Ust Zahir Al-Makkah

Ust Zahir Al-Makkah SUFISME MODERN

Haru TerengganuBy : ZahirSabtu bisu melepas tabuSaat ragu berjumpa haruTerlepas rindu pada tanah tak ku kenalMelepas seg...
02/08/2022

Haru Terengganu
By : Zahir

Sabtu bisu melepas tabu
Saat ragu berjumpa haru

Terlepas rindu pada tanah tak ku kenal
Melepas segala kebingungan yg dulu kekal
Berputar menyelami setiap kenangan
Kenangan yang tak pernah dibentuk
Kenangan yg entah baik atau buruk
Ku kutuk dan mengetuk semua rasa yg tiba tiba masuk

Biru luas memandang
Senyapppp
Sampai terlelap
Ragu, bisu, semu, rindu dan kamu
Terekam disini, di terengganu
Aku malu pada setiap jengkal tanah yg ku injak
Aku candu pada setiap hembusan angin dan deburan ombak
Aku rindu pada ketegaran yg kau balut dengan senyum, padahal aku tau kau ingin teriak
Tunggu, nanti ku peluk, ku genggam dan lepaskan semua rindu
Di terengganu tolong menunggu

Terengganu, selasa 2 Agustus 2022

Hujan RinduKarya : ZahirDisenja sore kotakuMatahari sembunyi maluHujan terus mengguyurDiselimuti angin kencang Menerbang...
28/10/2018

Hujan Rindu
Karya : Zahir

Disenja sore kotaku
Matahari sembunyi malu
Hujan terus mengguyur
Diselimuti angin kencang
Menerbangkan setiap kenangan bersamamu

Sesal tak hentinya menyelinap
Disaat nafasmu masih terasa dikening ini
Aku membatu
Sambil menatap sendu nya wajah mu ibu

Batinku menanyakan keadaanmu kini
Jasadmu yang kini tertidur dibawah papan penghalang tanah
Disirami air hujan
Dingin kurasakan p**a ibu

Sahutku mengayuh dalam jauh
Memekik bagai kambing yang tersesat
Memandang lubang yang gelap disanubari
Bekas kesombongan seorang budak

*Cantik Mu Mubazir* Karya : Nurfalah ZahirRupawan parasmuTak kupungkiri ituIdaman insan teristimewaSatu demi satuKau but...
10/04/2018

*Cantik Mu Mubazir*

Karya : Nurfalah Zahir

Rupawan parasmu
Tak kupungkiri itu
Idaman insan teristimewa

Satu demi satu
Kau butakan mata-mata yang menyala

Indah pesonamu
Pancarkan kerinduan semu

Iman mu bisu
Harapkan pujian-pujian yang terlahir dari nafsu berbalut syahdu

Duhai senyum yang berbinar
Kau biarkan hembusan angin menerpa helai demi helai rambutmu

Kau biarkan mentari menjelaskan setiap lekuk keindahan mu

Kau biarkan senja menari diatas hati yang telanjang

Kau biarkan angan cinta menjadi sekedar utopia

Andai kau sadari betapa islam memuliakan mu

Andai kau pahami makna cinta dari rabb mu

Rabu, 10 April 2018

*Kembali lah sebelum berp**ang*Oleh : Nurfalah ZahirAku membekuDihembus angin malam ibukotaMenelusuri nalar putri sang p...
09/04/2018

*Kembali lah sebelum berp**ang*

Oleh : Nurfalah Zahir

Aku membeku

Dihembus angin malam ibukota
Menelusuri nalar putri sang proklamasi
Bersua sastra
Berucap mesra
Diksi indah tanpa moral

Aku memanas

Di sejuk nya subuh kota hujan
Mendidih memikirkan pikiran-pikiran yang nyata dalam kesesatan
Dibandingkan nya kidung dengan adzan
Batas nyata antara kalam orang dengan kalam tuhan

Aku tau budaya dan aku belajar syariat islam

Aku mencintai budaya dan aku tunduk pada syariat islam

Aku debu
Bertaburan diantara logika logika pemikir liar

Aku hitam
Melekat pada ornamen tak berwarna berbau busuk

Celoten mu tidak akan sedikitpun membuat islam terhina
Tapi wajib bagiku
Bagi setiap insan yang beriman
Bagi setiap jasad yang bersyahadat
Untuk berdiri digaris depan melawan setiap kedzaliman

Kembali lah sebelum berp**ang
Cobalah merenung
*Seserius itukah kau menantang tuhan?*

Selasa, 3 april 2018

https://www.instagram.com/p/BVLuo1Yg9IT/Potret KerinduanKarya : Zahir Al AswadSelayang pandang didalam ruangBerjajar par...
09/02/2018

https://www.instagram.com/p/BVLuo1Yg9IT/

Potret Kerinduan
Karya : Zahir Al Aswad

Selayang pandang didalam ruang
Berjajar para calon penghuni syurga
Dalam darah nya mengalir semangat para syuhada
Dalam balutan bangsa indonesia

Mereka datang dari jauh
Dalam jarak bergelut dengan peluh
Niat mereka kukuh
Datang menjemput ridho sang maha ghofur

Si kecil berlarian
Si besar jaga penampilan
Si bungsu cekikikan
Si kaka melamun ingin bawa p**ang
Biar nambah jatah makan
Tapi kalo boleh, saya ingin bawa p**ang dia yang saya pandang..
Tapi saya disuruh datang
Bawa keluarga dan bawa roti buaya

Loh kenapa berbicara tentang dia??
Ah, memandang anak2 selalu berhubungan dengan yang melahirkan nya..

Minggu, 11 juni 2017

Narasi KehampaanPotret kegelisahan nampak dipojok-pojok pos ronda sampai dikedai ternamaDengan beberapa kartu ajaib dita...
02/02/2018

Narasi Kehampaan

Potret kegelisahan nampak dipojok-pojok pos ronda sampai dikedai ternama
Dengan beberapa kartu ajaib ditangan atau piranti yang miring
Gencar jari-jari nya memenangkan kejayaan semu.

Tuhan memanggil di 5 waktu nya
Sigap mereka menghampiri
Tunaikan kewajiban sahaja

Merenung gadis berkain lebar
Menutupi kesombongan dan rasa ingin disanjung

Tertegun menatap yang gagah hanya patuh di 5x10 menit

Baginya cahaya hanya menyala disaat tertentu saja
Sampai makan pun dia biarkan gelap gulita

Hingga tertukar antara nasi dengan padi
Tak aneh jika suara nya semakin lama terdengar seperti kentut di siang bolong

Generasi Muda Sadar Da'wah

Bukan tentang hasil..Ini tentang NIAT, PERJUANGAN DAN KETULUSAN..Lalu bagaimana dengan niat dan perjuangan kita???
13/02/2017

Bukan tentang hasil..
Ini tentang NIAT, PERJUANGAN DAN KETULUSAN..
Lalu bagaimana dengan niat dan perjuangan kita???

02/02/2017

Alih alih bernuansa PLUR, yang padahal isinya pengoplosan aqidah..
Padahal sudah jelas..
"KUDU AKUR JEUNG BATUR-BATUR, NGAN ULAH CAMPUR BAUR"
Dalam ilmu dan aturan tertinggi sudah jelas bagaimana kita harus bersikap, tapi....
Silahkan renungkan, bukan dilaporkan...!!!

14/01/2017

Setelah admin terlelap begitu lamanya, insyaalloh Sufisme Jalanan kembali mengisi ruang-ruang kosong dalam setiap celah pemikiran sang makhluk mulia..

22/10/2016

🕋Taujih Jum'at Mubarok...

_*```Yang Banyak Tapi Tidak Membahayakan```*_

*_UST. BUDI ASHARI, LC._*

Sahabat Anas bin Malik radhiallahu ‘anhumengisahkan hari-hari awal Abdurrahman bin Auf radhiallahu ‘anhu ketika di Madinah. Ketika itu Abdurrahman bin Auf radhiallahu ‘anhu datang dalam keadaaan miskin, tidak membawa harta. Saat itu dia hendak dibantu oleh seorang sahabat yang telah dipersaudarakan dengan Rasul, yaitu Saad bin Robiah al-Anshori radhiallahu ‘anhu, salah satu sahabat yang kaya di Madinah.

Tetapi Abdurrahman menolak secara halus dengan mengatakan, “Barakallahu laka fi ahlik wal malik.” “Semoga Allah memberkahi hartamu dan keluargamu. Tunjukan saja saya di mana pasar.” Maka ditunjukkanlah pasar Bani Qainuqo. Abdurrahman masuk ke pasar dan pada hari itu dia langsung mendapatkan keuntungan, berupa minyak samin dan makanan.

Suatu hari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam melihat Abdurrahman bin Auf terlihat klimis, rapi, dan ada bekas minyak wangi. Maka Nabi bertanya, “Apa ini, Ya Abdurrahman?” Abdurrahman menjawab, “Ya Rasulullah saya menikah dengan seorang wanita dari Anshor.”

Nabi bertanya, “Apa maharnya?”Abdurrahman bin Auf berkata, maharnya adalah nawa dan mizzahab. Nawa danmizzahab menurut Anas bin Malik beratnya adalah seperempat dinar. Sebagaimana yang disebutkan oleh Ath-Thabrani.

Nabi kemudian berkata, “Buatlah walimahnya, walau hanya dengan seekor kambing.” Ini untuk mensyukuri. Masa ini terjadi ketika Abdurrahman masih miskin. Hartanya masih sedikit, maharnya hanyanawa dan mizzhab, dan walimahnya pun dibuat hanya dengan seekor kambing.

http://sufizmodern.blogspot.com/2016/10/taujih-jumat-mubarok.html

22/10/2016

Biarkan "AKU" bertranformasi jadi "HAMBA"

Address

Karawang
41316

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ust Zahir Al-Makkah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share