04/10/2020
"MANFAAT MADU BAGI KESEHATAN"
Madu telah digunakan manusia selama 8.000 tahun lalu. Meski selama 2.400 Sebelum Masehi (SM) tidak ada bukti manusia membudidayakan madu, tetapi sudah lebih dari 4.000 tahun yang lalu madu sudah digunakan untuk berbagai jenis pengobatan, termasuk pengobatan tradisional.
Sebelumnya, madu dipakai oleh Mesir Kuno untuk mengobati luka dengan cara digosokan ke kulit. Tidak hanya itu, madu pun dipercaya dapat mengobati gangguan pencernaan dan ketidakseimbangan tubuh.
Selain itu, madu memiliki kandungan pemanis yang tinggi seperti, maltosa sebanyak 7,1 persen, fluktosa sebanyak 38.2 persen, dan glukosa sebanyak 31,3 persen, dan lainya.
Sehingga, madu pun dapat digunakan untuk pengganti gula rafinasi, dengan 100 persen kalo kosong. Tidak hanya itu, secara medis madu dapat digunakan untuk mengobati beragam penyakit dan cedera.
Penggunaan madu dapat dilakukan dengan mencampurkan ke dalam obat lain, atau digosokan ke kulit. Praktisi pengobatan Ayuvedic telah mencampurkan madu untuk beberapa pengobatan seperti kelemahan gangguan tidur, masalah pengelihatan, bau mulut, sakit gigi pada anak-anak di atas satu tahun, diare, dan sebagainya.
Berikut 5 manfaat madu :
1. Mengandung nutrisi
Terdapat data yang mengatakan bahwa, 1 sendok makan (sm) madu atau seberat 21 gram (g) mengandung sebanyak 64 kalori dan 17 g gula, termasuk fruktosa, glukosa, maltosa, dan sukrosa. Madu mengandung nutrisi, bahkan hampir tidak mengandung serat, lemak, dan protein. Jenis warna madu yang lebih gelap, cenderung memiliki senyawa yang lebih tinggi, daripada warna madu yang terang.
2. Kualitas antioksidan yang tinggi
Madu memiliki kualitas antioksidan yang tinggi, termasuk asam organik dan senyawa fenolik. Kandungan antioksidan dapat bermanfaat pada risiko serangan jantung, stroke, meningkatkan kesehatan mata, dan beberapa jenis penyakit kanker.
3. Pengganti gula untuk penderita diabetes
Penderita diabetes tetap harus berhati-hati dalam konsumsi madu, untuk menggantikan gula. Pada beberapa negara, madu palsu dengan bentuk sirup diperjual belikan secara ilegal. Beberapa penelitian menemukan bahwa madu, dapat meningkatkan kadar gula darah meski tidak sebanyak saat konsumsi gula.
4. Menurunkan tekanan darah
Penyakit jantung dapat disebabkan oleh tekanan darah, tetapi kandungan antioksida pada madu dapat membantu penurunan tekanan darah. Seperti penelitian pada tikus, dan manusia didapatkan fakta adanya penurunan tekanan darah setelah mengkonsumsi madu.
5. Menurutkan dan meningkatkan kolesterol
Kadar kolesterol yang tinggi juga dapat berdampak pada penyakit jantung. Penumpukan lemak di pembuluh darah (Atherosclerosis) dapat menyebabkan penyakit jantung dan stroke.