21/02/2026
Asap pekat yang membubung dari RT 06 Sungai Andok, Kelurahan Kampung Manggis, Jumat (20/2/2026), bukan hanya menelan empat unit rumah. Ia juga merenggut rasa aman 24 jiwa dari lima keluarga yang kini harus berdiri di atas puing-puing yang tersisa.
Di tengah kepanikan itu, Wakil Wali Kota Allex Saputra menjadi pejabat pertama mewakili Pak Wali Kota Hendri Arnis yang hadir di lokasi, melangkah cepat tanpa menunda barang sedetik pun.
Dengan wajah serius namun penuh empati, ia memastikan bahwa setiap korban mendapatkan penanganan darurat yang layak. Allex didampingi Asisten I Setdako, I Putu Venda, serta jajaran terkait yang langsung bergerak di lapangan.
“Keselamatan warga adalah prioritas mutlak. Kita tidak membiarkan mereka menghadapi musibah ini sendirian,” tegas Allex dengan nada yang mencerminkan kepedulian tulus.
Ia memastikan Pemerintah Kota segera menyalurkan bantuan darurat, mulai dari kebutuhan sandang, pangan hingga penyiapan tempat tinggal sementara. Tidak hanya memberi instruksi, Allex menunjukkan komitmen nyata:
“Pindahkan para pengungsi ke Masjid Nurul Khairat sekarang juga. Pastikan sebelum waktu berbuka mereka sudah berada di tempat aman, dan siapkan hidangan berbuka untuk mereka,” perintahnya dengan ketegasan yang berpadu kehangatan.
Selain bantuan logistik, Pemerintah Kota juga melakukan pendataan menyeluruh agar setiap keluarga mendapatkan penanganan lanjutan, termasuk dukungan sosial dan rencana pemulihan pascakebakaran.
Beruntung, tidak ada korban jiwa. Namun, kerusakan berat pada seluruh rumah membuat para penghuni harus mengungsi sementara waktu.
Di akhir kunjungannya, Allex mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama menjelang sore hingga malam hari, memastikan instalasi listrik dan sumber api berada dalam kondisi aman.
Kehadiran cepat dan perhatian langsung dari Allex Saputra memberi penguatan bagi warga yang tengah kehilangan—sebuah pesan bahwa di Padang Panjang, tidak ada warga yang dibiarkan menghadapi bencana sendirian.