03/06/2026
SEBELUM BERPULANG, NURASYIFA AKHIRNYA MEMELUK IBU YANG SELAMA 16 TAHUN DIRINDUKANNYA
Ada kisah yang tidak hanya dibaca dengan mata, tetapi juga dengan hati. Kisah Nurasyifa Ramadhana adalah salah satunya.
Di sebuah ruang perawatan rumah sakit, seorang gadis remaja terbaring lemah. Tubuhnya terus berjuang melawan sakit yang perlahan menggerogoti kehidupannya. Namun di tengah semua penderitaan itu, ia tidak meminta harta, tidak meminta keajaiban, bahkan tidak meminta hidup yang lebih panjang.
Ia hanya memiliki satu permintaan.
"Saya ingin bertemu ibu saya."
Kalimat sederhana itu menyimpan kerinduan yang telah dipendam selama 16 tahun.
Sejak dilahirkan pada tahun 2010 di atas kapal penumpang rute Nunukan–Parepare, Nurasyifa harus menjalani hidup tanpa mengenal perempuan yang melahirkannya. Ia tumbuh besar dalam kasih sayang keluarga yang merawat dan membesarkannya. Namun ada satu ruang kosong di dalam hatinya yang tidak pernah terisi.
Siapa ibunya?
Bagaimana wajahnya?
Apakah ibunya masih mengingat dirinya?
Pertanyaan-pertanyaan itu menemani masa kecil hingga masa remajanya.
Saat penyakit yang dideritanya semakin berat dan kondisi kesehatannya terus menurun, kerinduan itu justru semakin kuat. Di ambang perjuangan hidupnya, Nurasyifa hanya ingin sekali saja melihat wajah ibunya. Hanya sekali. Hanya ingin merasakan pelukan yang selama ini tidak pernah ia miliki.
Kisahnya kemudian menyebar ke berbagai penjuru Sulawesi Selatan dan Indonesia. Ribuan orang yang bahkan tidak pernah mengenalnya ikut membantu mencari sang ibu. Media sosial dipenuhi doa, harapan, dan air mata.
Dan keajaiban yang dinantikan itu akhirnya datang.
Ibu kandungnya ditemukan.
Hari itu, yang selama bertahun-tahun hanya hidup dalam bayangan, akhirnya berdiri di hadapannya.
Tidak ada kata-kata yang cukup untuk menggambarkan pertemuan itu.
Seorang anak yang selama 16 tahun menahan rindu akhirnya melihat wajah ibunya.
Seorang ibu yang selama bertahun-tahun terpisah akhirnya memandang mata darah dagingnya sendiri.
Mereka berpelukan.
Mungkin pelukan itu hanya berlangsung beberapa menit.
Tetapi bagi Nurasyifa, pelukan itu adalah penantian seumur hidup.
Tak ada yang tahu apa yang berputar di dalam hati mereka saat itu. Mungkin ada penyesalan. Mungkin ada luka. Mungkin ada ribuan pertanyaan yang belum sempat terjawab.
Namun yang pasti, saat itu yang tersisa hanyalah cinta.
Cinta seorang anak yang tidak pernah membenci ibunya.
Cinta seorang anak yang bahkan di penghujung hidupnya masih menyimpan kerinduan untuk memeluk perempuan yang telah melahirkannya.
Dan setelah kerinduan itu akhirnya terobati, takdir memanggilnya pulang.
Pada Rabu dini hari, 3 Juni 2026, Nurasyifa Ramadhana mengembuskan napas terakhirnya di RSUP Kemenkes CPI Makassar.
Ia pergi meninggalkan dunia yang belum sempat memberinya banyak kebahagiaan.
Namun ia pergi setelah berhasil menuntaskan satu kerinduan terbesar dalam hidupnya.
Membaca kisah ini membuat kita sadar bahwa kebahagiaan tidak selalu berupa harta, jabatan, atau kemewahan.
Kadang kebahagiaan terbesar hanyalah sebuah pelukan.
Pelukan yang bagi sebagian orang terasa biasa, tetapi bagi Nurasyifa adalah impian yang diperjuangkan selama enam belas tahun.
Hari ini Nurasyifa telah tiada.
Namun kisahnya akan terus hidup.
Dalam setiap doa seorang anak untuk ibunya.
Dalam setiap pelukan yang masih sempat diberikan kepada orang tua.
Dan dalam setiap hati yang belajar bahwa cinta sejati tidak pernah hilang meski dipisahkan oleh waktu, jarak, dan luka yang begitu panjang.
Selamat jalan, Nurasyifa Ramadhana.
Engkau telah menemukan pelukan yang selama ini kau cari.
Kini beristirahatlah dengan tenang.
Dan bagi kami yang membaca kisahmu, air mata ini menjadi saksi bahwa cinta seorang anak memang tidak pernah mengenal batas.
━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━
📩 Dan jika Butuh layanan percetakan?
ESES melayani:
• Undangan Pernikahan
• Undangan Aqiqah
• Undangan Sunatan
• Undangan Online
• Undangan Website
• Jasa Ketik
• Cetak Foto
• Cetak Stiker
• Cetak Dokumen
• Cetak Persuratan
• Scan Dokumen
• Fotocopy
• Edit Dokumen
• dan berbagai kebutuhan percetakan lainnya
📲 Hubungi ESES di WhatsApp:
👉 wa.me/6281338567456
🏡 Perumahan To' Lauro Garden Blok AA
No. 31, Kota Palopo
━━━━━━━━━━━━━━━━━━
INGAT KUALITAS, INGAT ESES