02/09/2026
Kenapa Saya Bikin ORBITAHUBS? 🚀
Dulu saya pikir jualan itu soal closing.
Ternyata masalah terbesarnya ada di AWAL: CARI PROSPEK.
Buka Google Maps, cari "bengkel mobil di Bekasi", salin nama, alamat, nomor WA ke Excel. Ulangi 100x. Besoknya lupa follow-up siapa.
Capek, tidak terukur, tidak scalable.
Saya yang background-nya di sales, marketing, data analysis, dan ngoding PHP & SQL mikir: kenapa ini tidak dijadikan satu mesin saja?
Akhirnya lahir ORBITA.
Dari Excel berantakan → sekarang jadi ORBITAHUBS:
🗺️ Cari prospek Maps otomatis (ribuan data)
📊 Masuk CRM & Pipeline Kanban otomatis
💬 Follow-up WA broadcast otomatis (cukup scan QR, tanpa API berbayar)
🤖 Dibantu AI untuk tulis pesan & analisa
Namanya ORBITA karena saya ingin semua prospek, pelanggan, data, dan komunikasi berputar dalam satu orbit yang sama.
Ini bukan sekadar proyek software buat saya. Ini cara saya bantu UMKM Indonesia punya mesin penjualan yang terstruktur, terukur, dan semakin otomatis.
Kalau tim sales kamu masih kerja manual, coba lihat 👉 orbitahubs.com — trial 72 jam full akses, tanpa kartu kredit.