29/07/2016
sejak Jum’at 29 Juli 2016 dini hari. Transponder siaran RCTI, Global TV, MNCTV dan iNewsTV yang baru ini berada dalam sistem DVB-S2 dan format MPEG-4.
Dalam transponder baru ini keempatnya masih berada di satelit Palapa D. RCTI bergabung bersama Global TV di frekuensi 3937 Polarity Horizontal dan Symbol Rate 7200 , sementara iNewsTV dan MNCTV berada di frekuensi 3775 Polarity Horizontal dan Symbol Rate 6500.
Untuk mendapatkan keempat channel yang berada di dua frekuensi ini, harus menggunakan Digital Satellite Receiver (DSR)yang sudah support DVB-S2/MPEG-4.
Bagi pengguna DSR biasa atau yang hanya mendukung sistem DVB-S dan format MPEG-2 tidak akan bisa melihat tampilan video atau visual. Layar televisi akan hitam dan hanya akan terdengar audio atau suara layaknya mendengarkan radio.
Jika hal ini terjadi pada Digital Satellite Receiver (DSR) anda, bukan berarti RCTI maupun Global TV diacak. Namun, itu menunjukkan DSR yang anda gunakan masih mendukung DVB-S/MPEG-2, belumsupportDVB-S2/MPEG-4.
Nah, bagi yang mengalami hal ini sudah saatnya mengganti Digital Satellite Receiver (DSR)menjadi DSR yang mendukung sistem DVB-S2 dan format MPEG-4.
Apalagi saat ini, harga DSR sudah sangat terjangkau. Bahkan, sudah tersedia DSR yang support Full HD seharga 200 ribuan saja.
Teknologi DVB-S2/MPEG-4 menjadi sistem yang digandrungi penyedia saluran televisi saat ini. Pasalnya, dalam format MPEG-4, audio visual akan dikompres sehemat mungkin, namun tidak mengurangi kualitas video maupun audio yang dibawa.
Saat ini, seluruh televisi berbayar di Indonesia sudah menggunakan sistem DVB-S2/MPEG-4. Mau tidak mau, s**a tidak s**a tampak kedepannya bukan cuma RCTI, Global TV, MNCTV dan iNewsTV yang pindah ke DVB-S2/MPEG-4, namun seluruh stasiun televisi nasional yang dipancarkan melalui parabola akan melakukan hal serupa.
Sedikit tips dari saya
cara upgrade receiver mpeg2 ke mpeg4 dengan mudah.
Rupanya pertanyaan ini sering sekali terlontar terutama untuk teman teman pemakai receiver mpeg 2 dan biasanya jadul.
memang sedikit bingung menjelaskan bagaimana konsep perbedaan receiver mpeg 2 dan mpeg 4 tersebut sehingga tidak mudah merubah receiver mpeg2 menjadi mpeg4.
Beda receiver mpeg 2 dengan mpeg 4bukan saja dari segi software namun juga hardwarenya.
Bukan hanya ketika kita punya receiver mpeg 2 dan pingin menjadi mpeg 4 tinggal upgrade firmwarenya. Tidak semudah itu, dan sampai saat ini pun juga belum ada pengembangnya karena memang berhubungan dengan hardware.
Okelah, kita bisa merubah hardwarenya dan mengupgrade ke MPEG4, lalu apakah dengan mudah kita menyusupkan firmware buat menjalankan semua hardware seperti chipset dan sebagainya? jelas tidak, perubahan hardware juga mesti dikuti perubahan code firmwarenya.
Nah, apakah kita punya master code buat membentuk firmware? kalau tidak punya tambah pusing lagi apalagi tidak memiliki dasar programing.
Nah cara yang paling mudah untuk merubah receiver mpeg2 menjadi mpeg4 dan ini sangat ampuh ada dengan lem biru.
Bisa lempar ke rosokan ke gudang atau ke tetangga, atau untuk melempar hewan, ganjal pintu dan lain lain kemudian beli receiver MPEG 4 yang baru dan sudah Full HD.
Nah itu tips cara merubah receiver mpeg 2 ke mpeg 4.