28/10/2024
Boikot Towel!"
"B**g Towel cuma pansos!"
"Jangan dikasi Panggung Buat Towel!"
Dan masih banyak lagi kalimat yang jauh lebih sarkastik dan menunjukkan betapa tidak s**anya orang-orang kepada b**g towel. Namun gue yakin, ada suatu skenario yang tidak sengaja terjadi, namun karena komedi adalah waktu dan tragedi, maka b**g towel pun mengemuka dan menjadi puncak komedi.
Sejatinya, kalau mau adu panas-panasan, info terkait hasil pilpres lalu dan bergab**gnya sejumlah lawan menjadi kawan dalam pengisian komposisi kabinet mendatang, adalah isu yang paling hangat. Namun kita tahu bahawa isu ini cenderung ofensif dan membuat banyak masyarakat terpecah belah. Maka, dengan memberikan panggung atas statemen towel, kita merasa memiliki public enemy yang sama. Public enemy yang menyatukan semua kubu di pilpres lalu. Kira-kira begitu insinuasinya saat ini.
Apa yang ditayangkan di dalam hotroom dan gue baru aja nonton di Youtube, sejatinya sinisme terhadap towel ini terlalu berlebihan, jika tidak ingin disebut menjijikkan. Dia sendiri statemen bahwa timnas jadi lebih baik. Dia juga menyetujui tentang langkah menjemput diaspora atau warga keturunan Indonesia untuk bergab**g dengan Timnas Indonesia adalah langkah yang baik dan brilian. Apalagi, para pemain ini sejatinya memiliki darah garis keturunan langsung dan bermain di benua di mana Sepak Bola sudah sangat mature, industrinya jalan dan sistemnya yang tertata dengan baik. Namun ada satu hal yang menurut gue, pendapat dan kritik dari towel ini yang belum disampaikan dengan baik.
Towel menyampaikan bahwa kesuksesan dari TIMNAS saat ini jangan dikultuskan hanya kepada sebagian kelompok atau individu saja. Dari mulai Federasi, Pemerintah , Pemain, Klub di Dalam dan luar negeri bahkan Masyarakat semua memiliki andil dalam membentuk Timnas yang sekarang jauh lebih baik. Semua pembicara yang hadir di Hotroom juga mengamini hal ini.
Namun towel tetaplah towel.
Ada sedikit missleading ketika ia bilang bahwa kehilangan nathan yang kembali ke klub adalah sebuah tantangan kepada Shin Tae Yong untuk bisa meramu kekuatan tim dengan anggota yang ada. Namun coach justin langsung mencounter dan gue cukup paham cara berpikir kochi, bahwa Piala Asia ini formatnya turnamen. Lo harus punya tim yang punya daya juang dan keinginan untuk menang di setiap laga. Ini bukan liga yang dirunning panjang dimana lo punya skuad yang banyak dengan waktu istirahat yang lama. Jadi sebagai pelatih, adalah hal yang wajar apabila shin tae yong menginginkan komposisi terbaik dari pemain yang dimilikinya saat ini untuk Piala Asia U23.
Ada satu yang gue sesalin kenapa towel tidak langsung menyebutkan bahwa sejatinya, kritik yang ia sampaikan lebih kepada PSSI, jangan sampai sibuk menyiapkan Tim Nasional, Namun liganya dibiarkan begitu saja kualitasnya. Semua yang hadir memahami bahwa cara untuk memberikan paspor bagi para pemain keturunan ini adalah shortcut untuk bisa mengejar ketertinggalan kita dalam dunia sepak bola yang sudah terlampau jauh dari negara-negara di Asia.
Memang pembenahan kepada liga, terutama kepastian turnamen dari mulai kasta tertinggi, hingga kelompok umur harus mulai dipikirkan dan ditata ulang. Gue ingat waktu gue berumur 8-9 tahun ada liga campina yang isinya kompetisi di antar wilayah untuk kelompok umur. Banyak SSB-SSB yang akhirnya menggeliat untuk bisa ikut dalam kompetisi. Karena kompetisi berjalan, pembinaan di level bawahpun terdongkrak naik. Aktivitas pembinaan maupun prinsip-prinsip dasar ekonomi juga bergerak. Kompetisi Sepak bola memang menghidupkan banyak aspek sosial.
Gue berharap towel tetap kritis. Gue harap dia juga mau bersabar dalam menghadapi kondisi yang mungkin bagi dia ini adalah kondisi yang tidak diharapkan. Towel hadir untuk mengisi kekosongan kursi 'oposisi' yang memang sudah lama tidak ada di belahan manapun. Atas nama persatuan, orang-orang banyak menilai towel harus dihabisi di sosmed.
Namun pesan gue buat b**g towel, ikhlas saja apabila memang lo akhrinya jadi public enemy. Ga semua public enemy jelek. Tidak semua antagonis dicap buruk. Mereka bukan orang yang tidak baik. Mereka cuma memainkan peran seharusnya dengan risiko yang seimbang.
B**g Towel, bagaimanapun lo, terima kasih lo udah menyatukan kita semua.