23/09/2026
Final Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2026 resmi digelar di IKN, 21-25 September 2026. Total ada 94 tim mahasiswa dari 43 perguruan tinggi se-Indonesia yang unjuk kemampuan bikin drone alias Unmanned Aerial Vehicle (UAV).
Acara ini dibuka langsung oleh Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, hasil kolaborasi Otorita IKN, Kemensaintekdikti, dan Institut Teknologi Kalimantan (ITK). Rektor ITK, Agus Rubiyanto, bilang IKN memang pas jadi lokasi lomba karena kota ini didesain jadi smart city masa depan. Teknologi drone sendiri sekarang udah jauh dari sekadar hobi, tapi dipakai buat pertahanan, pemetaan, mitigasi bencana, pemantauan lingkungan, sampai logistik dan pertanian.
Rektor ITK Prof. Dr. rer. nat. Agus Rubiyanto, M.Eng.Sc. mengatakan, penyelenggaraan KRTI di IKN merupakan kebanggaan bagi ITK sekaligus momentum untuk mempertemukan pengembangan teknologi mahasiswa dengan lingkungan kota masa depan.
“Kalau kita lihat IKN ini didesain menjadi kota masa depan yang cerdas, hijau, dan berbasis teknologi, maka sangat tepat rasanya jika teknologi masa depan seperti drone, wahana udara nirawak ini kita kompetisikan di sini. Ini adalah wujud nyata kontribusi generasi muda, khususnya adik-adik, dalam mendukung visi besar kemajuan bangsa,” ujar Agus.
Ada 5 kategori yang dilombakan: Racing Plane (adu cepat), Fixed Wing (misi pemantauan/pemetaan), VTOL (lepas landas & mendarat vertikal), LELA (jarak jauh + jatuhin payload), dan Technology Development (bikin drone dari nol). Test flight udah mulai 22 September, lomba inti 23-24 September, dan closing ceremony 25 September. Beberapa pertandingan bahkan terbuka gratis buat publik, tersebar di beberapa titik area IKN.
Selamat berjuang buat temen-temen semua!