27/08/2021
---
“Bikin artikel panjang-panjang. Sok bijak kamu.”
“Cieee, IG live segala. Padahal nggak ada yang nonton.”
“Sekolah tinggi-tinggi, eh ujung-ujungnya ngelapak juga.”
“Udah bagus kerja di perusahaan, eh malah resign. Buka olshop.”
“Katanya jadi pengusaha, kok malah jualan produk orang?”
Itulah komen julid yang sering diterima mitra-mitra saya. Lantas, apa respons saya kepada mitra-mitra? Saran saya, coba tarik nafaaas. Terus, coba tarik tunaaai. Hehehe. Biar rada plong dan terhibur.
Saya pribadi nggak pernah pusing mikirin komen julid bin nyinyir kayak itu. Saya fokus aja melatih dan mengkader mitra-mitra. Dari subuh sampai malam. Setiap harinya. Nggak pake tanggal merah.
Alhamdulillah, dengan izin Allah, sekarang di komunitas kami telah hadir:
- ribuan pengusaha
- - ratusan penulis
- lebih dari 1000 hafiz
- - ribuan mitra sudah umrah dan lunas umrah
- ribuan mitra sudah lepas dari utang dan riba
- - ribuan donatur yang telah membangun sekolah-sekolah, membangun masjid dan pesantren, mem-backup rumahsakit, bagi-bagi mobil untuk tujuan kemanusiaan, dll.
Maaf, yang julid itu sudah bikin apa? 🤔
Yang nyinyir itu sudah hasilin apa? 🤔
Kalaupun mitra-mitra menjual produk yang sudah jadi dan ready, mereka tetap disebut pengusaha kok. Begini. Yang namanya pengusaha, nggak harus produksi sendiri. Lihat aja showroom mobil, dealer motor, dan konter HP. Tetap disebut pengusaha kan? Dan tetap keren!
Sebagai founder, sebagai pemilik merek, mungkin saya bisa santai-santai, nggak terlalu sibuk. Toh distributor-distributor sudah pada pinter dan alhamdulillah sudah menghasilkan. Tapi saya memilih untuk terjun langsung membina mitra-mitra, karena merasa mereka adalah amanah.
Bisnis kami bukan MLM. Cuma distribusi biasa. Ini perlu dibahas, karena banyak sekali yang nanya. Di bisnis ini, kami berbagi tugas. Saya fokus mengurusi produksi, branding, SDM, dan pengkaderan. Mitra-mitra fokus mengurusi pemasaran. Simple tho? Dan adil insya Allah.
Saya tahu, suara-suara miring akan terdengar selalu. Maaf, saya dan kafilah akan tetap berlalu. Terserah apa kata lu! 😄