14/12/2022
Teknologi Kecerdasan Buatan (AI- Artificial intelligence) dalam World Cup 2022.
Oleh: Deni Koswara, instruktur dan pemerhati IT
Saat ini penggemar sepakbola di seluruh dunia, sedang dimanjakan oleh suguhan berbagai pertandingan sepak bola berkelas di perhelatan akbar piala dunia 2022, yang kini diselenggarakan di Qatar.
Banyak hal yang bisal diamati dalam perhelatan tersebut, namun dalam sudut pandang teknologi Informasi, kita bisa melihat berbagai aspek penggunaan teknologi Kecerdasan Buatan (AI- Artificial intelligence) di event terebut.
Dilansir dari washingtonpost.com beberapa aspek penggunaan teknologi Kecerdasan Buatan pada pildun kali ini adalah sebagai berikut:
1. Dilekatkannya sensor pada bola
Adidas sebagai penyedia bola resmi, menyatakan bahwa mereka telah menanamkan sensor gerakan didalam nya. Sensor tersebut akan memberikan informasi posisi bola 500x per detik.
Sensor bola akan membantu wasit, pencatatan statistik dan memonitor pertandingan
2. Asisten Video Wasit
Pada perhelatan pildun 2022 ini wasit dibantu algoritma yang didasarkan beberapa kamera pelacak yang disimpan di bawah atap stadion dan 29 titik data pada tubuh pemain yang bekerja 50 kali per detik.
Titik-titk data akan akan melacak anggota tubuh pemain dan posisi bola yang nantinya akan diolah oleh sistem kecerdasan buatan, yang nantinya akan membantu wasi, misalnya dalam menentukan pinalti atau offside.
3. Pendingin Stadion
Didesain oleh Professor dari Qatar, Saud Abdulaziz Abdul Ghani, yang juga sering disebut dengan "Dr. Cool", udara akan diserap ke dalam beberapa p**a dan ventilasi yang ada di stadiun, kemudian didinginkan, dibersihkan dan dikeluarkan kembali. Hal tersebut akan menciptakan gelembung dingin di dalam stadion, di mana berbagai sensor akan membantu mengatur suhu.
Menggunakan isolasi dan metode berbahan bakar teknologi yang dinamakan "pendingin spot" yang membuat proses pendinginan hanya terjadi di tempat yang ada manusianya, suhu stadion akan terjaga pada 64 dan 75 fahrenheit.
4. Kamera dan algoritma
Kalian tentu masih ingat tragedi Kanjuruhan beberapa waktu yang lalu. Nah, di pilidun ini terpasang 15ribu kamera untuk memantau pergerakan orang selama pertandingan.
Kamera disebar di delapan stadion termasuk di stadio Lusail yang berkapasitas 80 ribu penonton dan di mana final akan dilangsungkan, teknologi pengenal wajah akan digunakan untuk memantau para suporter.
Selain itu p**a, akan digunakan algoritma untuk mencegah serbuan penonton, sehingga diharapkan hal-hal seperti yang terjadi pada tragedi kanjuruhan tidak terjadi.
Demikian beberapa aspek pengggunaan teknolopgi AI pada pildun 2022 ini. Bagaimana menurutmu?
Foto: https://www.washingtonpost.com/wp-apps/imrs.php?src=https://arc-anglerfish-washpost-prod-washpost.s3.amazonaws.com/public/6AEOMPO4B5CVVNJF7UJW7PFVTQ.jpg&w=540