OTW Swasembada Pangan

Presiden Prabowo Pacu Percepatan, Swasembada Pangan Tercapai dalam Satu TahunPresiden Prabowo Subianto mengadakan rapat ...
22/11/2025

Presiden Prabowo Pacu Percepatan, Swasembada Pangan Tercapai dalam Satu Tahun

Presiden Prabowo Subianto mengadakan rapat terbatas (ratas) dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (20/11/2025). Dalam keterangan pers usai ratas, Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyampaikan hasil ratas terkait perkembangan ketahanan pangan nasional dan sejumlah capaian serta rencana strategis sektor pangan dan peternakan.

Amran mengatakan bahwa Indonesia diperkirakan akan mencapai swasembada beras pada akhir tahun 2025. Swasembada beras mulanya ditargetkan tercapai dalam 4 tahun, namun bisa dipercepat menjadi 1 tahun berkat dukungan regulasi dan pembiayaan.

Dalam ratas, Amran juga melaporkan rencana pembangunan ekosistem peternakan rakyat dari sisi hulu untuk menjaga stabilitas harga pakan, vaksin, dan obat-obatan. Untuk mendukung rencana besar itu, lanjutnya, pemerintah menyiapkan pembangunan pabrik pakan di 12 titik pada tahap pertama, dan 18 titik pada tahap kedua, dengan total anggaran Rp20 triliun. Amran menegaskan bahwa seluruh infrastruktur ini diprioritaskan bagi peternak kecil.

Sumber: BPMI Setpres


Rekor Stok Beras Bulog Tertinggi Diapresiasi Presiden, Mentan Koordinasi Siapkan Gudang Baru Hadapi Panen RayaJakarta, -...
22/11/2025

Rekor Stok Beras Bulog Tertinggi Diapresiasi Presiden, Mentan Koordinasi Siapkan Gudang Baru Hadapi Panen Raya

Jakarta, -- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Perum Bulog yang digelar di kantor pusat Bulog, Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, Mentan Amran menyampaikan langsung apresiasi Presiden Republik Indonesia atas capaian historis Bulog dalam menjaga stok pangan nasional.

“Kami hanya datang menyampaikan apresiasi yang disampaikan oleh Bapak Presiden kepada Bulog, bahwa stoknya tertinggi sepanjang sejarah. Berkat kerja keras seluruh direksi, dewas, dan tim hingga ke bawah. Ini hasil kerja keras kita semua,” ujar Mentan Amran, Kamis (20/11/2025).

Ia menambahkan bahwa apresiasi tersebut bahkan disampaikan Presiden di Sidang Umum PBB di New York, di hadapan para pemimpin dunia.

“Sekali lagi apresiasi dari Bapak Presiden, dan juga dari kami sebagai Menteri, Kepala Bappanas, dan pribadi, kami ucapkan terima kasih yang tak terhingga,” ucapnya.

Mentan Amran menekankan bahwa tantangan besar menanti Bulog dalam beberapa bulan ke depan. “Desember–Januari stok diperkirakan mencapai 3 juta ton. Lalu Februari hingga April kita butuh penyerapan 3 juta ton. Total perkiraan 6 juta ton. Tantangannya adalah gudang harus disiapkan dari sekarang,” tegasnya.

Meski begitu, Mentan Amran meyakini jajaran Bulog memiliki pengalaman dan kemampuan untuk mengelola situasi tersebut. “Kami yakin direksi dan dewas Bulog sudah siap,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyebutkan, fokus Rakernas tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kesiapan Bulog menghadapi lonjakan produksi nasional.

“Rakernas ini rutin kami laksanakan, namun tahun ini ada beberapa poin yang menjadi stressing kami. Yang pertama adalah tracing terkait antisipasi tugas-tugas ke depan seperti yang disampaikan Pak Menteri tadi,” ujarnya.

Dengan meningkatnya produksi pangan, Bulog memperkirakan panen raya tahun depan akan jauh lebih besar. Sementara itu, stok di gudang saat ini mencapai 3,8 juta ton dan diprediksi mencapai 3,2 juta ton pada akhir tahun.

“Sedangkan 3,2 juta ini perlu ada penyerapan baru saat puncak panen Februari–Mei. Oleh karena itu, Bulog ke depan akan menambah gudang dengan arahan Bapak Presiden. Harapannya bulan Maret nanti sudah jadi dan bisa langsung menampung hasil panen raya,” jelasnya.

Kini Bulog telah menyiapkan pembangunan 100 gudang baru, yang terdiri dari 50 gudang di lahan milik Bulog yang sudah tersedia dan 50 gudang di lahan hibah kabupaten/kota. Mengenai lonjakan produksi Bulog mengaku telah mempersiapkan skema untuk menyewa gudang.

“Mungkin kami harus menyewa gudang-gudang lainnya. Termasuk memanfaatkan teknologi baru seperti penyimpanan tanpa gudang, penggunaan plastik khusus, sistem vakum atau ‘cocoon’,” tambahnya.

Dirut Ahmad Rizal menegaskan sesuai perintah presiden, dengan melakukan koordinasi bersama Mentan Amran, ke depan pembenahan tata kelola internal agar lebih solid dan responsif.

“Ke depan kita menyatukan satu komando. Komandonya ada di bawah Presiden melalui Menteri Pertanian. Jadi alurnya jelas, Presiden – Menteri Pertanian – Bulog – Jajaran di lapangan. Sudah seperti TNI sekarang, satu garis komando,” tegasnya.

Mentan Lapor ke Presiden: Swasembada On Track, Peternakan Diperkuat, Serap Gabah DipacuJakarta — Menteri Pertanian (Ment...
21/11/2025

Mentan Lapor ke Presiden: Swasembada On Track, Peternakan Diperkuat, Serap Gabah Dipacu

Jakarta — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman melaporkan sejumlah perkembangan penting sektor pertanian kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas yang digelar di Istana Negara, Kamis (20/11/2025). Laporan tersebut mencakup capaian produksi beras, kesiapan menuju swasembada, penguatan sektor peternakan rakyat, hingga strategi penyerapan gabah dan pembangunan infrastruktur pangan nasional.

Mentan Amran menyampaikan bahwa Indonesia kini berada pada jalur yang kuat menuju swasembada beras. Target ini jauh lebih cepat dari rencana awal empat tahun, berkat dukungan penuh Presiden Prabowo Subianto melalui penyederhanaan regulasi, percepatan pembiayaan, serta langkah-langkah strategis yang diterapkan lintas kementerian.

“Kami laporkan tentang perkembangan pangan. Khusus untuk beras, insyaallah tanggal 31 Desember, kalau tidak ada aral melintang, 30 hari lebih, 40 hari ke depan, Indonesia swasembada pangan. Dari target 4 tahun, tapi kita capai insyaallah 1 tahun. Ini adalah gagasan besar Bapak Presiden,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Mentan Amran juga melaporkan rencana besar pemerintah untuk memperkuat peternakan rakyat melalui pembangunan pabrik pakan dan fasilitas produksi DOC pada 12 titik tahap pertama dan 18 titik pada tahap kedua. Program bernilai Rp20 triliun ini ditujukan untuk menjaga stabilitas harga pakan, vaksin, dan obat-obatan serta melindungi 3,7 juta peternak di seluruh Indonesia.

“Kami ingin membangun pabrik pakan, kami ingin memproduksi DOC untuk rakyat, agar harga pakan, harga vaksin nanti stabil, obat-obatan stabil untuk peternak seluruh Indonesia. Ini dibangun untuk peternak-peternak kecil, untuk mendukung, mensupport peternak-peternak kecil,” terangnya.

Untuk membangun ekosistem peternakan rakyat yang lebih baik, Mentan Amran menjelaskan bahwa pemerintah tengah mengkaji dan menyiapkan regulasi baru terkait harga jagung untuk pakan, harga penjualan telur, dan sebagainya.

“Kemudian kabar baik, kita siapkan HPP, HPP harus dijaga dengan baik. Jadi, harga pokok penjualan peternakan juga telur, kemudian ada nanti HET untuk pakan. Sehingga harga tidak jauh berfluktuasi,” jelasnya.

Di sektor perberasan, Mentan Amran memaparkan bahwa stok akhir tahun diperkirakan mencapai sekitar 3 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah. Untuk menjaga stabilitas stok dan memaksimalkan panen Februari 2026, pemerintah menyiapkan pembangunan Rice Milling Unit (RMU) dan penambahan gudang nasional dengan anggaran sebesar Rp5 triliun.

“Bapak Presiden sudah perintahkan agar persiapan menyerap gabah beras bulan Februari, ini tinggal 2 bulan, itu butuh gudang. Karena kita sudah sewa gudang kapasitas 1,2 juta ton di seluruh Indonesia, sehingga kita butuh tambahan gudang, karena gudang kita penuh,” ungkap Mentan Amran.

Ia menekankan bahwa pemerintah telah menghentikan impor beras dan mulai menurunkan kebutuhan impor jagung. Dengan tren produksi yang terus meningkat, Indonesia menargetkan tidak lagi mengimpor jagung mulai tahun depan.

“Sekarang ini produksi jagung, produksi beras, alhamdulillah baik, kita stop impor untuk beras. Dan mudah-mudahan jagung menyusul tahun ini, kita kurangi tahun depan, mudah-mudahan tidak ada impor lagi untuk jagung. Tapi beras kita akan pertahankan bila perlu tingkatkan, dan mudah-mudahan ke depan bisa ekspor,” pungkasnya.

🌾 Prioritaskan Petani Gurem: Mentan Amran Perintahkan PPL Pastikan Bantuan Tepat Sasaran!Menteri Pertanian (Mentan) Andi...
21/11/2025

🌾 Prioritaskan Petani Gurem: Mentan Amran Perintahkan PPL Pastikan Bantuan Tepat Sasaran!
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa seluruh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) wajib memprioritaskan bantuan dari pusat untuk petani miskin, petani gurem, dan yang masih tertinggal secara ekonomi. Dalam Apel Nasional Penyuluh Pertanian, Mentan Amran menekankan:
• Bantuan (seperti Alsintan) harus diberikan kepada yang benar-benar membutuhkan agar tidak salah sasaran.
• PPL adalah ujung tombak yang menentukan keberhasilan program, harus bekerja tanpa pamrih.
• PPL diminta memperbaiki tata kelola pendataan dan memastikan data kelompok dan kebutuhan akurat agar kebijakan tepat.
• PPL juga harus siaga hadapi perubahan iklim, segera laporkan banjir/hama agar pusat cepat merespons.
• PPL wajib sampaikan cepat informasi kebijakan pusat (misalnya: harga pupuk turun 20%) kepada petani.
Mentan Amran menegaskan integritas PPL sangat menentukan kesejahteraan petani dan keberlanjutan program pertanian nasional.

Kementerian Pertanian RI meraih penghargaan dari Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) atas kontribusinya dalam me...
20/11/2025

Kementerian Pertanian RI meraih penghargaan dari Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) atas kontribusinya dalam memajukan sektor pangan dan pertanian global.

Penghargaan ini menjadi simbol bahwa Indonesia telah bertransformasi dari penerima manfaat menjadi penyedia solusi pertanian bagi negara-negara berkembang.

Selama dua dekade, Kementan aktif membagikan pengetahuan, teknologi, dan inovasi ke lebih dari 70 negara di dunia.

Address

Kumun Debai Kota Sungai Penuh
Djambi
37112

Telephone

+6281366717707

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when OTW Swasembada Pangan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share