16/08/2023
Dan beberapa Metode Ancaman Cyber Security sebagai berikut:
1. Malware
Malware adalah singkatan dari malicious software merupakan salah satu ancaman siber yang paling umum. Perangkat lunak ini diciptakan untuk mengganggu bahkan merusak komputer. Ancaman ini kerap menyebar melalui lampiran email atau unduhan yang terlihat ilegal. Beberapa jenis malware adalah virus, trojans, spyware, ransomware, adware, dan botnet.
2. Injeksi SQL (Structured Query Language)
Jenis metode ancaman selanjutnya adalah injeksi SQL yang digunakan untuk mengambil kendali serta mencuri data dari pusat data. Kerentanan ini dimanfaatkan oleh penjahat siber dengan memasukkan kode berbahaya pada aplikasi berbasis data melalui pertanyaan SQL. Hal ini dilakukan untuk mencuri informasi pribadi pengguna.
3. Phishing
Umumnya, metode ancaman phising dikirimkan dalam bentuk email resmi perusahaan, tetapi mengandung permintaan terkait informasi sensitif. Ancaman ini digunakan dalam penipuan guna mendapatkan data dan informasi pribadi.
4. Serangan Man-in-the-Middle
Serangan Man-in-the-Middle adalah jenis metode ancaman dalam bentuk penyadapan komunikasi antara dua individu untuk mencuri data. Salah satu contoh ancaman Man-in-the-Middle adalah penggunaan jaringan wi-fi yang tidak aman sehingga memungkinkan penjahat siber menghalangi data yang dikirimkan dari perangkat menuju jaringan korban.
5. Serangan Denial-of-Service
Jenis metode ancaman yang terakhir adalah serangan Denial-of-Service, yakni serangan terhadap jaring internet dengan menghabiskan resource yang dimiliki suatu sistem sehingga fungsinya tidak dapat bekerja dengan benar. Tidak hanya itu, serangan Denial-of-Service secara tidak langsung juga menghambat pengguna lain dalam mengakses layanan sistem yang diserang tersebut.