10/03/2026
Alon Mizrahi, seorang jurnalis dari Israel, termasuk salah satu orang Yahudi yang ngomong jujur:
โKita lagi nyaksiin sejarah. Iran, yang bikin semua orang kaget, berhasil ngancurin pangkalan-pangkalan Amerika Serikat dengan cara yang total, besar-besaran, dan bener-bener menentukan. Sampai dunia kayak nggak siap ngadepin ini.โ
Cuma dalam 4 hari, Iran katanya berhasil ngelebarin pengaruh militernya di kawasan itu. Mereka ngancurin pangkalan militer, properti, sampai peralatan perang yang paling mahal di dunia.
Pangkalan Amerika di Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Arab Saudi termasuk fasilitas militer terbesar di dunia. Bangunnya makan biaya triliunan dolar dan butuh waktu puluhan tahun. Tapi sekarang, seolah-olah semua pengeluaran militer lebih dari 30 tahun itu hilang begitu aja.
Kita lihat radar yang harganya ratusan juta dolar bisa hancur cuma dalam hitungan detik. Ada juga pangkalan militer yang ditinggalin, dibakar, dijarah, dan dihancurin. Dan menurut saya, sepanjang sejarahnya, Amerika belum pernah ngalamin kerusakan separah ini. Mungkin yang mendekati cuma Attack on Pearl Harbor, tapi itu juga cuma satu serangan.
Belum pernah ada musuh dalam perang konvensional yang bisa ngelakuin hal kayak gini ke militer Amerika, seperti yang lagi dilakukan Iran sekarang. Jujur aja, ini susah dipercaya. Situasi militernya juga serius banget sampai banyak sensor yang nutupin hampir semua info baru soal perang ini. Kalau diperhatiin, info yang keluar tiap hari malah makin sedikit.
35 tahun lalu, waktu Gulf War, kita hampir tiap hari lihat rekaman dari Irak. Waktu itu bom pintar dan kamera masih tergolong baru, tapi tiap malam ada aja video yang ditayangin. Sekarang? Hampir nggak ada video sama sekali.
Coba pikir deh. Katanya ini kekuatan militer terbesar di dunia, dengan kekuatan udara paling hebat. Tapi sampai hari keempat serangan Amerika yang katanya sudah nembus pertahanan Iran, kita nggak lihat tanda-tanda Amerika menguasai langit Iran. Mana rekaman pesawat kita yang terbang di atas Tehran atau wilayah Iran lainnya?
Tentara Amerika bahkan kayaknya nggak kebayang bisa nginjek tanah Iran. Dan buat nunjukin betapa gentingnya perang ini, di hari keempat aja udah muncul ide-ide paling nekat dari pemerintahan Donald Trump. Mereka sampai ngusulin ngirim pengawal militer buat kapal tanker minyak yang keluar dari Teluk Persia.
Serius? Mau ngirim kapal Amerika ke daerah yang bisa dihujani ribuan rudal Iran? Sekarang aja hampir nggak ada yang bisa lewat Strait of Hormuz.
Iran udah nyiapin semua ini puluhan tahun. Ada juga wacana buat mempersenjatai milisi Kurdi supaya nyerang Iran. Tapi coba lihat peta Iran dulu. Kayaknya pemerintahan Trump aja belum pernah benar-benar lihat peta Iran. Negara itu luas banget. Masa iya milisi 10 ribu orang bisa nyerang Iran? Atau 50 ribu? Bahkan 100 ribu? Iran bakal โnelenโ mereka.
Menurutnya, Amerika dan Israel sebenarnya udah kalah dalam perang ini. Mereka mungkin bisa ngebom kota dan membunuh jutaan warga sipil. Mereka punya bom kuat buat ngeratain gedung. Tapi itu nggak berarti mereka bakal menang perang.
Soalnya, infrastruktur militer dan persenjataan Iran banyak yang disimpan jauh di bawah tanah di seluruh negeri. Baik Amerika maupun Israel hampir nggak punya peluang buat ngejangkau itu semua. Mereka lagi ada di masalah besar.
Mereka udah mulai sesuatu yang sebenarnya nggak bakal bisa mereka selesain. Dan kalau semua ini nanti berakhir, katanya Amerika nggak bakal balik lagi ke Asia Barat. Kehadiran Amerika di Timur Tengah bakal hilang.
โGue bilang ini sekarang dengan yakin.โ