02/02/2024
"Irob adalah perubahan akhir kalimah baik secara lafadz atau kira kira , yang disebabkan oleh berbeda beda ngamil yang masuk.
Meng'irob adalah menunjukan posisi perubahan setiap lafadz, dalam kalimah/kalam baik dari sisi sebagai fa'il ( subyek) , Fi'il ( predikat ) maf'ul bihi ( obyek) , dlomir ( kata ganti ) dll.
Tujuan meng'irob adalah ;
1. memahami secara mendalam gramatika ( tatabahasa arab ) di dalam alqur'an , al hadits dan karya karya besar lainnya , yang ditulis oleh para ulama sholih terdahulu yang dituangkan dalam kitab kitab kuning
2. dengan berlatih meng' irob ini diharapkan santri betul betul memahami agama islam dari sumber aslinya yakni alqur'an , hadits dan fatwa fatwa ulama sholih yang kenbanyakan di abadikan dalam kitab kuning.
Sarana/ilmu untuk dapat meng'irob dengan baik ini adalah ilmu nahwu dan shorof.
Dalam meng'irob digunakan berbagai metode dan standar, pada intinya ada dua yaitu 'irob tam ( sempurna ) dan Naqis ( minimal), adapun standar yang dipakai di pondok minggirsari adalah menyesuaikan dengan metode pembelajaran yang digunakan, hal ini dikandung maksud agar pembelajaran dapat benar benar terukur sesuai dengan tingkatan pembelajaran yang sudah diajarkan dan belum diajarkan , kalau belum diajarkan otomatis anak belum diajari mengi'rob.
Perlu diketahui juga untuk mengi'rob di pondok minggirsari ini adalah sejak mengenal ngamil sudah belajar mengi'rob , bahkan sejak minimal tiga kali pertemuan ilmu nahwu sudah mulai mengi'rob, maka pada standar awal akan terdengan istilah "" belum diajarkan"" adapaun standar yang digunakan adalah sebagai berikut ;
1. Standar ngamil lafdzi sima'i
2. Standar ngamil lafzdi sima'i
3. Standar ngamil maknawi
4. Standar kalimah
5. Standar mabni mu'rob
6. Standar tanda 'irob
7. Standar khotam jurumiyah
8. Standar imriti
9. Standar alfiyah
Standar standar ini dikandung maqsud agar lebih mudah memasukan ilmu saja , jangan sampai belum diajar sudah dilatih meng'irob.
Keterangan standar diatas adalah :
1.Standar ngamil lafdzi sima'i , yakni apabila santri sudah diajarkan ngamil lafdzi sima'i yang jumlah ada 91 dibagi menjadi 13 bab , sebagaimana tertuang dalam kitab mukhtasor "" ngawamil jurjani""
2. Standar ngamil lafdzi qiyasi adalah apabila santri sudah diajarkan ngamil lafdzi sima'i ditambah dengan ngamil lafdzi qiyasi yang jumlahnya ada 7 yakni:
1. Tentang fi'il
2. Isim fa'il
3. Masdar
4. Isim maf'ul
5. Sifat musyabihat
6. Isim mubham
7. Mudhof , berikut dengan fungsi fungsinya masing masing.
3. Standar ngamil maknawi adalah apabila santri telah diajarkan dan hafal , ngamil lafdzi sima'i dan qiyasi kemudian ditambah ngamil maknawi yang jumlahnya ada dua ( 2) yakni ngamil maknawi tajarud ngani naasibi wal jaazimi dan ngamil maknawi ibtida'
4. Standar kalimah adalah apabila santri telah diajarkan dan hafal ngamil lafdzi sima'i, qiyasi dan maknawi ditambah dengan mengenal kalimah yakni kalimah isim fi'il dan huruf
5. Standar mabni dan mu'rob adalah apabilan santri telah diajarkan dan hafal satandar 1 s.d 4 ditambah dengan mengenal kalimah yang mabni mu'rob , dlomir fasol /huruf fasol
6. Standar tanda 'irob adalah apabila santri telah diajarkan dan hafal standar 1 sd 5 ditambah dengan menyebutkan alamat 'irob masing masing kalimah
7. Standar khotam jurumiyah adalah apabila santri telah diajarkan dan hafal standar 1 sd 6 ditambah menyebutkan khobar mufrod dan ghoiru mufrod
8. Standar imriti adalah apabila santri telah diajarkan standar 1 sd 7 ditambah dengan menyebutkan dlomir bersamaan dengan waqi'nya
9. Standar alfiyah adalah apabila santri telah diajarkan standar 1 sd 8 ditambah dengan menyebut jumlah beserta mahalnya.
Begitu seterusnya setiap penambahan materi berkembang cara meng'irobnya
Wallohu'alam..
**
Meng'irob Kitab Jurumiyah
kls mulahidz Putra
والنكرة كل اسم شائع فى جنسه لا يختص به واحد دون أخر
Standart
TANDA 'IROB
Semoga santri pondok Pesantren Roudlotul Mutaalimin Desa Minggirsari Kec. Kanigoro Blitar Jawa Timur
Selalu diberikan istiqomah dalam kebaikan, semakin Cerdas, Religius dan Terampil
" ".
Penerimaan Santri Baru Putra dan Putri Ponpes Roudlotul Mutaallimin Minggirsari Tingkat MTs dan MA T.P. 2024-2025
INFO / DAFTAR
Admin 1 Klik wa.me/6285893888664
Admin 2 Klik wa.me/6285649270812
Admin 3 Klik wa.me/6285790900076
Admin 4 Klik wa.me/6281556516852
Admin 5 Klik wa.me/6281233044493
JANGAN RAGU UNTUK MASUK PONDOK PESANTREN !!!
Santri hebat Indonesia kuat!!!
Cita2 mulia untuk membentuk pribadi yg sholih, cerdas dan terampil.
Pondok Pesantren Modern Di Jawa Timur , Pondok Pesantren Modern Paling Bagus Di Indonesia , Pondok Pesantren Modern Terbaik Di Indonesia , Pondok Pesantren Murah Di Jawa Timur , Pondok Pesantren Orang Dewasa
Ketika anak menuntut ilmu di Pondok Pesantren :
1. Ibadahnya terjaga dengan baik
2. Istiqomah mendoakan orang tua dirumah
3. Menjalankan sunnah-sunnah Rasulullah
4. Dibiasakan dengan akhlaqul karimah
5. Waktunya dimanfaatkan untuk menjalankan dari satu kebaikan menuju kebaikan yg lain
6. Santri akan terhindar dari pergaulan yang tidak baik
7. Berpotensi jadi Multitalenta
Yuk daftarkan segera Putra-putrinya di Pondok Minggirsari (Ponpes Roudlotul Mutaalimin)
Alamat : Minggirsari Kec Kanigoro
Kab Blitar Jawa Timur
Sasaran : Dari YONIF 511 Karangtengah Sananwetan keselatan notok 3 km
Maps : Klik https://goo.gl/maps/3iXWB1BCBi7iyPZm6
IG : Klik https://www.instagram.com/pondokminggirsariblitar/
YT : Klik https://youtube.com/channel/UCUxUKL43hw50ATCxGKOpqWQ
Facebook : klik https://www.facebook.com/pondokminggirsari
Unit Lembaga ;
1. Tingkat SMP
(MTs Bustanul Ulum Minggirsari, Terakriditsi : A)
2. Tingkat SMA
(MA Roudlotul Mutaalimin, Terakreditasi : B)
3. Tingkat Perguruan Tinggi
(Universitas Nahdlotul Ulama - UNU Blitar, Kelas jauh untuk santri pengabdian)
4. Madin Tingkat Ula 1, 2, 3
5. Madin Tingkat Wusto 1, 2, 3 (Sampai dengan Khotam Alfiyah Ibnu Malik dan Ilmu Balaghoh)
6. Kelas Musyawirin / Bahtsul Masail Diniyah
7. Tahfidzul Qur'an
8. Taman Pendidikan Alquran dan Diniyah Metode Usmani
9. LKSA. Budhi Luhur (untuk anak yatim asrama dan permakanan)
10. Jamaah Toriqoh Assyadziliyah
11. Jamaah Thoriqoh Qodiriyah Wa Naqsabandiyah
Kami siap menerima santri baru dari :
Bangkalan, Banyuwangi, Kanigoro, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Ngasem, Lamongan, Lumajang, Caruban, Magetan, Kepanjen, Mojosari, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pamekasan, Bangil, Ponorogo, Kraksaan, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Trenggalek, Tuban, Tulungagung, Bangkalan, Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Kediri, Lamongan, Lumajang, Madiun, Magetan, Malang, Mojokerto, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Trenggalek, Tuban, Tulungagung, Batu, Surabaya
Surabaya Pusat, Tegalsari, Simokerto, Genteng, Bubutan, Surabaya, Timur, Gubeng, Gunung Anyar, Sukolilo, Tambaksari, Mulyorejo, Rungkut, Tenggilis, Mejoyo, Surabaya Barat, Benowo, Pakal, Asemrowo, Sukomanunggal, Tandes, Sambikerep, Lakarsantri, Surabaya Utara, Bulak, Kenjeran, Semampir, Pabean, Cantian, Krembangan, Surabaya Selatan, Wonokromo, Wonocolo, Wiyung, Karang Pilang, Jambangan, Gayungan, Dukuh Pakis, Sawahan
"