Rangkay

Rangkay Rangkay πŸš€
Building simple technology for UMKM. Simple tools. Big impact.

04/09/2026

Bagaimana saya membangun Rangkay?

Tentunya ditemani JARVIS-nya Iron Man… versi kearifan lokal. 😎

Dulu ngoding identik dengan duduk berjam-jam, tangan sibuk di keyboard.

Sekarang?

Ngoding bahkan bisa tanpa banyak ngetik.
Ngobrol, kasih instruksi, diskusi arsitektur, review hasilnya, lalu iterasi.

AI bukan cuma jadi tempat bertanya.
Pelan-pelan perannya berubah menjadi partner membangun produk.

Bedanya, kalau Tony Stark bikin Iron Man…

Saya lagi bikin Rangkay. 😁

Build. Connect. Flow.

SoftwareDevelopment DigitalTransformation UMKM BuildInPublic IndonesiaTech

04/09/2026

Bagaimana saya membangun Rangkay?

Tentunya ditemani JARVIS-nya Iron Man… versi kearifan lokal. 😎

Dulu ngoding identik dengan duduk berjam-jam, tangan sibuk di keyboard.

Sekarang?

Ngoding bahkan bisa tanpa banyak ngetik.
Ngobrol, kasih instruksi, diskusi arsitektur, review hasilnya, lalu iterasi.

AI bukan cuma jadi tempat bertanya.
Pelan-pelan perannya berubah menjadi partner membangun produk.

Bedanya, kalau Tony Stark bikin Iron Man…

Saya lagi bikin Rangkay. 😁

Build. Connect. Flow.

28/08/2026

Rangkay terus bertumbuh. πŸš€

Saat ini kami masih fokus merapikan pondasi Website Builder β€” mulai dari Canvas Builder, template, section, module, responsive, hingga berbagai pengaturan tampilan.

Tapi Rangkay tidak akan berhenti di website.

Hari ini bisnis mungkin hanya butuh website.
Besok butuh inventory.
Lalu POS, toko online, form, atau workflow.

Tidak perlu semuanya sekaligus.

🧩 Mulai dari yang dibutuhkan. Tambahkan ketika bisnis bertumbuh.

Rangkay β€” Build. Connect. Flow.

28/08/2026

Sedikit demi sedikit, Rangkay mulai berbentuk. πŸš€

Beberapa waktu terakhir, fokus pengembangan Rangkay masih banyak di pondasi utamanya: Website Builder.

Canvas Builder terus dirapikan.
Template, section, dan module mulai dibuat semakin modular.
Responsive desktop, tablet, dan mobile terus dibenahi.
Header, footer, branding, navigasi, sampai pengaturan tampilan mulai dibuat semakin fleksibel.

Tapi dari awal, Rangkay memang tidak dirancang untuk berhenti di website.

Website hanyalah langkah pertama.

Ke depannya, ketika sebuah bisnis mulai membutuhkan inventory, POS, form, workflow, toko online, atau kebutuhan lainnya, mereka tidak harus mengganti sistem atau membeli semuanya sekaligus.

Cukup tambahkan yang memang sedang dibutuhkan.

Hari ini mungkin hanya butuh website.
Besok mulai butuh pencatatan inventory.
Lalu transaksi.
Kemudian approval dan workflow.

Mulai dari yang dibutuhkan.
Tambahkan ketika bisnis bertumbuh.

Itulah pondasi yang sedang kami bangun pelan-pelan di Rangkay.

🧩 Build. Connect. Flow.

26/08/2026

β€œSaya cuma butuh satu fitur.
Kenapa harus bayar semuanya?”

Hari ini mungkin cuma butuh Absensi.

Besok bisnis berkembang, baru butuh Cuti.
Lalu Payroll.
Atau POS, Inventory, Toko Online, dan lainnya.

Kenapa harus membeli semuanya dari awal?

Di Rangkay, idenya sederhana:

Pilih modul yang dibutuhkan.
Mulai dari kecil.
Tambahkan satu per satu saat bisnis bertumbuh.

Seperti LEGO untuk sistem bisnis.

Bisnisnya tumbuh. Sistemnya ikut tumbuh.

Rangkay
Build. Connect. Flow.

25/08/2026

Build. Connect. Flow.

Tiga kata yang saya pilih untuk Rangkay.

Bukan sekadar tagline.

Tapi menggambarkan bagaimana saya membayangkan sebuah sistem seharusnya tumbuh bersama bisnis.

BUILD. β€” Bangun.

Tidak perlu semuanya sekaligus.

Mulai dari yang dibutuhkan hari ini.
Website, POS, Toko Online, Absensi, atau sistem lainnya.

Bangun satu per satu seiring bisnis bertumbuh.

CONNECT. β€” Hubungkan.

Sistem seharusnya tidak berjalan sendiri-sendiri.

POS terhubung dengan inventory.
Toko online terhubung dengan pesanan.
Absensi terhubung dengan data karyawan.
Form terhubung dengan approval.

Satu dengan yang lain mulai menjadi sebuah rangkaian.

FLOW. β€” Jalankan.

Ketika semuanya sudah terhubung, biarkan proses bisnis mengalir.

Data bergerak.
Proses berjalan.
Pekerjaan menjadi lebih sederhana.

Itulah yang ingin saya bangun lewat Rangkay.

Bangun sesuai kebutuhan.
Hubungkan satu sama lain.
Lalu biarkan bisnismu mengalir.

Build. Connect. Flow.

SoftwareBisnis TeknologiUMKM

25/08/2026

Build. Connect. Flow.

Tiga kata yang saya pilih untuk Rangkay.

Bukan sekadar tagline.

Tapi menggambarkan bagaimana saya membayangkan sebuah sistem seharusnya tumbuh bersama bisnis.

BUILD. β€” Bangun.

Tidak perlu semuanya sekaligus.

Mulai dari yang dibutuhkan hari ini.
Website, POS, Toko Online, Absensi, atau sistem lainnya.

Bangun satu per satu seiring bisnis bertumbuh.

CONNECT. β€” Hubungkan.

Sistem seharusnya tidak berjalan sendiri-sendiri.

POS terhubung dengan inventory.
Toko online terhubung dengan pesanan.
Absensi terhubung dengan data karyawan.
Form terhubung dengan approval.

Satu dengan yang lain mulai menjadi sebuah rangkaian.

FLOW. β€” Jalankan.

Ketika semuanya sudah terhubung, biarkan proses bisnis mengalir.

Data bergerak.
Proses berjalan.
Pekerjaan menjadi lebih sederhana.

Itulah yang ingin saya bangun lewat Rangkay.

Bangun sesuai kebutuhan.
Hubungkan satu sama lain.
Lalu biarkan bisnismu mengalir.

Build. Connect. Flow.

24/08/2026

Dulu saya membangun rumah dengan konsep rumah tumbuh.

Tidak perlu langsung besar. Tapi pondasinya disiapkan agar suatu hari bisa berkembang sesuai kebutuhan.

Belakangan saya sadar, konsep yang sama bisa diterapkan pada sistem bisnis.

Hari ini mungkin butuh Website.
Besok tambah POS.
Lalu Toko Online, Absensi, Inventory, Keuangan, atau sistem lainnya.

Tidak perlu semuanya dari awal.

Mulai dari yang dibutuhkan.
Tambahkan saat bisnis bertumbuh.

Konsep inilah yang ingin saya bawa ke Rangkay.

Saya menyebutnya Sistem Tumbuh.

Teknologi seharusnya mengikuti pertumbuhan bisnis, bukan sebaliknya.

Rangkay
Build. Connect. Flow.

Address

Perumahan BCA, Jalan Pepaya Raya No. 28, Kel. Cikalong, Kec. Sukahaji
Majalengka
45471

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Rangkay posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share