18/04/2026
Indonesia resmi menjalin kerja sama industri pertahanan dengan Prancis setelah pertemuan antara Prabowo Subianto dan Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris. Kesepakatan ini mencakup pengadaan alutsista serta penguatan industri pertahanan dalam negeri, sekaligus memperluas kolaborasi di bidang transisi energi, termasuk pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT).
Sebelumnya, Prabowo juga bertemu Vladimir Putin di Moskwa untuk memperkuat hubungan strategis, terutama di sektor energi, mineral, dan pengembangan industri nasional. Di waktu yang sama, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin bertemu dengan Menhan AS Pete Hegseth di Washington, menghasilkan kemitraan pertahanan untuk menjaga stabilitas Indo-Pasifik.
Letak strategis Indonesia di Selat Malaka turut menjadi sorotan karena menjadi jalur pelayaran vital dunia, terutama untuk distribusi energi. Selain itu, Indonesia masih mempertimbangkan permintaan AS terkait izin penerbangan lintas wilayah, yang dinilai akan menjadi indikator penting arah kebijakan luar negeri Indonesia ke depan.