16/10/2026
Bitcoin tertekan setelah data inflasi Amerika Serikat lebih tinggi dari perkiraan.
Pada 15 Oktober, BTC turun sekitar 2,3% ke US$80.506, menyentuh level terendah dalam sekitar satu bulan.
Inflasi yang meningkat memicu kekhawatiran bahwa Federal Reserve dapat kembali menaikkan suku bunga. Jika suku bunga bertahan tinggi atau naik, investor cenderung lebih berhati-hati terhadap aset berisiko seperti Bitcoin.
Tekanan juga terlihat di pasar crypto yang lebih luas. Dalam 24 jam, likuidasi posisi crypto mencapai sekitar US$966 juta, dengan mayoritas berasal dari posisi long.
Bagi industri Bitcoin mining, penurunan harga BTC juga penting diperhatikan karena dapat menekan pendapatan penambang, sementara biaya listrik dan operasional tetap berjalan.
Pergerakan selanjutnya akan dipengaruhi oleh data ekonomi AS dan arah kebijakan The Fed.
SOURCE: INVESTING.COM