Markas Acheh-Sumatra National Liberation Front Bansigom Atjeh

Markas Acheh-Sumatra National Liberation Front Bansigom Atjeh Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Markas Acheh-Sumatra National Liberation Front Bansigom Atjeh, Computers & Internet Website, Sydney.

Assalamualaikum, Wr Wb. Krue Seumangat keu Bansa Atjèh bak Uroë njoe Milad TAM ASNLF/ Atjèh Meurdéhka njang keu 41. 4 Dé...
04/12/2017

Assalamualaikum, Wr Wb. Krue Seumangat keu Bansa Atjèh bak Uroë njoe Milad TAM ASNLF/ Atjèh Meurdéhka njang keu 41.
4 Désèmbèr 1976 - 4 Désèmbèr 2017 ka leuh Kamoe Laksanakan.

2,5 Miliyar Perpanjangan tangan indonesia yang tugas di Aceh menghabiskan dana untuk menyelenggarakan turnamen ini di Bu...
25/11/2017

2,5 Miliyar Perpanjangan tangan indonesia yang tugas di Aceh menghabiskan dana untuk menyelenggarakan turnamen ini di Bulan Maulid
Dengan hura-hura untuk memeriahkan perigatan Tsunami bukannya berdo'a tapi malah hura-hura
Seandainya 2,5 Miliyar itu digunakan untuk acara Maulid Nabi Besar Muhammad SAW secara besar-besaran di Masjid Raya Baiturrahman dengan mengerahkan seluruh Rakyat Aceh yang berada di berbagai pelosok
Jika 2,5 Milyar bisa dihabiskan untuk turnamen bola apakah tidak ada dana secukupnya untuk menyelenggarakan maulid besar2an di Masjid Raya Baiturrahman?
Saya Tantang yang terhormat Bapak Gubernur untuk mengadakan maulid di Masjid Raya Baiturrahman
_________________________________
Namun siapalah saya berani mentang beliau
Kakeuh lah,,, seumoga troh bak pak gubernur Irwandi Yusuf Tgk Agam
Pajan lom tapeu seunang hate nabi meunyoe kon sithon sigoe, Insya Allah deungon tapeuseunang hate nabi Allah brie Nanggroe Aceh nyoe nanggroe yang makmue

22/11/2017

ACEH HEBAT....?
Pogram IrwandiNova
Pidie punya barang
Hilang satu tumbuh seribuuu Alexsis ala ACEH Negeri Sareap bukti nyata hebatnya UUPA Laknattillah hasil perundinggan dimeja judi Helsinki

Cok Nanggroe dile hai bangsa aceh kemanakah dewan,aktifis² dan mahasiswa/i

Aceh Nanggroe Mumang

Jelang 4 Desember, Ganti Profil Facebook Anda!SEBAGAI wujud perjuangan bertahap tanpa kekerasan (non violence), para net...
18/11/2017

Jelang 4 Desember, Ganti Profil Facebook Anda!

SEBAGAI wujud perjuangan bertahap tanpa kekerasan (non violence), para netter Aceh di alam maya menjelang tanggal 4 Desember ini dianjurkan dengan mengganti foto profil akun Facebooknya mereka masing-masing.

Ada beberapa alternatif yang diberikan diantaranya menukar dengan gambar bendera Bulan Bintang, angka 4 besar dengan tulisan Desember, huruf angka 41 bersama gambar deklarator AM Tgk Hasan Tiro atau mengganti dengan motif profil Facebook "Sambôt Milad Atjèh" selama seminggu seperti akun Facebook "Cut Mutia Nazifa"

Pilihan lain, juga bisa digantikan dengan gambar logo ASNLF dan pita dengan tulisan "Acheh-Sumatra National Liberation Front". Untuk semua opsi ini bisa diunduh gambarnya di internet.

Aksi damai ini sebagai bentuk dukungan moral sebagai solidaritas anak bangsa Aceh yang tersebar diseluruh penjuru dunia. Bagi yang memasang bendera bulan bintang bertujuan untuk menunjukan bukti bahwa bendera tersebut adalah bendera Aceh Merdeka, bukan malahan dengan menghinakannya menjadi bendera salah satu provinsi di NKRI (Negara Kolonial Republik Indonesia).

Seperti tahun sebelumnya, anjuran ini efektif membantah klaim sepihak para kaki tangan Indonesia yang membajak semua simbol dan lambang perjuangan Aceh Merdeka dengan tujuan menghalangi untuk mendirikan kembali kedaulatannya (Successor State).


Sebagaimana diketahui, dunia Internasional tahu bahwa bendera Bulan Bintang adalah simbol dari pergerakan perjuangan Aceh Merdeka dengan tujuan untuk berdirinya negara Aceh yang berdaulat, dan hal ini juga sesuai dengan telah diterimanya bendera tersebut sebagai bendera perjuangan ASNLF dalam UNPO (Unrepresented Nations and Peoples Organization).


Mengganti profil di sosial media ini sama seperti gerakan demonstrasi damai. Dalam konteks Aceh, tidak ada salahnya bagi warga Aceh yang sering online di alam maya dapat meluangkan waktunya beberapa detik saja untuk mengganti profil gambar Facebook sebagai bentuk memperingati 4 Desember di alam maya yaitu hari pendeklarasian kembali kemerdekaan Aceh.


Media sosial ini adalah salah satu alternatif sebagai ruang untuk menyampaikan pendapat dengan demokratis dan tentu saja secara damai. Jangan pernah berharap kepada media cetak di Aceh yang sudah menjadi corong penguasa lokal dan militer.


Tangan Jakarta baik itu yang menyuarakan aspirasi kepentingan militer dan sipil awalnya masuk melalui media cetak dengan membentuk opini bahwa institusi militer bagian dari Muspida dan Muspika. Forum musyawarah yang ada susupan militer tersebut pada akhirnya masuk ke seluruh elemen pranata sosial di Aceh yang hakikatnya bernama ’Dwi Fungsi ABRI era Reformasi’.

Dari sinilah media cetak berhasil menggiring opini publik bahwa militer pelanggar HAM berhak ada di segala lini seperti ikut andil dalam koridor permasalahan politik sipil.


Oleh karena itu, media sosial adalah solusi lain melawan kezaliman penguasa beserta gerombolan pendukungnya di Aceh. Kita tidak boleh pasrah apalagi putus asa dengan keadaan karena perjuangan tersebut masih sangat panjang. Semuanya tergantung kepada kita untuk menggunakan waktu se-efisein mungkin dengan tidak menghabiskan waktu untuk berdebat kusir (dawa buta) di alam maya yang efeknya dapat memicu konflik horizontal.


Alangkah berguna bila waktu tersebut digunakan untuk mengcopy berita dan visual kepada setiap orang tidak dikenal sehingga ’dakwah’ penerangan mengenai perjuangan Aceh telah sampai padanya. Dari situ kita harap dapat merekrut kader baru berpendidikan yang dapat membantu pemikiran progresif dan pergerakan revolusioner kedepan.


Sekali lagi, himbauan agar mengganti profil Facebook dengan berbagai alternatif menjelang 4 Desember nanti sekiranya bisa diteruskan ke semua kontak sosial media karena bersifat damai, demokratis dan juga sebagai salah satu wujud solidaritas perjuangan yang belum selesai.

Jelang 4 Desember, Ganti Profil Facebook Anda! SEBAGAI wujud perjuangan bertahap tanpa kekerasan (non violence), para netter Aceh di alam maya menjelang tanggal 4 Desember ini dianjurkan dengan mengganti foto profil akun Facebooknya mereka masing-masing. Ada beberapa alternatif yang diberikan dianta...

MEMBENTUK PRIBADI BANGSA ACEH                   YANG TANGGUHKenapa disini saya menyebut Aceh,berbicara tentang Aceh Juga...
17/11/2017

MEMBENTUK PRIBADI BANGSA ACEH
YANG TANGGUH

Kenapa disini saya menyebut Aceh,
berbicara tentang Aceh Juga berbicara tentang Islam karena Bangsa Aceh 100% ISLAM

Pribadi muslim adalah gambaran Islam sebagai agama rahmatan lil’alamin. Perilaku umat Islam adalah cerminan dari agama Islam. Sehingga orang luar Islam yang akan menilai agama Islam biasanya melihat perilaku umatnya, bukan melihat bagaimana ajaran agamanya.

Umat Islam harus memberikan gambaran yang baik terhadap manusia dan lingkungannya, sebab umat Islam adalah umat yang terbaik yang Allah turunkan kepada manusia.sebagaimana dalam firmannya:

: كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ

Artinya:

“Kamu Adalah umat yang terbaik yang diturunkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar dan beriman kepada Allah.” (QS. Ali Imran: 110)

Orang Islam itu laksana tanaman yang akarnya menghunjam ke perut bumi, yaitu iman dan aqidah, sementara cabangnya menjulang ke angkasa, yang menghasilkan buah- buahan yang bermanfaat, dan itu adalah amal shalih. Allah SWT berfirman:

أَلَمْ تَرَ كَيْفَ ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا كَلِمَةً طَيِّبَةً كَشَجَرَةٍ طَيِّبَةٍ أَصْلُهَا ثَابِتٌ وَفَرْعُهَا فِي السَّمَاءِ() تُؤْتِي أُكُلَهَا كُلَّ حِينٍ بِإِذْنِ رَبِّهَا وَيَضْرِبُ اللَّهُ الْأَمْثَالَ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ() ابراهيم: 24-25

Artinya:

“Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit. Pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan- perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat.” (QS. Ibrahim: 24-25)

Pribadi- pribadi seperti inilah yang akan menebarkan misi Islam di bumi Aceh serambi mekkah ke tengah-tengah masyarakat. Namun kita prihatin menyaksikan kondisi umat Islam wabil khusus generasi Aceh yang semakin hari semakin runtuh, menyaksikan kualitas umat Islam yang semakin merosot, sehingga tidak lagi mampu berhadapan dengan tantangan yang dihadapi. Ini adalah kenyataan yang pernah diucapkan oleh Rasulullah SAW.

بَدَأَالْاِسْلَامُ غَرِيْبًاوَسَيَعُوْدُغَرِيْبًاكَمَابَدَأَفَطُوْبَى لِلْغُرَبَاءِ. قِيْلَ يَارَسُوْلَ اللهِ مَنِ الْغُرَبَاءُ. قَالَ اَلَّذِيْنَ يُصْلِحُوْنَ اِذَاأَفْسَدَالنَّاسُ. رواه احمد

Artinya:

“Islam mula- mula datang dalam keadaan asing dan akan kembali menjadi asing seperti semula. Maka berbahagialah orang- orang yang dianggap asing. (Para sahabat) bertanya: “Ya Rasulallah, siapakah orang yang dianggap asing itu ?” Rasulullah menjawab: “Ialah orang- orang yang berbuat baik pada saat manusia berbuat kerusakan”. (HR. Ahmad)

Maka umat Islam Aceh harus dengan penuh kesadaran segera membenahi dirinya, berupaya melakukan pembinaan yang intensif agar menjadi umat yang kuat dan tangguh dalam menghadapi segala Tantangan termasuk Penjajahan di bumi Aceh
Karena penjajahan tidak dibenarkan dalam Agama Islam .

Rasulullah sendiri menegaskan

اَلْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌوَاَحَبُّ اِلىَ اللهَ مِنَ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيْفِ

“Orang mu’min yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada orang mu’min yang lemah.”
Ini menandakan kita harus kuat agar bisa menghadapi semua Musuh Allah .

Muslim yang tangguh dan berguna adalah apabila SDM-nya dikembangkan secara optimal. Terlebih pada saat memasuki era globalisasi ini dimana persaingan hidup semakin keras dan tantangan semakin berat, sangat dibutuhkan namusia- manusia yang berkualitas tinggi. Rasulullah SAW bersabda:

لاَخَيْرَفِيْمَنْ كَانَ مِنْ اُمَّتِيْ لَيْسَ بِعَالِمٍ وَلاَمُتَعَلِّمٍ

“Tidak ada kebaikan pada umatku jika tidak ada orang pintar dan orang yang mengajarkan ilmu.”

Maka oleh karena itu Jangan sampai kita meninggalkan generasi penerus Aceh yang lemah dan buruk, sebab zaman yang mereka hadapi jauh lebih berat dengan zaman yang kita lalui.

Kita tidak boleh meninggalkan keturunan atau generasi Aceh yang lemah, baik lemah fisiknya, mentalnya, imannya maupun lemah
pengetahuannya. Karena dalam kondisi lemah sementara tantangan semakin berat, maka akan melahirkan kondisi generasi yang selalu kalah dan runtuh di bawah penjajahan dan kezhaliman .
Ingat :Kemenangan tidak akan dapat diraih kecuali dengan kekuatan. Maka untuk melahirkan generasi Aceh yang kuat dan tangguh, yang paling vital adalah meningkatkan kualitas lembaga- lembaga pendidikan. Dan kita harus memperkenalkan pada mereka Sejarah bangsanya tentang kejayaan Aceh masa lalau, begitu juga dengan Lembaga pendidikan harus benar- benar berorientasi kepada upaya menciptakan Bangsa yang cerdas (tau diri )paham sejarah dan berkualitas,bukan cuma hanya bisa memberi titel /ijazaj semata pada akhir periode (SD-SMP-SMA-S1-S2-S3)
Karena Ijazah takkan menuntaskan persoalan,hanya pendidikan yang bisa menyelamatkan masa depan bangsa tanpa pendidikan Aceh tak mungkin bertahan
Semoga Aceh Selalu dalam lindungan Allah Aamiin
Insya'Allah Aceh merdeka


Sumber fb
تفكو كفزوي ابفدادي

Na saudara sebangsa : Neu Seu eu ,Peu Presidium ASNLF/AM, /  TAM Nyan?Dan peu hubungan dengoen PBB.?Allahu magfirlahum k...
27/10/2017

Na saudara sebangsa : Neu Seu eu ,
Peu Presidium ASNLF/AM, / TAM Nyan?
Dan peu hubungan dengoen PBB.?

Allahu magfirlahum keu almarhum ureung thjik droneuh mandum, yang ka awai neu meu syahid. Hana sia - sia keu tanjoe uroenjoe.

Peu ASNLF/ AM , ASNLF/ AM, TAM, Nyan Na Keuh saboh organisasi yang neu peuna uleh Tengku Hasan Muhammad seulaku Wali Negara Atjeh. Seubagoe Alat perang untuk revolusi keu reubot Daulat Atjeh Meurdehka Nanggroe Seunambong yang ka meu cawoe - cawoe mulai thon 1873- 1976 leuh nyan neu peunyata keulai 4/12/ 1976 AM, njang ceulaka lom ka ji meunyerah pengikut wali Malek mahmud, zaini abdullah, zakaria saman cs lewat Mou Helsinki 15/08/2005. Damai Ri vs Gam.

Kon ateuh nan Bangsa Aceh, kon ateuh nan pejuang kemerdekaan ASNlF / AM.

dari thon 2005 -2012 ureung pejuang kemerdekaan yang mantong meusetia neulanjut berjuang hingga thon njoe , Jadi 2012 ka neu sambong lom ngoen UNPO saboh kembaga di miyup badan PBB lewat rekom UNPO jeut Mudah meugabong menghubung Dunia Lua lembaga resmi Dunia semacam PBB, DLL. Lewat Organisasi presidium ASNLF / AM syarat anggota Negara di dunia memang wajib na hubungan antara sesama manusia dan sesama negara..(Hubbumminnanas) supaya geutanjoe pejuang kemerdekaan bek jikira Ilegal menurut pandangan mata dunia internasional.

Adapun beunantu wajib mohon bantuan jih Dari Allah
Leuh nyan wajib Usaha beu teuga supaya bagah neu peu sampoe le Poe teuh Allah. Usaha sebagian na hubungan lua ngon dalam.

Penjelasan : peu TAM, Teuntra Atjeh Meurdehka, ( TAM) jeut neu baca link website di miyubnjoe. http://achehcybermilitary.org/apa-tam-asnlf-dalam-nanggroe-itu-siapa-pimpinannya/

Peu PBB, PBB lembaga resmi Dunia.
Singkatan perserikatan bangsa-bangsa meurdehka..
PBB kon hanya kaphe mandum na Negara Islam di dalam jadi wajib na hubungan mandum pihak lam perjuangan donya dan akhirat.
ALLAH YANG PEU TROK HAJAJ HAMBA LEWAT USAHA DAN DOA.
Adapun Dasar Negara Atjeh
QURAN DAN HADITS
IJMA' Qiyas
Lam hukum Mazhab 4. Yang Muktabar.
Droneuh Saudara / i peu yang kana solusi terbaik keu perjuangan masa ukeu njoe?

Seu-eu / Pertanyaan-Pertanyaan sereng trok ukeu Biro peunerangan komando pusat TAM ASNLF Dalam Nanggroe,1 sehingga kamoe coba Jaweub. Na Seu-Eu Peu TAM Nyan ? Jeunaweub: TAM ASNLF Dalam Nanggroe Sambungan dari sejarah yang ka putoh awai oleh TNA lewat GAM teken Mou helsinki 15 Agustus 2005 meusaboh…

⏸Abu Seulimeum dan Penguasa⏸▪Suatu malam di Banda Aceh, dalam satu pertemuan antara saya dan Abi Muhibbussabri (Ketum PD...
23/10/2017

⏸Abu Seulimeum dan Penguasa⏸

▪Suatu malam di Banda Aceh, dalam satu pertemuan antara saya dan Abi Muhibbussabri (Ketum PDA), adik alm. Al Mukarram Abon Muchtar Luthfi dan anak dari alm. Abu Abdul Wahab bin Abbas bin Sayid Al Hadrami pendiri Dayah Ruhul Fata Seulimeuem pada tahun 1946 .▪Awalnya, kami bercerita soal keluaga antara kami dan Dayah Seulimeum. Secara pribadi, Dayah Ruhul Fata Seulimeum adalah keluarga kedua bagi kami setelah Dayah Malikussaleh Pantonlabu dan Mudi Mekar Jakarta.▪Banyak pihak terjebak danberasumsi bahwa alm. AbuAbdul Wahab Seulimeum itu adalah Abu Abdul Wahab Keunalôi yang tergabung dalam PUSA diawal-awal kemerdekaan Indonesia dulunya, dan pendiri Madrasah Najdilah,Keunalôi, Seulimeum. Padahal antara Abu Keunalôi dan Abu Seulimeum adalah orang yang berbeda, baik pergerakan,pandangan agama maupun politik.▪Abi Muhibbusabri bercerita bagaimana sikap Abu dihadapan para penguasa kala itu, khususnya di Aceh. Ada hal menarik dan membuat saya selalu terkesan dari apa yang beliau ceritakan. Saat itu, alm. Abu di undang oleh Pemerintah pada salah satu acara pertemuan ulama Aceh di salah satu Hotel daerah Banda Aceh.▪Menariknya, walaupun beliau ikut acara tersebut tapi Abu tidak menginap pada hotel yang telah ditentukan oleh panitia. Beliau lebih memilih Dayahalm. Abu Mamplam Golek sebagai tempat penginapan. Saat sesi coffe break, Abu lebih memilih break diluar hotel dari pada coffe break yangdisediakan panitia dilokasi.Pun demikian, saat sesi makan Abu lebih memilih makan diluar hotel. Selamabeberapa hari acara, sikap Abu selalu demikian.▪Pernah, saat beliau keluar dari lokasi hotel. Abu bertemu dengan beberapa petinggi pemerintah dan panitia yang sedang santaidi salah satu tempat makan, sembari mengajak beliau untuk bergabung bersama sebagai tanda kemuliaan. Hal itu tak mungkin beliau tolak. Lantas, sebelum beliau bergabung Abu lebih dulu menyuruh orang dekatnya untuk membayar semua makanan dan minuman para petinggi dan panitia tersebut. Tentunya hal ini bukan sebatas bentuk ke-rendahan hati beliau, lebih dari itu.▪Kenapa Abu bersikap seperti itu? hingga menjelang Abu wafat padatahun 1996, Abu menjawabbanyak hal dari pertanyaanJamaah yang datang padabeliau. Termasuk sikap Abu yang demikian pun beliau jawab bahwa: Ulôn hana ulôn padjöeh makanan djih bi, hana ulôndjép ié djih bi, dan hana ulôn éh bak kasöe djih djöek. Pakôen? Kareuna meunjöe djih salah, bak igöe djih djeut ulôn teunak!▪Hal ini menegaskan kepada kita, bagaimana beliau menjaga jaraknya dengan penguasa bahkan dari hal-hal yang saat ini kita anggap ‘ték matöek arakaté’ dari pintu kekuasaan.▪Catatan ini bukan untuk dibenturkan antara satu sikap ulama dengan ulamalainnya di Aceh baik dulu maupun saat ini. Tentunya,para ulama memiliki cara pandang berbeda dengan dalil berbeda dan tingkatan ilmu yang berbeda p**a dalam merespon sesuatu. Kita hanya mengambil ibrah dari sikap para ulama kita dan mendoakan para ulama Aceh agar selalu dipanjangkan umurnya hingga ulama Aceh selalu menjadi “Tanglông Nanggröe ngôn Labang Donja”.▪Karena yang mengenal ulama adalah para ulama. Bukan kita. Ulama bék neu benci, bék neucaci dan békneuhina. Dan yang paling penting, Meumisée bék neusangka tupé, meudjanggöet bék neusangka udéung. Meuseureuban bék neusangka leubé, hana neuthée ka pancuri urëung.Al Fatihah untuk para ulama Aceh.Neususoen Uleh : Tengku Haekal Afifa

PAHLAWAN YG TAK DIKENANG DI MALAYSIA.  Beliau Seorang Saudagar Acheh yg Darmawan,  yg pertama membangun sekolah agama Is...
22/10/2017

PAHLAWAN YG TAK DIKENANG DI MALAYSIA.
Beliau Seorang Saudagar Acheh yg Darmawan, yg pertama membangun sekolah agama Islam dibumi melayu serta membangun mesjid utk belajar munasik haji orang melayu sebelum naik ke haji dan juga banyak membantu fakir miskin, anak yatim piatu dlm membebaskan tanah, Keluarga beliau juga memberikan Pinjaman Hutang Kemerdekaan utk Malaya atas permintaan inggris dlm membangun sebanyak $ 675 juta Amerika pada thn 1957, beliau juga mengatur pengiriman senjata ke Samalanga dan Banda Aceh masa Perang dgn kafir belanda melalui Waris Wandi peusangan parang sikuereung, Tapi tidak ada satupun jalan di Negeri Malaysia yg ada nama Sayyed Husein Idid, Inilah yg dikatakan Tun Mahathir Bahawa Bangsa Melayu cepat lupa diri dan asal usul seperti Pemerintah Acheh skrg...
BIAR PUTIH TULANG ASAL TIDAK BUTA HATI.

Peusan keu Aneuk BangsaSalam ’alaikôm warahmatullahBatjut lôn peugah keu aneuk bangsaNanggroë Atjèh njoe – Nanggroë Meut...
19/10/2017

Peusan keu Aneuk Bangsa

Salam ’alaikôm warahmatullah
Batjut lôn peugah keu aneuk bangsa
Nanggroë Atjèh njoe – Nanggroë Meutuah
Nanggroë keneubah para sjuhada

Bandéra tanjoe sibintang buleuën
Wadjéb tapeutheun sampoë mardéka
Bèkrôh bandéra nanggroë sampoë dji-ubah
Buët sita’eut-seupah si Lamiët Djawa! (2x)

Wahé e Tungku, Adoë ngon Abang
Gisa djak riwang djak bilang bangsa
Bèkrôh Atjèh njoe hantjô meuleukang
Sajangthat rakan keu aneuk bangsa (2x)

Wali geutanjoe Muhammad Hasan
Kalheuëh geupeutrang bak mata dônja
Nanggroë Atjèh njoe wadjéb peudjuang
Beutrôih tudjuan ban tjita-tjita

Nanggroë Atjèh njoe wadjéb peudjuang
Beutrôih tudjuan Atjèh Mardéka
Allah Ja Allah Allah Ja Rahman
Neubri bumeunang Atjèh Sumatra

Allah Ja Allah Allah Ja Rabbi
Keu kamoë neubri Atjèh Mardéka (2x)

امن يرباالن

Address

Sydney, NSW

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Markas Acheh-Sumatra National Liberation Front Bansigom Atjeh posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share