23/09/2026
Punya stok melimpah bukan selalu kabar baik jika perubahan pasar justru bikin modal bisnismu tertahan!
Belajar dari kasus Cisco yang mencatat kerugian hingga US$2,2 miliar akibat excess inventory, memproduksi barang tanpa prediksi permintaan pasar yang akurat berisiko menekan cash flow dan membuat produk berisiko usang obsolete.
Jangan tunggu gudang penuh baru sibuk koreksi forecast! Bersama AI Demand & Inventory Intelligence dari Jasa ERP, deteksi perubahan demand lebih awal, selaraskan data penjualan dengan lini produksi, dan jaga stok tetap terkendali secara otomatis dan real-time.
Keputusan replenishment lebih presisi, efisiensi modal bisnis tetap terjaga!
Geser ke kiri untuk pelajari pembahasannya! ➡️