Al-Faqir

Al-Faqir Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Al-Faqir, Samalanga.

26/01/2025

Innalillahi wa inna ilaihi rajiun

Meninggal dunia saat membaca Al Qur'an di malam Isra Mi'raj

Kejadian di Aceh

13/08/2024

Rezeki yang tak pernah tertukar

27/06/2024

Buka Mata, Buka Hati!!!

゚viralシ

26/03/2024

Tausiah penuh hikmah Ulama kharismatik Aceh, Allahyarham Tgk.H. Harun Sulaiman (Abu Matang Raya)

21/03/2024

Ziarah Makam Wali Allah, Guru Besar Aceh yang hidup pada tahun 1600-an.

20/03/2024

PENGAJIAN TAUHID [HUKUM AKAL] ABU MANAN

18/03/2024

ABI_MUDI____Penyebab_Su`ul_Khatimah

EMPAT MASALAH MENURUT SAYYIDINA ALI~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~جاء رجل إلى أمير المؤمنين علي بن أبي طالب ، فقال سأسألك عن ...
26/09/2022

EMPAT MASALAH MENURUT SAYYIDINA ALI
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

جاء رجل إلى أمير المؤمنين علي بن أبي طالب ، فقال سأسألك عن أربع مسائيل :

~Seorang Lelaki Datang Kepada Amirul Mukminin Sayidina Ali Bin Abi Thalib Dan Berkata Aku Ingin Bertanya Kepadamu Tentang 4 Masalah :

١. ما هو الواجب و الأوجب . . ؟
1.Perkara apa yg wajib dan yg lebih wajib . . ?

٢. ما هو القرب و الأقرب . . ؟
2.Perkara apa yg dekat dan yg lebih dekat . . ?

٣. ما هو العجيب و الأعجب ؟
3.Perkara apa yg mengherankan dan yg lebih mengherankan . . ?

٤.ما هو الصعب و الأصعب . . ؟
4.Perkara apa yg sulit dan yg lebih sulit . . ?

~Maka Syaidina ALI bin Abi THALIB MENJAWAB :
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

١. الواجب طاعة الله ، و الأوجب ترك الذنوب

1.Perkara yg wajib adalah ta'at kepada Allah dan yg lebih wajib meninggalkan maksiat

٢. القريب هو يوم القيامة و الأقرب هو الموت

2.Perkara yg dekat adalah hari kiamat dan yg lebih dekat lagi adalah kematian

٣. العجيب هو الدنيا و الأعجب حب الدنيا

3.Perkara yg mengherankan adalah dunia dan yg lebih mengherankan lagi adalah cinta kepada dunia

٤. الصعب هو القبر و الأصعب منه الذهاب بلا زاد

4.Perkara yg sulit adalah kuburan dan yg lebih sulit lagi adalah masuk kedalam kubur tanpa membawa bekal.

Jak Tajak Beut U Dayah Istiqamatuddin Babul-jannah Serambi Aceh Cot Keumude.

Kisah Pria Tionghoa Menjadi Mualaf, Usai Melihat Malaikat Angkat Masjid Raya Baiturrahman Saat Tsunami Aceh Salah satu o...
25/07/2022

Kisah Pria Tionghoa Menjadi Mualaf, Usai Melihat Malaikat Angkat Masjid Raya Baiturrahman Saat Tsunami Aceh

Salah satu orang yang melihat langsung keajaiban saat tsunami tersebut terjadi, adalah seorang pria keturunan Tionghoa bernama Cheng.

Bahkan karena kejadian itu, Cheng menyatakan diri masuk islam atau Mualaf dan namanya berubah menjadi Muhammad Cheng. Cheng merupakan keturunan Tionghoa yang sudah tinggal di Aceh selama tiga generasi.

Nenek moyang Cheng datang ke bagian yang sangat Islami di Asia Tenggara ini untuk berdagang.
Mereka tetap tinggal karena mereka menemukan lingkungan yang kondusif, para penguasa adil ramah dan tidak mengganggu.

Keluarga Cheng menjaga tradisi Tiongkok kuno mereka untuk memuliakan dan menyembah leluhur, dan Cheng pun melakukan hal yang sama. Sebelum Cheng membuka tokonya, dia biasanya memberikan persembahan kepada altar nenek moyangnya.

Kebetulan, toko milik Cheng sangat dekat dengan Masjid Raya Baiturrahman. Karena posisi yang dekat itu, Cheng bisa mendengar panggilan untuk shalat atau adzan setiap hari.

Hari itu, Minggu 26 Desember 2004, Cheng baru saja akan membuka tokonya di dekat Masjid Agung tersebut. Pagi itu cuaca bagus dan tidak ada yang luar biasa.

[Namun menurut Cheng ada yang aneh. Burung-burung berhenti bernyanyi, dan kucing yang biasanya menunggu di depan tokonya untuk sisa makanan, tidak ada di sana.

Cheng tidak begitu memperhatikan keadaan tersebut.
Tiba-tiba, ada suara gemuruh yang kuat dan keras dan Cheng pun lari keluar. "Itu pasti gempa bumi," kata Cheng pada diri sendiri.

Orang lain juga keluar dari toko mereka, namun setelah beberapa menit semua kembali ke dalam.
Beberapa saat kemudian, orang-orang berlari dan berteriak air laut datang. Cheng bingung meskipun dia faham kata-kata teriakan itu, tapi dia tidak tahu apa artinya.

Cheng keluar lagi dan melihat orang-orang histeris dan berlari menuju masjid sambil berteriak.
Kemudian, Cheng melihat air mengalir. Ia pun segera berlari mengambil kemenyan untuk meminta bantuan leluhurnya.

Namun, kondisi saat itu lebih banyak air datang mengalir di jalan dan menuju masjid. Cheng pun menjadi takut dan berlari ke atas menyaksikan Tsunami dari balkon kecil. Air semakin banyak yang datang dan itu tidak bisa dipercaya.

Lalu tiba-tiba Cheng melihat sesuatu yang sangat aneh, ada pria jangkung mengenakan pakaian putih. Pria jangkung itu membuat gerakan seperti polisi yang mengarahkan lalu lintas.
Mereka berdiri di berbagai tempat di depan masjid agung dan air mengikuti arahan mereka.

Air membelah beberapa meter di depan masjid dan mengalir di sisi kanan dan kiri masjid.
Air terus datang dengan kekuatan penuh laut hanya mendorong jalannya ke kota dan menuju masjid.

Anehnya, orang-orang berpakaian putih itu tidak lari seperti orang lain. Padahal ratusan orang bergegas menuju masjid berlari untuk keselamatan hidup mereka. Beberapa orang jatuh dan air melahapnya. Cheng melihat semua ini dari balkon dan air semakin banyak.

Cheng pun kemudian melihat kembali keanehan, dimana dia menyaksikan air tidak masuk ke dalam masjid. Lalu tiba-tiba, lebih banyak pria berpakaian putih muncul dan mereka mengangkat masjid.

"Saya benar-benar terpana, apa itu tadi? jika seseorang memberitahu saya apa yang saya lihat, saya tidak akan percaya padanya. Tidak pernah! Tetapi saya melihatnya dengan mata kepala sendiri, Tuhan betul-betul melindungi masjid ini," kata Cheng dalam hati.

Beberapa minggu setelah bencana Tsunami yang mengerikan itu, Cheng mendorong dirinya untuk menceritakan apa yang dia lihat kepada penjaga toko muslim di sebelah tokonya. Penjaga toko itu akhirnya menyarankan Cheng untuk menemui imam masjid.

Cheng kemudian berjalan ke arah Masjid dengan ragu-ragu, karena itu adalah pertama kali dalam hidupnya untuk memasuki kompleks masjid. Meskipun pada dasarnya Cheng telah tinggal di sebelahnya sepanjang hidup.

Imam masjid mengenali Cheng dari kejauhan dan keluar untuk menyambutnya. "Selamat pagi, ada yang bisa saya bantu Paman," sang imam menyapa Cheng dengan sopan. "Aku perlu bicara denganmu," jawab Cheng.

Setelah Cheng selesai bercerita, mereka hanya berpelukan. Pelukan alami inilah yang dipertukarkan oleh orang-orang, karena mereka mengalami pengalaman mengerikan yang sama.

Imam berkata, "Paman, Apa yang kamu lihat adalah malaikat Tuhan mengikuti perintah-Nya. Allah ingin agar masjidnya tidak akan dihancurkan oleh Tsunami yang menghancurkan ini, Paman," kata sang Imam.

Paman, mungkin Tuhan ingin menunjukkan sesuatu kepada anda untuk membawa anda lebih dekat kepadan-Nya. Karena dia mencintaimu. Karena Dia melihat anda adalah pria yang baik. Dia ingin memberi Anda kebahagiaan didunia ini dan surga di akhirat.

Pernyataan dan pertanyaan imam itu membuat Cheng tertegun. "Bagaimana saya bisa menjadi muslim," Cheng kaget dengan pertanyaan Imam. Hal itu sangat membingungkannya, bagaimana bisa dia seorang Tionghoa bisa menjadi muslim.

Sebagai orang Tionghoa, Cheng memiliki tradisi ritual dan kepercayaan sendiri. Tanpa menjawab pertanyaan Imam itu, Cheng kemudian berterima kasih kepada imam dan pergi.

Kemudian Cheng kembali ke toko dan dia menutup pintu hari itu.

Cheng hanya duduk diam di sudut. Berkali-kali dia melihat di depan matanya adegan-adegan ketika Tsunami melanda para pria berpakaian kain putih mengarahkan air mengangkat Masjid.

Cheng tidak membuka tokonya selama dua hari. Dia hanya duduk di sana dan merenung.

Pada hari ke-3, ada seseorang mengetuk pintu. Dia adalah imam masjid yang mencari Cheng, yang khawatir karena melihat tokonya tutup selama tiga hari.

"Saya sedang berpikir, Imam," ujar Cheng.

"Saya pikir kamu benar, Tuhan memberi saya tanda, bahkan pertanda besar. Saya seharusnya tidak menjadi bodoh sekarang dan lupakan saja. Bisakah anda memberitahu saya cara menjadi seorang muslim," tanya Cheng.

Imam itu tersenyum sambil berkata, "Paman, sangat mudah, kamu hanya perlu melafalkan kata-kata ini," kata Imam, sambil menunjukkan Cheng selembar kertas

Cheng melafalkan dua kalimat syahadat, "Asyhadualla ilaha illallah wa Asyhadu anna muhammadarrasulullah," dan seolah-olah cahaya terang memenuhi toko milik Cheng.

Kemudian, namanya pun berganti menjadi Muhammad Cheng. Sejak hari itu, Imam datang setiap hari untuk mengajari Muhammad Cheng tentang islam. Dia menunjukkan kepada Muhammad Cheng bagaimana berdoa dan cara membaca Quran.

Dan setelah bisa salat, Muhammad Cheng juga ikut salat di Masjidil Agung dan itu adalah salah satu hal terindah dalam hidup Cheng.

7 AMALAN DIJANJIKAN KE SYURGA1 - Membaca Doa Selepas WudukSabda Rasullullah SAW maksudnya:“Sesiapa yang mengambil wuduk ...
21/07/2022

7 AMALAN DIJANJIKAN KE SYURGA

1 - Membaca Doa Selepas Wuduk

Sabda Rasullullah SAW maksudnya:
“Sesiapa yang mengambil wuduk dengan baik kemudian dia berkata,

اَشْهَدُاَنْ لَااِلٰهَ اِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيْكَ لَهُ. وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَاالتَّوَّابِيْنَ، وَجْعَلْنِيْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ، وَجْعَلْنِىْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ

“Asyhadu allaa ilaaha illallah wahdahu laa syariikalahu . Wa asyhadu anna Muhammadan’abduhu wa rasuuluhu Allahumma-j alnii minattabinna waj alnii minal mutathohiirina waj alnii min ‘ibadatishalihin.”

Maksudnya : "Aku bersaksi bahawa tiada Tuhan selain Allah Esa (Tuhan) saja tiada sekutu bagi-Nya, dan aku bersaksi bahawa Muhammad itu adalah hamba dan utusanNya. Allah jadikanlah aku dari kalangan orang yang banyak bertaubat dan jadikanlah aku dari kalangan orang yang menyucikan diri"

akan dibuka untuknya kesemua lapan pintu-pintu syurga agar dia memasukinya dari mana dia s**a."

- Hadis Riwayat ImamTarmizi( 50) ; Sahih: Sahih Al-Tarmizi(55) dan Al-Nasai(148);Sahih:Sahih Al-Nasai(148) -

2 - Membaca Ayat Kursi Selepas Solat Fardhu

Daripada Abi Umamah r.a bahawa Nabi SAW bersabda:

مَنْ قَرَأَ آيَةَ الْكُرْسِيِّ دُبُرَ كُلِّ صَلَاةٍ مَكْتُوبَةٍ لَمْ يَمْنَعْهُ مِنْ دُخُولِ الْجَنَّةِ، إِلَّا الْمَوْتُ

Maksudnya: “Barangsiapa yang membaca ayat al-Kursi setiap selepas kali solat fardhu, tidak akan terhalang baginya untuk memasuki syurga melainkan mati”.

- Hadis Riwayat al-Thabarani di dalam Mu’jam al-Kabir (7532)] [Hadis Riwayat al-Nasa’ie di dalam al-Sunan al-Kubra (9848)
Hadis ini dinilai sahih oleh Imam Ibn Hibban -

3 - Membaca Penghulu Istighfar.

*اَللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّى لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ خَلَقْتَنِى ، وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَ وَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ ، أَعُوذُبِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ ، وَأَبُوءُ بِذَنْبِى فَاغْفِرْ لِى ، فَإِنَّهُ لاَ يَغفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ*

Maksudnya, "Ya Allah, Engkau Tuhanku, tiada Tuhan kecuali Engkau. Engkau ciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada di atas janjiMu, semampuku. Aku berlindung kepadaMu dari keburukan perbuatanku. Aku mengakui banyaknya nikmat (yang Engkau anugerahkan) kepadaku dan aku mengakui dosa-dosaku, maka ampunilah aku. Kerana sesungguhnya tiada yang mengampuni dosa-dosa melainkan Engkau”

Barangsiapa membacanya ketika petang hari dan kemudian meninggal pada malam itu, maka ia akan masuk syurga. Dan, barangsiapa membacanya pada pagi hari serta meyakini kandungannya, kemudian meninggal pada hari itu, maka ia akan masuk syurga.”

- Hadis Riwayat Bukhari dalam Shahihnya No. 5947 dan 5964 -

4 - Membaca Zikir : Laa hawla wa laa quwwata illa billah’.

لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ

Maksudnya, "Tidak ada daya upaya dan kekuatan kecuali atas pertolongan Allah"

Kalimat ini adalah kalimat yang ringkas, namun syarat makna dan memiliki keutamaan yang luar biasa. Sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pada ‘Abdullah bin Qois,

يَا عَبْدَ اللَّهِ بْنَ قَيْسٍ قُلْ لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ . فَإِنَّهَا كَنْزٌ مِنْ كُنُوزِ الْجَنَّةِ

“Wahai ‘Abdullah bin Qois, katakanlah ‘laa hawla wa laa quwwata illa billah’, kerana ia merupakan simpanan pahala berharga di syurga”

- HR. Bukhari no. 7386 -

5 - Mengucapkan Kalimah : La ilaha illaLlah” Di Akhir Hayat Sebelum Meninggal Dunia

Sabda Rasulullah Sallallahu ‘Alaihi wasallam:

Barangsiapa akhir perkataannya adalah “La ilaha illaLlah” dia masuk syurga"

- Hadis Sahih: Hadis dari Muadz bin Jabal radiallahu ‘anhu, dikeluarkan oleh Ahmad, Abu Daud, al-Bazzar, al-Thabarani (al-Mu’jam al-Kabir), al-Baihaqi (Syu‘abu al-Iman) dan al-Hakim, dinukil dan dinilai sahih oleh al-Suyuti dalam al-Jamii’ al-Sagheir – no: 8965 dan dipersetujui sahih oleh Nasr al-Din al-Albani dalam Sahih al-Jamii’ al-Sagheir – no: 6479 -

6 - Berdoa Mohon Syurga.

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

مَنْ سَأَلَ اللَّهَ الْجَنَّةَ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ، قَالَتِ الْجَنَّةُ: اللَّهُمَّ أَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَمَنْ اسْتَجَارَ مِنَ النَّارِ ثَلَاثَ مَرَّاتٍ، قَالَتِ النَّارُ: اللَّهُمَّ أَجِرْهُ مِنَ النَّارِ

”Siapa yang meminta syurga 3 kali, maka syurga akan berkata: ’Ya Allah, masukkanlah dia ke dalam syurga.’ Dan siapa yang memohon perlindungan dari neraka 3 kali, maka neraka akan berkata: ’Ya Allah, lindungilah dia dari neraka.”

- HR. Ahmad 12585, Nasai 5521, Tarmidzi 2572 dan yang lainnya. Hadis ini dinilai hasan oleh Syuaib al-Arnauth dan dinilai sahih oleh al Albani -

7 - Membaca Surah Al Ikhlas 10 Kali.

Dari Mu’adz bin Anas Al-Juhaniy radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahawa Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

مَنْ قَرَأَ (قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ) حَتَّى يَخْتِمَهَا عَشْرَ مَرَّاتٍ بَنَى اللَّهُ لَهُ قَصْراً فِى الْجَنَّةِ

“Siapa yang membaca qul huwallahu ahad sampai ia merampungkannya (surah Al-Ikhlas, pen.) sebanyak sepuluh kali, maka akan dibangunkan baginya rumah di syurga.”

- HR. Ahmad, 3: 437.

Alhamdulillah ♥️

POHON PISANGJika tumbuh satu pohon pisang lalu kita tebang/potong maka dari potongan pohon pisang itu akan tumbuh lagi b...
16/07/2022

POHON PISANG

Jika tumbuh satu pohon pisang lalu kita tebang/potong maka dari potongan pohon pisang itu akan tumbuh lagi batang pohon yg baru.
Lalu jika kita potong seluruh daun nya, maka pasti tumbuh lagi pucuk pucuk daun yg baru.
Begitupun jika kita ambil jantung nya dia masih akan tetap hidup dan berbuah.
Apapun tindakan merusak yg kita lakukan terhadap pohon pisang, pasti dia akan tetep tumbuh.
Kecuali satu..

Dia akan mati dan membusuk dengan sendirinya setelah Kita ambil dan potong buah dari pohon pisang itu.
Seakan akan pohon pisang itu berkata : apapun yg kau lakukan kepadaku, aku tidak akan mati tidak akan membusuk dahulu, sebelum aku bisa berguna dan bermanfaat untuk kalian !!

Dari pohon pisang kita Bisa belajar bahwa nilai hidup ini adalah kebermanfaat untuk orang orang di sekitar kita, bersikeras terus berusaha untuk bisa bermanfaat bagi manusia lain nya. Menebar bahagia, sedikit memberi dan saling peduli.

Semoga kita tidak di matikan dahulu sebelum bisa bermanfaat untuk orang orang di sekitar kita khususnya.

Address

Samalanga

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Al-Faqir posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to Al-Faqir:

Share