09/04/2015
Surah Al-Fatihah(Arab:الفاتح,al-Fātihah,"Pembukaan") adalahsurahpertama dalamal-Qur'an.
Surah ini diturunkan diMekahdan terdiri dari 7 ayat.
Al-Fatihah merupakan surah yang pertama-tama diturunkan dengan lengkap di antara surah-surah yang ada dalamAl-Qur'an.
Surah ini disebut Al-Fatihah (Pembukaan), karena dengan surah inilah dibuka dan dimulainya Al-Quran.
DinamakanUmmul Qur'an(أمّ القرءان; induk al-Quran) atauUmmul Kitab(أمّ الكتاب; induk Al-Kitab) karena dia merupakan induk dari semua isi Al-Quran.
Dinamakan p**aAs Sab'ul matsaany(السبع المثاني; tujuh yang berulang-ulang) karena jumlah ayatnya yang tujuh dan dibaca berulang-ulang dalamsalat.
Al-Fatihah merupakan satu-satunya surah yang dipandang penting dalamsalat.
Salat dianggap tidak sah apabila pembacanya tidak membaca surah ini.
Dalamhaditsdinyatakan bahwa salat yang tidak disertai al-Fatihah adalah salat yang "buntung" dan"tidak sempurna".
Walau begitu, hal tersebut tidak berlaku bagi orang yang tidak hafal Al-Fatihah. Dalam hadits lain disebutkan bahwa orang yang tidak hafal Al-Fatihah diperintahkan membaca:"Maha Suci Allah, segala puji milik Allah, tidak ada tuhan kecuali Allah, Allah Maha Besar, tidak ada daya dan kekuatan kecuali karena pertolongan Allah."
Dalam pelaksanaan salat, Al-Fatihah dibaca setelah pembacaanDoa Iftitahdan dilanjutkandengan "Aamiin" dan kemudian membaca ayat atau surah al-Qur'an (pada rakaa'at tertentu). Al-Fatihah yang dibaca pada rakaat pertama dan kedua dalam salat, harus diiringi dengan ayat atau surah lain al-Qur'an. Sedangkan pada rakaat ketiga hingga keempat, hanya Al-Fatihah saja yang dibaca.[7]Disebutkan bahwa pembacaan Al-Fatihah seperti yang dicontohkanNabi Muhammadadalah dengan memberi jeda pada setiap ayat hingga selesai membacanya,[8]misal:Bismillāhir rahmānir rahīm(jeda)Alhamdu lillāhi rabbil ʿālamīn(jeda)Arrahmānir rahīm(jeda)Māliki yaumiddīn(jeda) dan seterusnya.Selain itu, kadang bacaan Nabi Muhammad pada ayatMaliki yaumiddīndenganmapendek dibacaMāliki yaumiddīndenganmapanjang.[9]Dalam salat, Al-Fatihah biasanya diakhiri dengan kata "Aamiin". "Aamiin" dalamsalat Jahrbiasanya didahului oleh imam dan kemudian diikuti oleh makmum. Pembacaan "Aamiin" diharuskan dengan suara keras dan panjang.[10]Dalam hadits disebutkan bahwa makmum harus mengucapkan "aamiin" karenamalaikatjuga mengucapkannya, sedangkan pendapat lain mengatakan bahwa "aamiin" diucapkan apabila imam mengucapkannya.
Pembacaan Al-Fatihah dan surah-surah lain dalam salat ada yang membacanya keras danada yang lirih.
Hal itu tergantung dai salat yang sedang dijalankan dan urutan rakaat dalam salat.
Salat yang melirihkan seluruh bacaannya (termasuk Al-Fatihah dan surah-surah lain) dari awal hingga akhir salat, disebutSalat Sir(membaca tanpa suara).
Salat Sircontohnya adalahSalat ZuhurdanSalat Ashardimana seluruh bacaan salat dalam salat itu dilirihkan.
Selain salat Sir, terdapat p**a salat Jahr, yaitu salat yang membaca dengan suara keras. Salat Jahr contohnya adalahsalat Subuh,salat Maghrib, dansalat Isya'. Dalam salat Jahr yang berjamaah, Al-Fatihah dan surah-surah lain dibaca dengan keras oleh imam salat. Sedangkan pada saat itu, makmum tidak diperbolehkan mengikuti bacaanImamkarena dapat mengganggu bacaan Imam dan hanya untuk mendengarkan.Makmumdiperbolehkan membaca (dengan lirih) apabila imam tidak mengeraskan suaranya.
Sementara dalam Salat Lail, bacaan Al-Fatihah diperbolehkan membaca keras dan diperbolehkan lirih, hal ini seperti yang tertera dalam hadits:"Rasulullahbersabda, "WahaiAbu Bakar, saya telah lewat di depan rumahmu ketika engkausalat Laildengan bacaan lirih." Abu Bakar menjawab, "Wahai Rasulullah, Dzat yang aku bisiki sudah mendengar.Dia bersabda kepadaUmar, "Aku telah lewat di depan rumahmu ketika kamu salat Lail dengan bacaan yang keras." Jawabnya, "Wahai Rasulullah, aku membangunkan orang yang terlelap dan mengusir setan." NabiMuhammadbersabda, "Wahai Abu Bakar, keraskan sedikit suaramu." Kepada Umar dia bersabda, "Lirihkan sedikit suaramu.
Sumber wikipedia BSB trimkasih