05/06/2026
Dilansir dari Tom’s Hardware bahwa banyak produsen motherboard dan memori mulai mengubah strategi mereka untuk menghidupkan kembali platform DDR4. Alasannya yaitu kelangkaan DRAM dan NAND yang semakin parah serta harga DDR5 yang terus meroket, sehingga biaya merakit PC baru menjadi makin mahal.
Menanggapi hal tersebut, sejumlah vendor mulai meningkatkan produksi motherboard dan RAM DDR4, bahkan beberapa produk yang sebelumnya sudah berstatus EOL (End of Life) kini diproduksi kembali. Namun karena chip DDR4 kelas atas seperti Samsung B-Die sudah tidak lagi dibuat, sebagian besar kit DDR4 baru diperkirakan hanya akan hadir hingga kecepatan DDR4-3600.
AMD dan Intel juga masih mendukung platform ini. AMD menghadirkan Ryzen 7 5800X3D 10th Anniversary Edition, sementara Intel tetap mempertahankan prosesor Raptor Lake dan Raptor Lake Refresh yang kompatibel dengan DDR4. Selain lebih mudah diproduksi dibanding DDR5, DDR4 juga dinilai dapat membantu meredam kenaikan harga memori.
Sayangnya, para pelaku industri memperkirakan kelangkaan DRAM dan NAND masih akan berlanjut hingga sepanjang 2027. Jika kondisi ini terus terjadi, bukan tidak mungkin DDR4 akan kembali menjadi pilihan utama bagi banyak pengguna PC dalam beberapa tahun mendatang.