Ruang Pengetahuan

Ruang Pengetahuan Fanspage ini merupakan fanspage dimana kami membahas seputar informasi ilmu pengetahuan bagi kalian

Kisah Kelam Wanita yang Harus Tinggal di Pulau Terpencil Bersama 32 PriaCerita tragis ini bermula di tahun 1939.Dikutip ...
06/05/2021

Kisah Kelam Wanita yang Harus Tinggal di Pulau Terpencil Bersama 32 Pria

Cerita tragis ini bermula di tahun 1939.
Dikutip dari : suryamalang.tribunnews.com
Saat itu, Higa yang sebelumnya menetap di Okinawa memutuskan untuk beralih ke Pulau Saiban.

Hal ini dilakukannya agar bisa bertemu dengan kakaknya di Kota Nanyang. Selepas dari Pulau Saiban, Higa kembali pindah ke Pulau Barkandan.

Di pulau ini, Higa berkenalan dengan pria dan kemudian menikah. Usianya pun masih sangat muda saat itu, hanya 18 tahun.

Pada tanggal 15 Agustus 1945, prajurit Amerika memberi tahu kalau para penduduk di Pulau Antahan telah bebas.

Berbondong-bondong, masyarakat di sana pun memilih untuk keluar dari pulau. Namun, lain halnya dengan 32 pria beserta dengan Higa.

Mereka memilih untuk menetap di pulau tersebut. Mereka curiga dengan pemberitahuan dari prajurit Amerika Serikat dan takut kalau itu tipuan belaka.

Mereka pun memilih untuk tinggal dan melakukan aktivitas perburuan sebagai sarana untuk mencari makan.

Di tengah-tengah kejadian, para lelaki di Pulau Antahan ini menemukan empat pucuk pistol dan bom peninggalan prajurit Amerika Serikat.

Dari empat pistol, dua di antaranya bisa digunakan. Tragedi memilukan pun mulai terjadi.

Para pria di pulau itu berebut menjadi pemegang pistol. Hukum rimba pun berlaku. Siapa pun yang memegang pistol adalah orang yang berkuasa.

Dia pun akan menjadi orang yang memiliki Higa. Tentu saja hal ini sangat menarik, apalagi sebagai seorang manusia, kebutuhan seksual menjadi hal yang penting.

Dan, Higa merupakan satu-satunya wanita di pulau itu.

Higa pun histeris, dan melakukan berbagai upaya untuk keluar dari pulau. Satu bulan setelah itu, akhirnya dia pun minta pertolongan seorang prajurit Amerika Serikat untuk membawanya keluar pulau.
Dia pun kembali ke Jepang dan kembali berkumpul bersama keluarganya.

Satu tahun setelah kepulangan Higa, tepatnya pada tanggal 6 Desember 1951, pria terakhir yang bertahan di Pulau Antahan akhirnya menyerah.

Pria tersebut akhirnya mengikuti langkah Higa dan pulang ke tanah Jepang.

Kisah ini pun kemudian sangat terkenal di negeri Jepang. Bahkan, ada film berjudul Tokyo-jima yang dibuat berdasarkan kisah Higa di Pulau Antahan.

Sungguh mengerikan bukan?

https://suryamalang.tribunnews.com/2017/07/09/kisah-kelam-wanita-yang-harus-tinggal-di-pulau-terpencil-bersama-32-pria?page=2.

KERUSUHAN BANJARMASIN ATAU BIASA DI SEBUT JUM'AT KELABUMulai sekitar pukul 9.00, kegiatan kampanye sudah semarak, warna ...
19/03/2021

KERUSUHAN BANJARMASIN ATAU BIASA DI SEBUT JUM'AT KELABU
Mulai sekitar pukul 9.00, kegiatan kampanye sudah semarak, warna kuning ada di mana-mana. Golkar membagi-bagikan saputangan bergambar beringin dan bekal nasi bungkus, masing-masing berjumlah 10 ribu buah. Sasaran kampanye ini ialah para buruh, tukang becak, tukang ojek. Pada sekitar pukul 11.00 kampanye membagi-bagi nasi bungkus dan saputangan usai dengan tenang.
Pada sekitar pukul 12.00 atau tengah hari, umat Islam menjalankan ibadah salat Jumat. Sewaktu ibadah berlangsung, sebagian massa kampanye Golkar, yang umumnya terdiri dari anak-anak muda dan remaja, masih berkampanye. Mereka berputar-putar keliling kota dengan menaiki sepeda motor. Banyak di antara sepeda motor itu knalpotnya dicopoti, dan suara raungan mesin motor dirasakan sangat mengusik ketenangan mereka yang sedang bersembahyang. Puncaknya, ketika arak-arakan sepeda motor tersebut melewati Masjid Noor di Jalan Pangeran Samudera. Masjid ini terletak di daerah basis PPP. Menurut sumber dari Tim Lembaga Bantuan Hukum Nusantara (LBHN) cabang Banjarmasin yang melakukan investigasi ke lapangan, ketika massa yang akan berkampanye itu melintas, jamaah salat Jum'at yang luber sampai ke jalan itu masih sedang berdoa. Sebenarnya Polantas sudah berusaha menghadang massa Beringin. Namun Satgas Golkar bersikeras untuk melewati jalan itu. Alasan mereka, salat Jumatnya tinggal membaca doa.[3] Kemarahan jamaah dengan cepat menyebar seusai sembahyang Jumat dan sampai ke telinga penduduk di berbagai sudut Banjarmasin lainnya.
Usai salat Jumat, terjadilah kerusuhan di depan kantor DPD Golkar Kalsel. Kabar itu segera tersiar dan massa berdatangan tanpa bisa dibendung. Mereka akhirnya bentrok dengan Satgas Golkar, yang rata-rata berasal dari organisasi Pemuda Pancasila dan FKPPI. Karena massa terlalu banyak, Satgas Golkar terpaksa mencari jalan selamat. Tapi akibatnya, ada enam mobil peserta kampanye Golkar yang dibakar.
Di depan kantor Banjarmasin Post, dari arah timur ribuan massa menyerbu dengan membawa senjata aneka macam. Mereka berlari-lari ke arah lapangan Kamboja, tempat kampanye Golkar akan dilangsungkan. Di sepanjang jalan, semua bendera, spanduk, umbul-umbul Golkar diturunkan dan dibakari. Di sana, mereka bergabung dengan massa penyerbu yang mula-mula muncul di pinggir lapangan. Panggung kampanye pun diserbu dan dirobohkan. Kaum penyerbu bertarung dengan dua puluh ribu massal Golkar yang sedang berkumpul di sana. Para petugas keamanan tidak mampu mengendalikan pertarungan dengan kekerasan tersebut. Sebuah rumah ibadah (Gereja HKBP) yang terletak di dekat kantor Banjarmasin Post mulai terbakar. Mobil pemadam kebakaran yang berusaha mencegah menjalarnya api ke gedung Banjarmasin Post terpaksa pergi karena petugasnya dikalungi clurit oleh massa. Namun api tidak jadi melalap kantor Banjarmasin Post.
Sebagian massa menyerbu Hotel Istana Barito. Di sana, mereka berhadapan dengan ribuan massa Golkar yang berkumpul di depan hotel, sedang bersiap-siap untuk kampanye sore itu. Dari arah barat, tiba-tiba muncul ribuan massa lain, sebagian mengenakan kaus hijau dan atribut PPP. Dengan senjata tajam dan apa saja, mereka menyerbu massa di depan hotel. Mobil-mobil yang kebetulan ada di sana hancur luluh lantak, kaca-kaca hotel pecah dilempari batu.
Mulai pukul 15.00, listrik padam, menambah suasana mencekam. Kerusuhan meningkat. Sebagian besar tamu Hotel Istana Barito masih berada di dalam kamar mereka dalam kegelapan. Tiba-tiba satpam hotel menggedori pintu-pintu kamar dan berteriak, kebakaran! Para tamu pun berhamburan ke luar, menyelamatkan diri masing-masing. Dengan cepat, kerusuhan menjalar ke mana-mana. Massa terus melakukan pengrusakan, sambil meneriakkan yel-yel PPP. Beberapa orang mengenakan atribut PDI. Suasana semakin kalut. Massa merusak dan membakar mobil-mobil pribadi yang ditemui di jalan raya mana saja dan menjarah isinya. Sebuah mobil meledak, setelah dibakar di jalanan. Di depan Plaza Mitra, beberapa mobil segera bergelimpangan, sebagian terbakar. Seorang wanita naik sepeda motor dengan hanya mengenakan BH di bagian atas, karena kaus Golkarnya dirampas massa. Di jalanan, batu-batu berserakan, pecahan kaca bertebaran di mana-mana.
Di jalanan, fasilitas umum dihancurkan. Massa juga merusak dan melempari ruko-ruko yang berderet di sepanjang Jalan HM Hasanuddin sampai Jalan A.Yani, di kawasan Sudimampir, Jalan MT Haryono, dan Jalan Pangeran Samudera.
Di dalam kompleks Plaza Mitra, dengan persetujuan dari manajemen di Jakarta, pimpinan TB Gramedia memutuskan untuk menutup toko dan karyawan diminta segera meninggalkan lokasi kerja. Semua pulang, dengan catatan tidak memakai atribut PPP mana pun. Di depan Plaza Mitra, petugas mulai menutup jalanan dan membuat pagar betis untuk melindungi kompleks pertokoan itu. Tetapi, ribuan massa tidak terbendung. Mereka merangsek ke depan, memecah pagar betis petugas, memcahkan kaca-kaca etalase, masuk ke dalam gedung, dan menjarah apa saja yang bisa diambil. Gas air mata yang disemprotkan petugas tidak mampu menahan mereka.
Hingga saat itu, Plaza Mitra baru dirusak, tetapi belum terbakar. Kemudian, sebuah sedan putih didorong dan ditabrakkan ke kaca etalase Toys Kids di lantai dasar, sebelum akhirnya mobil itu dibakar. Api segera menyebar ke seluruh gedung. Setelah Plaza Mitra terbakar, gedung-gedung lain segera menyusul. Malam itu, seluruh empat lantai gedung Plaza Mitra musnah terbakar. Sementara itu, kerusuhan tidak hanya menjangkau kawasan petokoan. Wilayah permukiman penduduk pun mulai terkena. Kampung Kertak Baru Ulu, khususnya RT 10 yang dihuni 30 KK mulai dilalap api sejak pukul 16.35 waktu setempat. Kawasan permukiman ini berlokasi di belakang Jalan Pangeran Samudera. Api mula-mula berasal dari kelenteng (rumah ibadah) Cina, yang segera menjalar ke rumah-rumah yang terletak di belakangnya. Api bahkan menjaalr ke asrama POM ABRI yang hanya terpisah oleh sungai selebar 3 meter dari Kertak Baru Ulu.
Sementara di tempat lain yakni di Jalan Veteran dan Jalan Lambung Mangkurat, pada waktu yang sama, sebanyak enam gereja dan satu tempat ibadat Konghucu (Klenteng) ikut dihancurkan. Rumah-rumah WNI keturunan Cina juga ikut dilempari batu. Bahkan ada keluarga yang akan menyelamatkan diri, setelah mobil penjemput datang, mobil tersebut dihancurkan kacanya. Terpaksa pemiliknya lari menjauh dari situ.
Juga ikut "digasak" massa adalah rumah bos klub sepak bola Barito Putra yang juga calon legislatif dari Golkar. Rumah itu disatroni massa dan dirusak. Kompleks Pamen ABRI pun ikut rusak, barangkali karena penghuninya banyak yang menjadi calon legislatif Golkar.[3]
Sekitar pukul 17.00 Wita, massa bergerak kembali ke arah DPD I Golkar. Tapi tidak langsung ke sana. Mereka mampir kembali di Jujung Buih Plaza. Genset Jujung Buih Plaza dibakar dan gedung 8 lantai tersebut akhirnya terbakar. Di sebuah hotel di gedung itu, Hotel Kalimantan, banyak artis yang mengikuti kampanye menginap, termasuk jurkamnya. Di hotel tersebut juga menginap Ketua Umum MUI Pusat KH Hasan Basri yang ikut rombongan kampanye. Disitu juga ada Gubernur Kalimantan Selatan dan Muspida. Tapi akhirnya mereka dapat diselamatkan. Namun tidak diketahui apakah di sana juga jatuh korban. Yang jelas, saat dilakukan penyelamatan banyak yang jatuh pingsan. Gubernur Kalsel Gusti Hasan Aman sendiri merasa sangat kaget dan seolah tidak percaya melihat ulah massa yang begitu brutal.[3]
Karena massa terus mengamuk, pemadaman pun tidak berlanjut. Yang menyiram air kemudian lari dari kepungan massa. Banyak tabung gas meledak. Setelah disiram air, kemudian ditinggal lari menghindari amukan massa. Sejumlah sepeda motor tidak dapat diselamatkan dan ikut dilalap si jago merah.[3]
Mulai sekitar pukul 18.00, bagian belakang gedung Anjung Surung mulai mengepulkan asap. Api membakar habis apotek Kasio yang terletak di belakang gedung ini. Barisan Pemadam Kebakaran tidak berdaya, karena massa mencegah dan mengancam mereka supaya tidak memadamkan api.
Namun secara ajaib, ketika seluruh api menelan gedung-gedung di sekitarnya, gedung Anjung Surung selamat. Petugas UGD RS Islam menyebutkan, hingga pukul 17.30 rumah sakit tersebut merawat 12 orang korban. Delapan di antaranya menderita luka bacok, empat sisanta akibat kecelakaan lalu lintas. Sementara RS Ulin menyeburkan, sedikitnya mereka merawat 20 orang pasien, termasuk Didik Triomarsidi, juru foto Banjarmasin Post. Didik dianiaya massa ketika meliput penghancuran gedung markas DPD Golkar.
Saat itu, orang-orang dari berbagai kampungpun mulai gelisah dan mulai melakukan pengamanan masing-masing. Mereka semua keluar rumah, menjaga setiap gang dan jalan-jalan masuk. Lengkap dengan senjata tajam, berupa mandau, samurai, dan clurit. Penjagaan dilakukan semalam suntuk, karena mereka mendengar isu yang mengatakan bahwa Golkar akan mengadakan serangan balasan.[3]
Pukul 20.30 Wita, massa beramai-ramai ke arah Supermarket Mitra, yang merupakan pusat pertokoan terbesar di Banjarmasin. Letaknya di Jalan Sumatra. Di gedung berlantai empat ini banyak terdapat toko-toko elektronik, komputer, diskotik, ruang pertemuan, show-room mobil mewah, toko buku Gramedia, KFC, Bioskop 21, dan sarana hiburan anak-anak. Massa berhasil masuk dengan menorobos blokade keamanan. Isi gedung dijarah dan dibawa lari. Gedung itu sendiri telah terbakar sekitar pukul 20.00 Wita, dan api menyala sampai pukul 09.00 keesokan harinya.[3]
Massa terus mengamuk dan mengobrak-abrik isi gedung. Pada saat itu tersiar kabar bahwa pasukan keamanan diperbolehkan untuk menangkap dan menembak di tempat. Tapi pasukan keamanan tidak melakukan apa-apa. Akhirnya, massa yang lengkap dengan berbagai senjata tajam itu terus mengamuk. Pukul 22.00 Wita, 1000 orang pasukan bantuan datang dengan tiga pesawat hercules. Menurut laporan LBHN Banjarmasin itu, tidak diketahui dari mana mereka didatangkan. Pasukan kemudian bergerak mendekati Gedung Mitra Plaza. Mereka menghalau massa yang masih ada di gedung itu. Senjata menyala. Namun pihak LBHN Banjarmasin tidak memperoleh informasi berapa korban yang jatuh di sana.[3]
Pada malam harinya, jumlah gerombolan massa menyusut. Listrik masih padam dan seluruh kota dalam keadaan tetap gelap gulita, hanya diterangi kobaran api di mana-mana. Beberapa tempat diblokade petugas keamanan, namun gerombolan massa masih berkerumun di beberapa tempat. Mereka memasuki kawasan permukiman, menyerang dengan clurit, klewang, Mandau, samurai, dan berbagai senjata lain. Beberapa rumah, kantor dan warung yang berdekatan dengan Banjarmasin Post masih terbakar. Benar-benar mirip lautan api. Laporan awal menyebut, secara keseluruhan ratusan rumah dan toko hancur, sebuah gereja Katolik, sebuah bank, dan sebuah hotel ikut hancur. Sekitar 80 orang diberitakan luka-luka dan 50 orang ditahan.
Kemudian, sekitar pukul 23.00 Wita, massa menuju ke arah luar kota. Sasarannya adalah rumah-rumah calon legislatif Golkar. Karena terbetik kabar massa membawa formulir berisi Daftar Calon Tetap (DCT) Golkar. Ada empat rumah yang dibakar walau belum jelas apakah itu rumah caleg Golkar atau bukan. Juga menjadi sasaran adalah toko-toko Cina sepanjangan jalan, ikut dihancurkan dengan lemparan batu. Hampir semua toko di sepanjang Jalan A. Yani rusak berat dan api membumbung tinggi. Saat itu pasukan pun tidak lagi diam. Mereka mulai mengejar-ngejar massa.[3]
Yang sangat tragis, sekitar pukul 24.00 Wita, seorang warga yang keluar rumah untuk melihat keadaan kelihatan tergeletak tertembak peluru. Meski begitu, masih menurut laporan Tim LBHN Banjarmasin, suasana di jalan-jalan masih ramai. Banyak orang yang sudah terlanjur keluar sulit pulang lagi ke rumahnya masing-masing. Karena jalan-jalan sudah diblokir oleh orang-orang kampung. Yang bukan warganya tidak diperbolehkan masuk dan melewati jalan tersebut.[3]
Namun sekitar pukul 01.00 Wita dini hari (Sabtu, 24 Mei), massa bergerak ke luar kota. Karena semua jalan sudah diblokir oleh pihak keamanan. Suasana semakin tegang. Khususnya di pusat kota, semua listrik padam dan baru menyala pukul 09.30 pagi.[3]
Kemudian pasukan keamanan, sekitar pukul 03.00 Wita, mengobrak-abrik Kampung Kelayan. Kampung ini merupakan kampung terpadat dan dikenal banyak preman. Ada 195 orang yang diamankan di kantor Polresta. Kondisi mereka babak belur dan hampir semua menjadi sulit untuk dikenali wajahnya. Sekitar pukul 04.00 Wita, masyarakat perumahan Beruntung Jaya yang semalam suntuk berjaga terus karena ada isu akan diserang, bertahan masuk ke rumah, saat ada suara pasukan datang. Tak jelas berapa orang ditahan dari sana. Pukul 06.00 Wita, aparat keamanan, lebih kurang 5 truk, datang ke kampung Teluk Tiram. Di kampung itu, mereka memburu massa yang diperkirakan ada di kampung tersebut. Mereka dengan senjata lengkap di tangan berjaga-jaga terus di jalan-jalan utama. Setiap orang lewat yang kelihatan mencurigakan digeledah. Bahkan, yang terlihat menggunakan pakaian agak kumuh langsung dihentikan.
HIngga keesokan harinya, sabtu pagi, api masih menyala di kompleks Plaza Mitra. Seluruh lantai gedung tersebut masih belum bisa dimasuki. Tetapi bau sangit dan busuk menyengat hingga ke luar ruangan. Regu penyelamat belum bisa bertindak apa-apa karena gedung masih diselimuti api dan asap. Evakuasi baru bisa dilakukan sore hari ketika sebagian api sudah padam. Kapolda Kalsel memberikan laporan kepada Kapolri mengenai kemungkinan terdapatnya sejumlah mayat yang terbakar hangus di dalam kompleks pertokoan. Para pejabat dari Jakarta yang sedianya berkampanye, diterbangkan kembali dari Banjarmasin. Mereka termasuk Mensekkab Saadilah Mursyid dan KH Hasan Basri. Pangdan Tanjungpura Mayjen Namoeri Anoem mengumumkan berlakunya jalan malam di Banjarmasin, mulai pukul 8 malam hingga 5 pagi, selama lima hari massa cooling off kampanye, 24-29 Mei 1997.

DI LANSIR DARI LAMAN SITU WEB WIKIPEDIA

https://id.wikipedia.org/wiki/Kerusuhan_Banjarmasin

19/01/2021

untuk kalian semua saya mohon shere halaman kami agar kami bisa memberikan informasi

Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia Negatif Covid-19di lansir dari laman situs web cnn indonesiahttps://m.cnnindonesia.com/n...
14/01/2021

Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia Negatif Covid-19

di lansir dari laman situs web cnn indonesia

https://m.cnnindonesia.com/nasional/20210114114231-20-593588/syekh-ali-jaber-meninggal-dunia-negatif-covid-19

Ustaz Yusuf Mansur menyatakan Syekh Ali Jaber meninggal dunia dalam kondisi terbebas dari corona alias negatif Covid-19.

Hal itu disampaikan Yusuf saat menyambangi RS Yarsi, Jakarta usai kabar pendakwah ternama Syekh Ali Jaber meninggal dunia, Kamis (14/1).

Kepada awak media, Yusuf menjelaskan bahwa kondisi Ali Jaber sempat kritis pada Rabu (13/1) sekitar pukul 23.00 WIB.

Malam itu, kata Yusuf, Ali Jaber juga telah dipasang alat pacu jantung. Sebab, denyut nadinya mencapai 190 per menit.

Yusuf menjelaskan Ali Jaber memang sempat dinyatakan positif terpapar Covid-19. Namun, saat meninggal, Ali Jaber dinyatakan telah negatif.

"Jadi Covidnya mah sudah tidak ada. Tapi sudah terlanjur menyerang ke paru-paru dan lain sebagainya. Jadi saat wafat sudah dinyatakan negatif Covid-19," tuturnya.

Pendakwah ternama Syekh Ali Jaber meninggal dunia di Rumah Sakit Yarsi, Jakarta, Kamis (14/1).

Ali Jaber sempat dinyatakan positif Covid-19 pada Selasa (29/12). Dia kemudian sempat masuk ruang ICU RS Yarsi pada Rabu (30/12).

Lalu, pada 4 Januari 2021, kondisi kesehatan Syekh Ali Jaber sempat dilaporkan membaik

Pada 25 November 1988, Furuta diculik oleh empat pria saat dia berjalan pulang dari sekolah.Untuk alasan yang tidak dike...
06/11/2020

Pada 25 November 1988, Furuta diculik oleh empat pria saat dia berjalan pulang dari sekolah.
Untuk alasan yang tidak diketahui,Furuta disekap selama 44 hari, diperkosa dan disiksa.
Dia mengalami siksaan yang paling sadissebelum dibunuh.
Para penculiknya menyulut rokok ke tubuhnya, memukulinya dengan tongkat dan memaksanya minum air kencingnya sendiri.
Furuta dipaksa makan kecoak dan hanya minum urin selama disekap.
Saat disekapselama 44 hari, Furuta diperkosa beberapa kali setiap harioleh para penculiknya.

Dua minggu setelah dia diculik, Furuta sebenarnya berhasil mendapat telepon untuk menghubungi polisi.

Namun, sungguh malang nasibnya, Furuta tertangkap sebelum sempat menelepon polisi.
Sebenarnya, salah satu orangtua penculik menyadari Furuta diculik dan bahkan Furuta juga bukan salah satu pacar dari penculik.
Furuta meminta pertolongan mereka, tetapi mereka menolak karena takut pada para penculik yang memiliki koneksi dengan Yakuza.
Pada tanggal 4 Januari 1989, Furuta terbunuh setelah dia menang permainan Mah-Jong melawan para penculik itu.
Entah geram atau kesal, para penculik memukulinya dengan besi dan membakarnya.
Para penculik itu kemudian meletakkan mayat Furuta dalam drum dan menuangkan beton ke dalamnya.
Setelah itu, mereka mengubur drum tersebut di kawasan industri dan mayatnya tidak ditemukan selama satu tahun.
Ada total empat penculik yang menangkap Furuta ketika dia pulang dari SMA Yasio-Minami, dan para penculik itu memiliki hubungan dengan Yakuza.

Saat kejahatan mereka terungkap, tiga dari penculik hanya menerima hukuman penjara yang sangat ringan, yakni kurang dari delapan tahun.

Rusia yang waktu itu terlahir sibuk mengelola negara sampai mereka lupa memiliki astronot di Ruang angkasa.Untungnya, NA...
06/11/2020

Rusia yang waktu itu terlahir sibuk mengelola negara sampai mereka lupa memiliki astronot di Ruang angkasa.
Untungnya, NASA mencoba mengangkut pesawat ruang angkasa yang membawa bahan-bahan dasar ke astronot yang terjebak.
Tak sampai setahun kemudian, Maret 1992, Rusia ingat memiliki dua astronot di ruang angkasa, maka mereka mengirim pesawat ruang angkasa untuk membawanya ke bumi.
Maret 1992, Krikalev keluar dari kapsul ruang angkasa setelah terdampar 311 hari di ruang angkasa, ketika kembali negaranya sudah menjadi Rusia dan mencatat sejarah baru Soviet telah berakhir.
Maret 1992, Krikalev keluar dari kapsul ruang angkasa setelah terdampar 311 hari di ruang angkasa, ketika kembali negaranya sudah menjadi Rusia dan mencatat sejarah baru Soviet telah berakhir.

Tahukan kamu ? Bahwa kacang Mede punya khasiatnya loh gengsNih Mimin kasih tau 1. Mengandung lebih sedikit kolesterol di...
06/11/2020

Tahukan kamu ? Bahwa kacang Mede punya khasiatnya loh gengs

Nih Mimin kasih tau

1. Mengandung lebih sedikit kolesterol dibandingkan jenis kacang lain. Karena itu, kacang mete bagus untuk camilan, asal tidak ditambahkan gula atau garam berlebih.



2. Kaya magnesium, mineral yang melancarkan metabolisme tubuh. Rutin ngemil kacang mete dalam jumlah proporsional bisa bikin diet Anda lebih sukses, tuh.

3. Bisa menggantikan susu, terutama untuk memasak, dengan rasa yang tak terlalu berbeda. Rendam kacang mete dalam air, kemudian blender hingga berbentuk krim. Krim mete ini bisa Anda jadikan pengganti susu dalam sup atau saus, juga sebagai pengganti sour cream dalam masakan.

Sumber : https://www.pesona.co.id/read/3-fakta-kacang-mete

KISAH SANG BILAL BIN RABBAHMenyebut nama Bilal bin Rabah, kita pasti terbayang kisah keteguhan hati seorang Muslim sejat...
06/11/2020

KISAH SANG BILAL BIN RABBAH

Menyebut nama Bilal bin Rabah, kita pasti terbayang kisah keteguhan hati seorang Muslim sejati. Betapa tidak, saat umat Islam masih berjumlah sekian orang serta kekejaman yang diterima kaum Muslim, seorang budak berkulit kelam bertekad bulat dan mengikrarkan diri beriman kepada Allah SWT.

Nama lengkapnya Bilal bin Rabah Al-Habasyi. Ia berasal dari negeri Habasyah, sekarang Ethiopia. Ia biasa dipanggil Abu Abdillah dan digelari Muadzdzin Ar-Rasul. Bilal lahir di daerah as-Sarah sekitar 43 tahun sebelum hijrah. Ia berpostur tinggi, kurus, warna kulitnya cokelat, pelipisnya tipis, dan rambutnya lebat.

Ibunya adalah hamba sahaya (budak) milik Umayyah bin Khalaf dari Bani Jumuh. Bilal menjadi budak mereka hingga akhirnya ia mendengar tentang Islam. Lalu, ia menemui Rasulullah SAW dan mengikrarkan diri masuk Islam. Ia merupakan kalangan sahabat Rasulullah yang berasal dari non-Arab.

Dalam Tokoh-Tokoh Besar Islam Sepanjang Sejarah karya Syekh Muhammad Sa'id Mursi, dipaparkan bahwa Umayyah bin Khalaf pernah menyiksa dan membiarkannya di jemur di tengah gurun pasir selama beberapa hari. Di perutnya, diikat sebuah batu besar dan lehernya diikat dengan tali. Lalu, orang-orang kafir menyuruh anak-anak mereka untuk menyeretnya di antara perbukitan Makkah.

Saat berada dalam siksaan itu, tiada yang diminta Bilal kepada para penyiksanya, kecuali hanya memohon kepada Allah. Berkali-kali Umayyah bin Khalaf menyiksa dan memintanya agar meninggalkan agama yang dibawa oleh Rasulullah SAW. Namun, Bilal tetap teguh pendirian.

Ia selalu mengucapkan, "Ahad-Ahad." Ia menolak mengucapkan kata kufur (mengingkari Allah).

Banyak juga fakta menarik tentang Thailand yang menambah keunikan negeri gajah putih ini. Berikut lima di antaranya.1. B...
06/11/2020

Banyak juga fakta menarik tentang Thailand yang menambah keunikan negeri gajah putih ini. Berikut lima di antaranya.
1. Bangkok Bukan Nama Asli
Fakta Thailand
Via lonelyplanet.com
Selain jadi kota paling padat, Bangkok juga menjadi tujuan utama wisatawan yang datang ke Thailand. Tapi, tahukah kamu sebenarnya Bangkok bukan nama asli sang ibu kota?

Sebenarnya, nama asli dari Bangkok adalah Krung Threp Mahanakhon Amon Rattanakosin Mahinthara Ayutthaya Mahadilok Phop Noppharat Ratchathani Burirom Udomratchaniwet Mahasathan Amon Phiman Awatan Sathit Sakkathattiya Witsanukam Prasit.

Nama yang terdiri dari 169 huruf ini memiliki arti kota malaikat, kota besar yang abadi, kota megah dari sembilan permata, kursi raja, kota istana kerajaan, rumah jelmaan dewa, yang didirikan oleh Visvakarman atas perintah Indra.

Kabarnya nama ini diberikan oleh Raja Yodfa Chulaloke pada 1782 silam. Sedangkan nama Bangkok diambil dari sebuah desa di tepi barat Sungai Chao Praya.

2. Rumah Bagi Ribuan Kuil
Fakta Thailand
Via adventographer.com
Lebih dari 90 persen penduduk di Thailand menganut agama Buddha. Maka tidak mengherankan jika banyak ditemukan kuil di Negeri Gajah Putih.

Setidaknya ada 35 ribu kuil yang bertebaran di seluruh kota. Seperti Wat Rong Khun, yaitu kuil serba putih di Chiang Rai dan Wat Yannawa, sebuah kuil berbentuk perahu di tepi Sungai Chao Phraya.

Menjadi favorit destinasi liburan wisatawan Indonesia, Thailand menawarkan objek wisata yang beragam dan banyak pilihannya. Lebih dari itu, Thailand juga memiliki ciri khas tersendiri dan keunikan yang bahkan menjadi daya tarik bagi turis-turis mancanegara. Banyak juga fakta menarik tentang Thailand yang menambah keunikan negeri gajah putih

Sumber : https://www.adventuretravel.co.id/blog/5-fakta-tentang-thailand

Address

Kotaagung
35384

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Ruang Pengetahuan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share