03/03/2026
HARI KE EMPAT: KONDISI TERKINI PERANG IRAN VS AMERIKA-ISRAEL
Washington telah memperingatkan bahwa “hantaman yang lebih keras” masih akan terjadi, karena Teheran membalas dengan menutup Selat Hormuz dan melancarkan serangan terhadap sasaran AS dan sekutu di seluruh wilayah.
Timur Tengah menghadapi peningkatan tajam setelah serangkaian serangan terkoordinasi oleh Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang memicu serangan balasan dan memperluas kekerasan di wilayah tersebut.
Di Iran, situs-situs penting pemerintahan dan simbolis di Teheran telah diserang, termasuk stasiun penyiaran negara dan situs Warisan Dunia UNESCO, sementara jumlah korban tewas mencapai 550 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Washington telah memperingatkan bahwa “hantaman yang lebih keras” masih akan terjadi, ketika Teheran meningkatkan serangan balasan dengan menutup Selat Hormuz dan melancarkan serangan terhadap sasaran AS dan sekutu di seluruh kawasan, termasuk serangan terhadap fasilitas energi.
Situs-situs utama rusak di Teheran: Serangan baru-baru ini di ibu kota telah menghantam kompleks Penyiaran Republik Islam Iran (IRIB). Serangan tersebut juga merusak Istana Golestan yang bersejarah, sebuah Situs Warisan Dunia UNESCO.
Eskalasi lebih lanjut diperkirakan akan terjadi: Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio telah memperingatkan bahwa “hantaman terberat” terhadap Iran “masih akan terjadi”.
Tindakan militer yang sedang berlangsung: Trump menyatakan bahwa serangan terhadap Iran akan terus berlanjut sampai semua tujuan AS tercapai.
Pembenaran AS dan Israel: Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth membela serangan tersebut, dengan menyatakan bahwa serangan tersebut dirancang untuk melumpuhkan angkatan laut Iran dan mengakhiri ambisi nuklir dan rudalnya.
Selat Hormuz: Korps Garda Revolusi Iran telah menyatakan Selat Hormuz ditutup, mengancam akan membakar kapal mana pun yang mencoba melewatinya.
Korban tewas: Setidaknya 555 orang tewas di Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Khamenei. Selain itu, media pemerintah Iran melaporkan bahwa serangan AS-Israel menghantam sekolah perempuan di Iran selatan, menewaskan sedikitnya 165 orang.