Haris Jatinagara

17/02/2021
27/11/2015

Seseorang yg terlihat salah itu
belum tentu dia salah
Seseorang yg terlihat lemah itu
belum tentu dia lemah
Seseorang yg sering menangis
itu belum tentu dia itu cengeng
Seseorang yg terlihat benar itu
belum tentu dia benar
Seseorang yg terlihat tegar itu
belum tentu dia tegar
Seseorang yg terlihat bahagia itu
belum tentu dia bahagia
Seseorang yg terlihat tegar itu
belum tentu dia tegar
Seseorang yg terlihat baik itu
belum tentu dia baik
Maka jangan menilai seseorang
dari satu sudut pandang saja
Ada kalanya sudut penilaian bagi
orang2 yg berwawasan
Sesuatu ke istimewaan ada di
balik pribadi masing2 orang
Dan jangan pernah melakukan
ponis
Kalau kamu sendiri tidak bisa
membuka diri
Untuk di persalahkan dan di
benarkan
Karena ke egoisan tidak akan
memberikan hal yg baik sampai
kapanpun

30/06/2015

Di Kecamatan Jatinagara, ,
terdapat 6 desa :
1 Desa Bayasari
2 Desa Cintanagara
3 Desa Dayeuhluhur
4 Desa Jatinagara
5 Desa Mulyasari
6 Desa Sukanagara

20/10/2014

Kontrol Emosi
Oleh Andrie Wongso
Di suatu pagi yang sibuk, seorang
pemuda tampak tergesa-gesa
menyetop sebuah taksi di jalan.
Sebuah taksi berhenti
menghampiri pemuda tersebut.
“Selamat siang. Hendak pergi ke
mana Dik?” sapa sang sopir
ramah.
“Ke gedung jalan utama, tolong
cepat ya pak, hampir terlambat
nih!” seru si pemuda.
“Baik. Saya cari jalan alternatif
biar bisa lebih cepat sampai.”
Saat mobil bergegas meluncur,
tiba-tiba sebuah mobil dari arah
berlawanan melintas dengan
kencang. Hampir saja terjadi
senggolan. Sopir taksi yang kaget
menginjak rem mendadak. Begitu
pun si pemuda, merasa sangat
terkejut.
Sopir mobil yang hampir
menyerempet segera berteriak
kasar, memaki sopir taksi yang
dianggap berbuat salah.
Mendengar umpatan kasar itu,
penumpang taksi di belakang ikut
marah.
“Ladeni, Pak. Orang dia yang
salah kok malah maki-maki. Dasar
nggak tahu aturan!”
Sopir taksi membuka jendela dan
menjawab dengan jawaban yang
mengejutkan.
“Silakan lewat Pak. Hati-hati di
jalan!”
Si pemuda terheran-heran
berkata, “Bapak, kok bisa sabar
gitu siiih….?”
Dengan senyum tertahan, sang
sopir menjawab. “Saya bisa saja
ikut marah dan emosi, tapi buat
apa? Kita kan mau buru-buru..
Kalau berantem bisa jadi malah
terlambat. Saya sih memilih jadi
'truk bak sampah' saja.
Menampung buangan ‘sampah’
dari orang, tapi kan itu
sementara. Semua akan berlalu di
tempat pembuangan akhir.
Dengan begitu, semua masalah
kan bisa diselesaikan dengan
damai, kan?”
Netter yang luarbiasa,
Apakah kita tidak boleh marah?
Pasti boleh. Tapi harus belajar
untuk marah yang terkendali, dan
tanpa ditumpangi dengan
kebencian dan dendam. Emosi
marah yang terkendali adalah
gejolak rasa yang dilandasi
dengan niat baik.
Tanyakan ke diri sendiri, apakah
dengan marah bisa
menyelesaikan masalah? Atau
sebaliknya, dengan marah akan
menambah parah?
Mari, hadapi semua dengan
ketenangan hati, keluasan jiwa,
dan terangnya pikiran. Kalau pun
terpaksa menerima ‘sampah’—
baik berupa masalah, halangan,
atau rintangan—kita justru akan
jadi insan yang kreatif sehingga
bisa “mendaur-ulang” sampah
jadi barang penuh berkah.
Sehingga kita senantiasa bisa
menjadi pribadi yang terkendali
dan penuh s**a cita.
Salam sukses luar biasa!!

Address

Ciamis

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Haris Jatinagara posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share