali membaik lagi," ujarnya.

Rudi menambahkan, jika penguatan harga tersebut dapat dipertahankan hingga akhir pekan, peluang harga karet untuk bertahan di atas level Rp39.000 per kilogram akan semakin terbuka.

Selain itu, ia mengingatkan para petani agar tetap menjaga kualitas bahan olah karet (bokar) sehingga dapat memperoleh harga jual yang optimal.

Berikut rincian harga karet berdasarkan kadar Karet Kering Kosong (K*K) pada Rabu (5/8/2026):

K*K 100 persen: Rp38.927 per kg

K*K 70 persen: Rp27.249 per kg

K*K 60 persen: Rp23.356 per kg

K*K 50 persen: Rp19.464 per kg

K*K 40 persen: Rp15.571 per kg

K*K 30 persen: Rp11.678 per kg

Catatan: Harga tersebut merupakan harga di pintu pabrik dan belum dipotong biaya.

Address

Jakarta Pusat
Prabumulih

Telephone

+6281377809399

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kabar Patroli posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Kabar Patroli:

Shortcuts

Share