ONE PIXEL Pictures

ONE PIXEL Pictures one pixel pictures menerima jasa pembuatan:
-advertising
-video clip
-video preewed
-editing

check out
18/07/2013

check out

Rigby - Tuhan Jangan Lama lama Starring : M Fransisca Diah W - Vicentius Bayu Director : Casper Fraaije DP : Addin Nur Ikhsan - Ruhyat Nur Hakim Editor/VFX : Ega…

in proses Video Clip
29/05/2013

in proses Video Clip

check this video ^_^
17/01/2013

check this video ^_^

roses production
12/01/2013

roses production

02/01/2013

prepare keberangkatan ke malang...
minta doa nya agar film ROSES lancar..

31/12/2012

HAPPY NEW YEARS ALL..

28/12/2012

waiting for "Roses" production

28/12/2012

Direct Of Photography (DOP)

Pengertian:
Yang menciptakan imaji visual film adalah sinematografer atau Pengarah Fotografi/PF. Ia adalah orang yang bertanggungjawab terhadap kualitas fotografi dan pandangan sinematik (cinematik look) dari sebuah film. Ia juga melakukan supervisi personil kamera dan pendukungnya serta bekerja sangat dekat dengan sutradara. Dengan pengetahuannya tentang pencahayaan, lensa, kamera, emulsi film dan imaji digital, seorang sinematografer menciptakan kesan/rasa yang tepat, suasana dan gaya visual pada setiap shot yang membangkitkan emosi sesuai keinginan sutradara.

Tugas dan Kewajiban Sinematografer/Pengarah Fotografi/PF/DOP:

Tahap Praproduksi:

Menganalisa skenario dan membahasnya bersama sutradara dan penata artistik agar mencapai kesesuaian penafsiran untuk mewujudkan gagasan penulis skenario dan sutradara dalam bentuk nyata, dengan menciptakan konsep look dan mood yang disepakati bersama untuk menunjang penceritaan.
Bersama sutradara dan penata artistik menetapkan lokasi shooting hasil dari tim hunting lokasi.
Bersama sutradara, penata artistik dan departemen produksi, mengecek dan melihat ulang hasil hunting (interior/eksterior). Merencanakan letak kamera dan pencahayaan di lokasi. Kemudian membuat floorplan.
Membentuk, memilih/menentukan teamwork yang dianggap memenuhi persyaratan.
Menjabarkan konsep visual dalam pencapaian look dan mood (mencakup warna, pencahayaan, karakter visual, komposisi yang juga menghasilkan gerak) lebih baik dengan referensi foto/gambar yang selanjutnya didiskusikan dengan personil kamera dan pendukungnya.
Menentukan kebutuhan dan menjamin semua peralatan dengan spesifikasi sesuai dengan desain visual. Kemudian mengkoordinasikan tugas personil kamera dan pendukungnya untuk menyiapkan dan memilih serta menentukan sarana peralatan dan bahan baku yang diperlukan dalam menjalankan tugasnya (membuat breakdown kebutuhan alat sesuai dengan desain floorplan).
Melakukan uji coba peralatan dan bahan baku dengan uji coba filter, make up, kostum, properti dan warna set.
Ikut menentukan laboratorium/studio pascaproduksi (film).

Tahap Produksi:

Mempelajari breakdown script dan shooting script dimana seorang sinematografer dapat mengembangkan checklist di setiap harinya dan merencanakan berapa set up per harinya. Dalam setiap set up sinematografer harus memperhatikan lingkungan dan masalah pencahayaan. Contohnya, jika shooting eksterior, penjadwalan menjadi penting berkaitan dengan pergerakan matahari. Catatan penting: jika masuk set jangan lupa dengan block, light, rehearsal, shot.
Memberikan pengarahan tegas kepada personil kamera sesuai dengan design yang sudah dibuat.
Mengawasi set lampu dan waspada terhadap kontiniti. Mengarahkan dan menjaga kesinambungan suasana (atmosfer) dan format visual serta tata cahaya dari setiap shot. Menuntun dan mengembangkan teknis kreatif pencahayaan sebagai gaya dan perubahan peralatan untuk menerangi area aksi/subyek visual untuk menentukan eksposur yang tepat.
Pada saat sutradara mengarahkan aktornya, sinematografer menyiapkan sudut pengambilan gambar, komposisi sesuai dengan blocking sutradara.
Siap menghadapi perubahan karena situasi tertentu di luar rencana (perubahan cuaca, lingkungan set yang berubah).
Memeriksa laporan kamera (camera report) dan continuity lighting log.
Memberikan petunjuk kepada pihak laboratorium/studio pascaproduksi (film) mengenai processing negative (pencucian dengan bahan kimia) dan pencetakan rush copy/release copy (color grading).
Selalu mengingatkan tanggungjawab keselamatan personil dan seluruh sarana peralatan dan bahan baku yang dipergunakan dalam produksi.
Ikut serta memeriksa hasil release copy untuk koreksi kualitas.
Kebutuhan seorang sinematografer terhadap kontrol akhir melalui color-timing.

Hak-hak Sinematografer/Pengarah Fotografi/PF/DOP:

Mendapatkan jumlah dan kualitas awak/kru produksi, sarana peralatan kerja dan bahan baku sesuai dengan desain produksi, serta memenuhi standar mutu.
Memberikan persetujuan; sarana teknis yang akan digunakan, penetapan hasil-hasil shooting yang baik (OK), memberikan persetujuan atas kualitas hasil cetakan release copy.
Memberikan usul kreatif baik teknis, artistik, dan dramatik kepada sutradara dalam hal perekaman visual untuk mendapatkan hasil yang baik.
Membuat catatan SUP (shot under protest) bila terpaksa merekam visual yang tidak disetujui.
Jika ada perubahan yang mendasar dari konsep awal look film, sinematografer berhak diberitahu sebelumnya.

28/12/2012

makasih kawan" yang sudah mau bergabung dengan kami....
mari kita saling share dan belajar bersama tentang dunia film..
MARI BERKARYA!!!

check this video
27/12/2012

check this video

MOSI - Sun on Sunday (live concert) | Liquid cafe Yogyakarta | 1'st Anniversary Manajemen Kita | Tuesday, May 8th 2012 Link: Production House http://twitter....

27/12/2012

check this video

MOSI - Workholic A Sick (live concert) | Liquid cafe Yogyakarta | 1'st Anniversary Manajemen Kita | Tuesday, May 8th 2012 Link: Production House http://twitt...

Address

Yogyakarta City

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when ONE PIXEL Pictures posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Business

Send a message to ONE PIXEL Pictures:

Share