PT Mitra Abdi Solusi

PT Mitra Abdi Solusi Network Systems Provider and Integrator, Authorized Reseller for Wireless and Networking Products.

Network Systems Provider and Integrator, Authorized Reseller for Wireless and Networking Products : - Ubiquiti - MikroTik

20/07/2026

Paket internet sudah 200 Mbps, tapi hasil Speedtest mentok di 94–95 Mbps?

Jangan langsung menyalahkan ISP. 😊

Bisa jadi penyebabnya justru ada di router yang masih menggunakan port Fast Ethernet (100 Mbps).
Kalau memang sudah waktunya upgrade, MikroTik hEX Refresh layak dipertimbangkan. Seluruh port LAN-nya sudah Gigabit Ethernet, sehingga koneksi internet berkecepatan tinggi bisa dimanfaatkan secara maksimal.

Yang sering jadi kekhawatiran adalah proses migrasi konfigurasi. Padahal, untuk konfigurasi sederhana cukup buat ulang setting dasarnya. Kalau konfigurasi sudah kompleks, umumnya cukup export dari router lama lalu import ke router baru, dan dalam banyak kasus konfigurasi bisa langsung digunakan.

πŸ” Coba cek dulu router yang Anda gunakan. Jangan sampai internet yang sudah dibayar mahal malah terhambat oleh perangkat yang sudah tidak sesuai dengan kebutuhan.

Kalau masih bingung apakah router Anda sudah Gigabit atau masih Fast Ethernet, tuliskan tipe routernya di kolom komentar. Saya bantu cek.

15/06/2026

Pernah bingung kenapa langganan internet 100 Mbps terasa tidak sampai 100 MBps, tapi di browser download cuma 8–12 MBps?
Tenang… itu normal πŸ˜„
Masalahnya cuma beda satuan:
βœ… Mbps = Mega Bit per second
βœ… MBps = Mega Byte per second

Router, switch, dan jaringan internet membaca traffic dalam satuan bit.
Sedangkan Windows, browser, SSD, dan harddisk membaca transfer file dalam satuan Byte.
Karena:
1 Byte = 8 bit
Maka:
80 Mbps Γ· 8 β‰ˆ 10 MBps

Jadi kalau di Winbox terlihat 81 Mbps lalu browser download sekitar 8–10 MBps, itu tandanya jaringan berjalan normal πŸ‘
Kalau hasil download masih jauh di bawah itu, biasanya karena:
- bandwidth internet shared.
- server download membatasi speed.
- atau koneksi belum full utilize.
Semoga setelah ini tidak salah baca indikator lagi 😁

Butuh produk MikroTik untuk rumah, kantor, sekolah, ISP, atau enterprise?
Kami menyediakan:
βœ” hEX / RB Series
βœ” CCR Series
βœ” CRS / CSS Series
βœ” hAP / cAP Series
βœ” SXT & LHG Series
Hubungi kami di 021-350-8535 atau buka https://store.mas.id. Kami menyediakan barang MikroTik lengkap dengan konsultasi dan perencanaan jaringan sesuai kebutuhan Anda.

19/05/2026

Pernah gak sih lagi seru-serunya troubleshoot jaringan di MikroTik RouterOS versi 7, eh tiba-tiba zonk pas mau running bandwidth test? Bukannya jalan, malah muncul pesan eror menyebalkan: "Not Allowed by Device Mode". Don't panic, Guys! Router kalian gak rusak kok. Jangan panik dulu!

Di video kali ini, kita bakal bongkar cara gampang buat mengaktifkan kembali fitur bandwidth test yang terkunci ini. Yuk, simak!"

Sekilas terlihat kembar. tapi sebenarnya beda karakter.Ini adalah dua switch dari MikroTik CRS354-48P dan CRS354-48G.Yan...
16/04/2026

Sekilas terlihat kembar. tapi sebenarnya beda karakter.

Ini adalah dua switch dari MikroTik
CRS354-48P dan CRS354-48G.

Yang atas, CRS354-48P β€” huruf β€˜P’ artinya PoE.
Artinya, dia bisa mengalirkan listrik langsung lewat kabel LAN. Cocok banget buat kamera CCTV, access point, sampai IP phone. tanpa perlu adaptor tambahan.

Sementara yang bawah, CRS354-48G β€” versi non-PoE.
Lebih simpel, lebih hemat listrik, dan tentunya lebih ramah di budget.

Kelebihan CRS354-48P: fleksibel untuk instalasi jaringan besar, rapi tanpa banyak kabel listrik.
Tapi kekurangannya: konsumsi daya lebih tinggi dan harga lebih mahal.

CRS354-48G kelebihannya ada di efisiensi dan biaya.
Cocok kalau perangkat kamu tidak butuh PoE. Tapi ya… minusnya, semua device tetap butuh power sendiri.

Keduanya punya 48 port gigabit, plus uplink 10G SFP+ dan 40G QSFP+, jadi urusan backbone tetap ngebut.

Jadi, pilih mana?
Kalau kamu bangun jaringan kantor, sekolah, atau CCTV skala besar β€” ambil yang PoE.
Tapi kalau cuma butuh switching cepat tanpa ribet listrik β€” versi non-PoE sudah lebih dari cukup.

Barang Kembar, tapi beda target pasar :).

Ayo konsultasikan kebutuhan perangkat jaringan kamu dengan kami. Jangan Ragu Bertanya. Kami tunggu ya.!!!

Menghidupkan Jaringan dengan MikroTik CRS354-48P-4S+2Q+RM πŸ”Œβš‘========================Jika pada postingan sebelumnya kita ...
12/03/2026

Menghidupkan Jaringan dengan MikroTik CRS354-48P-4S+2Q+RM πŸ”Œβš‘
========================
Jika pada postingan sebelumnya kita membahas efisiensi dari varian CRS354 Gigabit, kali ini kita naik satu level ke "saudara besarnya": CRS354-48P-4S+2Q+RM. Huruf "P" di sini bukan sekadar tambahan nama, melainkan pembeda utama yang menjadikannya solusi all-in-one sesungguhnya: Full PoE Output.

Bagi banyak administrator jaringan, kerumitan terbesar di rak server adalah tumpukan adaptor daya untuk perangkat seperti Access Point, IP Camera, atau telepon VoIP. CRS354-48P hadir untuk membereskan kekacauan tersebut. Dengan dukungan PoE pada seluruh 48 port Gigabit-nya, switch ini mampu menyuplai daya sekaligus data melalui satu kabel saja.

MikroTik membekali perangkat ini dengan power supply internal raksasa sebesar 750W (dengan konsumsi sistem maksimal 800W). Ini berarti Anda memiliki cadangan daya yang sangat luas untuk menghidupkan puluhan perangkat 802.3af/at (PoE+) maupun Passive PoE. Tidak perlu lagi pusing memikirkan letak colokan listrik di plafon atau sudut gedung; cukup tarik kabel LAN, dan perangkat Anda pun menyala.

Fitur Utama:

β€’ Kapasitas Traffik Besar: Tetap mempertahankan standar kecepatan tinggi dengan 4 port 10G SFP+ dan 2 port 40G QSFP+. Kecepatan backbone tidak dikorbankan demi fitur daya.
β€’ Manajemen Daya Cerdas: Melalui RouterOS, Anda bisa memantau konsumsi daya setiap port secara real-time, melakukan reboot perangkat yang hang cukup dari meja kerja, hingga mengatur prioritas daya.
β€’ Desain Kokoh & Dingin: Mengingat beban daya yang besar, MikroTik menyematkan sistem pendingin yang lebih mumpuni untuk memastikan suhu operasional tetap stabil meski seluruh port bekerja maksimal.
β€’ Support POE Pasif dan POE aktif 802.3af/at

SIAPA YANG BUTUH?

Varian PoE ini adalah investasi tepat bagi instansi perkantoran, hotel, atau area publik yang memiliki ekosistem perangkat nirkabel dan keamanan yang masif. Memang harganya sedikit di atas varian standar, namun penghematan yang didapat dari tidak diperlukannya power injector tambahan dan kemudahan manajemen kabel menjadikannya jauh lebih bernilai secara jangka panjang.
Sudahkah jaringan Anda "bersih" dari adaptor yang menumpuk? Mari kita diskusikan di kolom komentar. πŸ‘‡

Siapa yang paling membutuhkan MikroTik CRS354-48G-4S+2Q+RM?==================================Perangkat ini merupakan jaw...
16/02/2026

Siapa yang paling membutuhkan MikroTik CRS354-48G-4S+2Q+RM?
==================================

Perangkat ini merupakan jawaban bagi pengelola jaringan di level Small Medium Enterprise (SME) hingga penyedia layanan internet (ISP) lokal yang menghadapi lonjakan jumlah pengguna tanpa ingin mengorbankan ruang rak server. Dengan 48 port Gigabit dalam 1U Rackmount, switch ini sangat ideal bagi kantor modern yang memiliki densitas perangkat kabel yang tinggi seperti workstation karyawan, IP camera 4k, hingga akses poin, namun tetap memerlukan jalur uplink 10G atau bahkan 40G untuk mencegah terjadinya bottleneck pada trafik data internal.

Bagi para Network Architect di pusat data (Data Center) skala kecil atau lab riset, seri CRS354 ini menawarkan fleksibilitas sebagai top-of-rack switch yang sangat kompetitif. Kehadiran dua port QSFP+ 40 Gbps menjadikannya pilihan masuk akal untuk menghubungkan server-server berperforma tinggi atau melakukan stacking antar rak dengan latensi rendah. Di sini, MikroTik tidak hanya menjual jumlah port, tapi memberikan akses ke teknologi high-speed networking yang biasanya hanya tersedia di perangkat high-end dengan harga berkali-kali lipat.

Terakhir, switch ini adalah pilihan bijak bagi instansi pendidikan atau organisasi non-profit yang mengutamakan keberlangsungan layanan (uptime). Berkat fitur redundant power supply dan efisiensi daya yang ditawarkan, tim IT tidak perlu khawatir akan kegagalan daya tunggal yang bisa melumpuhkan seluruh jaringan.

Ini adalah perangkat bagi mereka yang mengapresiasi fungsionalitas. Mampu menangani beban Layer 2 dengan masif, dan tetap memberikan ruang bagi eksperimen konfigurasi Layer 3 melalui ekosistem RouterOS yang fleksibel.

Mengenal MikroTik CRS354-48G-4S+2Q+RM 🌐===============================Membangun infrastruktur jaringan yang stabil serin...
12/01/2026

Mengenal MikroTik CRS354-48G-4S+2Q+RM 🌐
===============================

Membangun infrastruktur jaringan yang stabil seringkali dianggap sebagai investasi yang sangat mahal. Namun, melalui seri CRS354-48G-4S+2Q+RM, MikroTik kembali menawarkan jalan tengah bagi para pengelola jaringan yang membutuhkan kapasitas besar dengan anggaran yang masuk akal.

Fungsionalitas di Atas Segalanya Switch ini tidak hadir dengan lampu RGB yang mencolok, melainkan fokus pada apa yang benar-benar dibutuhkan di lapangan: densitas port. Dengan 48 port Gigabit, switch ini mampu menangani banyak perangkat sekaligus dalam satu unit rak.

Fitur yang Membantu Pekerjaan Network Engineer:

A. Konektivitas Masa Depan: Adanya 4 port 10G SFP+ dan 2 port 40G QSFP+ memberikan opsi bagi kita untuk melakukan upgrade kecepatan backbone secara bertahap tanpa harus mengganti seluruh perangkat.

B. Keandalan Daya: Dilengkapi dengan dual power supply (redundant), memberikan ketenangan lebih bagi tim IT saat terjadi kendala pada salah satu jalur kelistrikan.

C. Manajemen Kabel: Paket penjualannya menyertakan braket pengatur kabel, sebuah detail kecil yang sangat membantu menjaga kerapihan ruang server.

Catatan Penggunaan:
Secara teknis, perangkat ini berjalan pada ekosistem RouterOS yang sudah sangat familiar. Meski memiliki kemampuan Layer 3, performa terbaiknya tetap terasa saat digunakan sebagai switch Layer 2 berkinerja tinggi. Kapasitas non-blocking throughput sebesar 168 Gbps sudah sangat mencukupi untuk kebutuhan kantor menengah hingga penyedia layanan internet lokal.

Kesimpulan MikroTik CRS354, bagi Anda yang mencari keseimbangan antara jumlah port yang banyak, fitur melimpah, dan efisiensi biaya, perangkat ini layak untuk dipertimbangkan.

Bagaimana pengalaman rekan-rekan yang sudah menggunakan seri CRS354 ini di lapangan? Mari berbagi di kolom komentar.

18/12/2025

Halo MASmin, πŸ‘‹
Ini adalah Series HEX-S, di mana kami akan menyajikan studi kasus penggunaan POE Out pada MikroTik Hex S dalam instalasi jaringan sehari-hari.

Pada studi kasus kali ini, HEX-S digunakan untuk kebutuhan tower kecil dan wireless link. Router ditempatkan di bawah dan hanya menggunakan satu adaptor listrik, kemudian fitur POE Out di port 5 dimanfaatkan untuk menyalakan LHG 5 Series di atas tower melalui satu kabel LAN. Dengan skema ini, tidak perlu lagi menarik kabel listrik ke atas, sehingga instalasi menjadi lebih rapi, lebih aman untuk area outdoor, dan terlihat profesional.

Series ini cocok untuk teknisi, ISP, maupun network enthusiast yang ingin instalasi cepat, efisien, dan minim risiko.

Address

Wisma Hayam Wuruk, 3A Floor, Suite 320A, Jalan Hayam Wuruk No. 8
Jakarta
10120

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 17:00

Telephone

+628119988122

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PT Mitra Abdi Solusi posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to PT Mitra Abdi Solusi:

Shortcuts

Share