14/05/2020
Samsung Galaxy A10S. Ponsel ini dibalut dengan casing berbahan plastik glossy yang terlihat mengkilat, namun mudah membekas ketika dipegang. Bentuknya menyerupai dengan ponsel Samsung pada umumnya.
Pada bagian belakang, terdapat sensor sidik jari disertai dengan dual camera dan LED flash. Kemudian di sisi sebelah kiri terdapat tombol volume rocker dan slot SIM card, kemudian di sisi sebaliknya terdapat tombol power. Di bagian bawah, terdapat port audio jack, port charging baterai yang tipenya masih lama yakni micro USB dan lubang speaker.
Layar Samsung Galaxy A10S memiliki luas 6,2 inci dan resolusi 720 x 1520 piksel dengan rasio 19:9
Salah satu alasan Galaxy A10S menggunakan 4 core bertenaga 2GHz adalah untuk mendukung kinerja video pada kamera dengan 2 lensa, dengan masing-masing resolusinya 13 megapiksel di bukaan aperture f/1.8 dan 2 megapiksel di aperture f/2.4. Kamera belakang dilengkapi dengan berbagai fitur seperti Live Focus, Panorama, Pro, Beauty, dan beragam pilihan filter warna.
Samsung Galaxy A10s menggunakan 4 core bertenaga 1.65GHz untuk mengoperasikan fungsi normal, sementara di A10 terdapat 6 core yang berjalan di 1,35GHz untuk fungsi yang sama. Sehingga tersisa 4 core lainnya dengan daya dorong 2 GHz untuk kick start berbagai aplikasi lebih cepat. Singkatnya, manajemen dapur pacu A10S jelas 40% lebih pintar daripada pendahulunya
Samsung Galaxy A10s menjadi andalan terbaru di kelas entry level harga Rp1 jutaan dengan teknologi yang telah ditingkatkan serta memberikan kombinasi fitur dan value yang menarik. Samsung Galaxy A10s menghadirkan dual camera 13+2 MP dengan kemampuan Live Focus, teknologi fingerprint scanner untuk kenyamanan mobile pengguna, hingga baterai 4.000 mAh.
Jika nama besar Samsung menjadi pertimbangan, namun bujet yang dimiliki hanya Rp1 jutaan, ponsel ini layak dimiliki. Saat peluncuran pada September 2019 yang lalu, harganya masih Rp1,899 juta