Kabar Lampung Yai

Kabar Lampung Yai Info, kabar, hiburan, musik seputar lampung
(1)

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung memastikan tidak akan memberi ruang gerak sekecil apapun bagi p...
20/10/2026

Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Lampung memastikan tidak akan memberi ruang gerak sekecil apapun bagi para pelaku peredaran gelap narkotika. Seluruh jajaran Direktorat hingga Polres/Polresta wilayah Lampung telah diinstruksikan bergerak serentak melancarkan tindakan preventif dan penindakan.

Direktur Resnarkoba Polda Lampung, Kombes Pol. Dodi Suryadin menegaskan bahwa operasi penindakan tidak hanya berfokus pada razia rutin di tempat-tempat hiburan malam semata. Pihaknya kini telah mengantongi dan memetakan sejumlah titik zona merah yang teridentifikasi sebagai kampung narkoba berbagai kawasan Lampung.

“Langkah pemberantasan narkoba ini kami lakukan dari segala lini. Polda Lampung bersama seluruh jajaran Polres/Polresta sudah memetakan wilayah-wilayah. Ini yang disinyalir menjadi titik rawan atau ‘kampung narkoba’. Tim di lapangan saat ini sudah bergerak semua,” ujarnya, Senin, 19 Oktober 2026.

Kemudian Dodi menjelaskan, pemetaan kawasan rawan ini menjadi landasan penting bagi aparat kepolisian. Terutama untuk melakukan operasi pembersihan dan pengejaran terhadap para aktor utama dibalik jaringan peredaran gelap, yakni para pengedar hingga bandar besar.

Menurutnya, penanganan narkotika harus dilakukan secara berimbang antara pemulihan bagi para korban atau pengguna. Serta penegakan hukum maksimal bagi para pelaku tindak kejahatan peredarannya.

“Untuk pengguna atau pecandu, kita dorong pemulihan sesuai ketentuan. Tetapi bagi siapapun yang bermain sebagai pengedar atau bandar narkoba. Tidak ada kata toleransi dan tidak ada istilah pandang bulu. Kami mengejar para bandarnya dan akan memprosesnya secara tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung program Polisi Bersama Masyarakat dengan berani melaporkan. Apalagi setiap indikasi atau aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran narkoba di lingkungan masing-masing.

>> Lampost co

Insiden kebakaran kapal feri KMP Batumandi di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, pada Selasa (20/10/2026) sore, semp...
20/10/2026

Insiden kebakaran kapal feri KMP Batumandi di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, pada Selasa (20/10/2026) sore, sempat menimbulkan kepanikan di antara penumpang.
‎
‎Di tengah kejadian tersebut, romb**gan siswa SMK Negeri 3 Metro Lampung mpung yang berada di kapal dilaporkan dalam kondisi selamat.
‎
‎KMP Batumandi diketahui tengah menempuh perjalanan dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung, menuju Pelabuhan Merak, Banten, sebelum mengalami kebakaran saat hendak bersandar di Dermaga VI.
‎
‎Peristiwa itu dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Sekitar pukul 16.15 WIB, percikan api terlihat di bagian buritan kapal dan kemudian membesar.
‎
‎Situasi tersebut membuat sejumlah penumpang berupaya menyelamatkan diri dengan bergerak menuju bagian anjungan dan geladak kapal. Mereka bertahan di lokasi tersebut sembari menunggu proses evakuasi oleh petugas.
‎
‎Kabar kebakaran itu turut menjadi perhatian setelah diketahui terdapat romb**gan siswa SMK Negeri 3 Metro di dalam kapal tersebut.
‎
‎Salah seorang guru Mia SMK Negeri 3 Metro membenarkan keberadaan para siswa dalam perjalanan menggunakan KMP Batumandi.
‎
‎Meski tidak berada bersama romb**gan, ia tetap memperoleh informasi mengenai kondisi mereka.
‎
‎“Saya kebetulan tidak bersama romb**gan. Namun, informasi terkini, alhamdulillah semua selamat,” ujarnya saat dikonfirmasi Lampungcentral.id, melalui whatsApp, pada Selasa, 20 Oktober 2026 malam.
‎
‎Ia kemudian memberikan pembaruan kondisi romb**gan pada pukul 18.25 WIB. Seluruh penumpang yang berada di bus kedua dilaporkan telah tiba di Terminal Eksekutif Pelabuhan Merak.
‎
‎“Update pukul 18.25 Wib. Alhamdulillah semua penumpang Bus sudah berada di dalam Terminal Eksekutif Pelabuhan Merak,” ungkapnya.
‎
‎Kepastian keselamatan romb**gan siswa tersebut juga disampaikan Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico.
‎
‎Ia menyatakan para siswa SMKN 3 Metro berada dalam keadaan aman setelah insiden kebakaran kapal.
‎
‎“Romb**gan siswa SMKN 3 Metro dalam posisi aman dan sudah mendarat di Pelabuhan Merak,” kata Thomas.
‎
‎Informasi tersebut memastikan bahwa romb**gan siswa SMK Negeri 3 Metro berhasil melewati insiden kebakaran KMP Batumandi dan telah berada di area Terminal Eksekutif Pelabuhan Merak.

>> Lampungcentral id

Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten bersama Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi sebanyak 460 orang, terdiri atas ...
20/10/2026

Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten bersama Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi sebanyak 460 orang, terdiri atas 420 penumpang dan 40 kru kapal, dalam insiden kebakaran KMP Batumandi di alur masuk penyeberangan Pelabuhan Merak, Banten, Selasa (20/10/2026).

"Seluruh penumpang dan kru berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Namun, sebanyak 11 orang harus mendapatkan penanganan medis lebih lanjut di RS Krakatau Medika, Cilegon," bunyi keterangan resmi SAR, Selasa (20/10/2026).

Dijelaskan tim SAR, insiden kebakaran ini bermula pada pukul 16.15 WIB, ketika KMP Batumandi melaporkan kepada Vessel Traffic Service Operator (VTSO) Merak bahwa telah terjadi kebakaran di kamar mesin saat kapal berada di alur masuk penyeberangan Merak, pada koordinat 05°56’520” LS – 105°59’553” BT. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten segera mengerahkan personel dan sarana SAR untuk membantu proses evakuasi penumpang dan kru kapal.

Pada pukul 16.45 WIB, Tim Rescue Unit Siaga SAR (USS) Merak bergerak menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 0,86 mil laut, disusul Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten untuk memperkuat penanganan di lapangan. Selanjutnya, pada pukul 17.00 WIB, KN SAR Tetuka dan Rigid Inflatable Boat (RIB) 01 Banten diberangkatkan menuju lokasi untuk mendukung proses evakuasi.

Tim SAR Gabungan kemudian melaksanakan evakuasi secara bertahap. Seluruh penumpang dan kru kapal berhasil dievakuasi hingga pukul 18.30 WIB dan selanjutnya dibawa ke KMP Royce 1 serta Dermaga 6 Pelabuhan Merak untuk proses pendataan dan penanganan lebih lanjut. Pendataan dilakukan berdasarkan manifes kapal guna memastikan kesesuaian jumlah penumpang dan kru yang berhasil dievakuasi. Dari total 460 orang tersebut, sebanyak 11 orang dirujuk ke RS Krakatau Medika, Cilegon, untuk mendapatkan penanganan medis.

Setelah proses evakuasi selesai, pada pukul 19.00 WIB, KN SAR Tetuka dan RIB 01 Banten melaksanakan pendampingan terhadap kapal-kapal yang terlibat dalam upaya pemadaman KMP Batu Mandi. Tim juga melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada lagi korban yang tertinggal di kapal maupun di perairan sekitar lokasi kejadian.

Upaya pemadaman dan penanganan kapal terus dilaksanakan dengan melibatkan berbagai unsur dan sarana laut. Sebanyak 18 kapal dan unsur pendukung dikerahkan dalam operasi tersebut, termasuk KMP Royce 1, KN SAR Tetuka, KN Jembio, KP Sanjaya, KPLP Jembio, KAL Deli, sejumlah kapal tunda, kapal patroli, kapal nelayan dan masyarakat, serta unsur kepabeanan. Pada pukul 21.25 WIB, TB Karya Pacific 2291 melaporkan bahwa proses evakuasi dan pemadaman KMP Batu Mandi telah selesai. Berdasarkan koordinasi dengan unsur terkait, empat kapal tunda masih dinilai diperlukan untuk mendukung penanganan pada saat itu, sebelum TB Karya Pacific 2291 kembali menuju Ciwandan.

Operasi SAR ini melibatkan Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, TNI AL melalui Lanal Banten, Polda Banten, Polairud, KSOP, ASDP Merak, Polsek Merak, Dinas Perhubungan Cilegon, BKK Merak, BPBD Kota Cilegon dan Provinsi Banten, Damkar Cilegon, PMI Cilegon, Pramuka Peduli, BAGANA, serta unsur terkait lainnya. Sinergi antarlembaga dan dukungan berbagai sarana laut menjadi bagian penting dalam mempercepat proses evakuasi, mendukung pemadaman, dan memastikan keselamatan seluruh penumpang serta kru kapal.

"Hingga laporan terakhir diterima, seluruh penumpang dan kru KMP Batu Mandi telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat. Tim SAR tetap bersiaga di posko untuk memantau perkembangan situasi dan mengantisipasi kebutuhan penanganan lanjutan," demikian keterangan resmi SAR.

>> Viva coid

Anggota DPRD Lampung Barat, Prayitno, membantah tudingan ingin tampil di panggung hiburan hingga memicu keributan dalam ...
20/10/2026

Anggota DPRD Lampung Barat, Prayitno, membantah tudingan ingin tampil di panggung hiburan hingga memicu keributan dalam acara hajatan di Pekon Manggarai, Kecamatan Air Hitam, Minggu (18/10/2026) malam.

Prayitno mengaku datang atas undangan keluarga pemilik hajatan untuk membantu mengoordinasikan keamanan. Ia menyebut kehadirannya juga bertujuan menyampaikan imbauan kepada masyarakat agar menjaga ketertiban selama acara berlangsung.

“Saya sebagai dewan datang ke acara hajatan tersebut karena diundang oleh keluarga yang punya hajat untuk mengoordinasikan keamanan. Karena ini masih menyangkut wilayah saya sebagai dewan dan menyangkut izin keramaian sampai jam 17.00 WIB,” kata Prayitno, Selasa (20/10/2026).

Ia menegaskan, keinginannya naik ke panggung bukan untuk bernyanyi atau berjoget, melainkan memberikan arahan kepada warga, terutama anak muda. Menurutnya, imbauan tersebut penting disampaikan karena belakangan terjadi sejumlah kasus pencurian di Pekon Manggarai.

Namun, Prayitno mengaku kesal karena musik DJ tetap dimainkan dengan suara keras saat dirinya hendak menyampaikan pesan tersebut. Ia merasa sikap kru musik tidak menghargai kehadirannya sehingga emosinya terpancing dan berujung keributan.

"Saya berniat naik panggung sebagai perwakilan keluarga untuk sekadar memberikan imbauan dan arahan kepada masyarakat dan anak muda yang hadir supaya menjaga keamanan dan ketertiban. Akan tetapi, seakan tidak ada waktu karena musik DJ terus dimainkan,” ujarnya.

Prayitno juga membantah anggapan dirinya mencari perhatian atau ingin ikut tampil bersama pengisi acara. Ia menegaskan tidak memiliki niat untuk bernyanyi maupun berjoget di atas panggung.

“Di situ saya ini bukan gila hormat atau gila panggung, mau nyanyi atau joget-joget DJ remix. Saya juga sadar dari umur saya yang bukan anak muda lagi,” tegasnya.

Meski membantah ingin tampil, Prayitno mengakui dirinya tersinggung dengan sikap kru musik yang dinilainya kurang menghargai kesempatan untuk menyampaikan imbauan. Ia menyebut hal tersebut menjadi pemicu emosinya hingga terjadi keributan yang videonya beredar di masyarakat.

“Tapi memang dari awal saya datang, para kru musik ini kurang menghargai kedatangan saya dan waktu saya untuk menyampaikan imbauan dengan tetap DJ-an remix dengan suara keras. Dari situ saya merasa tersinggung dan memancing emosi saya. Makanya terjadi hal tersebut,” ungkapnya.

>> Kupastuntas co

KMP Batumandi terbakar di sekitar Pulau Merak Besar, Cilegon. Kapal terbakar saat sedang dalam proses alun sandar menuju...
20/10/2026

KMP Batumandi terbakar di sekitar Pulau Merak Besar, Cilegon. Kapal terbakar saat sedang dalam proses alun sandar menuju Dermaga VI Pelabuhan Merak, sore ini.

Dilansir Antara, Selasa (20/10/2026), kapal sebelumnya bertolak dari Pelabuhan Bakauheni pada pukul 14.52 WIB. Pada pukul 16.15 WIB, petugas darat melihat adanya percikan api di buritan bagian belakang kapal, tepatnya di dek atas untuk muat kendaraan kecil.

"Hingga saat ini proses penanganan masih berlangsung oleh petugas gabungan dari unsur pelabuhan, Basarnas, dan kepolisian. ASDP mengonfirmasi bahwa seluruh penumpang dan awak kapal telah berhasil dievakuasi," kata Corporate Secretary ASDP Windy Andale dilansir Antara.

"Belum diketahui pasti penyebab insiden kebakaran tersebut," imbuhnya.

Windy mengatakan pihaknya terus berkoordinasi secara intensif dengan otoritas pelabuhan, Basarnas, serta instansi terkait guna memastikan proses penanganan dan evakuasi dapat berlangsung secara optimal.

Dia juga berkomitmen untuk mendukung proses pemeriksaan oleh pihak berwenang serta menyampaikan perkembangan informasi secara berkala berdasarkan hasil verifikasi di lapangan. Keselamatan penumpang dan awak kapal merupakan prioritas utama ASDP.

Dalam video yang beredar, asap hitam pekat terlihat mengepul dari kapal jenis roll-on/roll-off (ro-ro) tersebut. Kapal masih berada di perairan sekitar Pelabuhan Merak saat kebakaran terjadi.

Dalam video lainnya, terlihat petugas mengevakuasi penumpang menggunakan kapal kecil. Para penumpang dibawa menuju lokasi yang lebih aman.

Kabid Humas Polda Banten Kombes Maruli Hutapea sebelumnya mengatakan kebakaran terjadi pada Selasa (20/10) sekitar pukul 16.00 WIB. Peristiwa itu terjadi di perairan Selat Sunda, tepatnya di belakang Pulau Kecil Merak, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon.

>> Detik com

ASDP Indonesia Ferry dilaporkan mengalami kebakaran di sekitar Pelabuhan Penyeberangan Merak, Selasa (20/10/2026) sekita...
20/10/2026

ASDP Indonesia Ferry dilaporkan mengalami kebakaran di sekitar Pelabuhan Penyeberangan Merak, Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kebakaran terjadi saat kapal tersebut berangkat dari Pelabuhan Bakauheni dan hendak bersandar di dermaga eksekutif Pelabuhan Merak.

Sempat terdengar beberapa kali ledakan dari atas kapal yang terbakar tersebut.

Peristiwa itu memicu penanganan darurat oleh petugas terkait di kawasan pelabuhan.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui pasti penyebab serta kondisi penumpang dan awak kapal, maupun dampak kejadian terhadap operasional penyeberangan.

Semoga semua crew kapal dan penumpang selamat dalam kejadian ini. Aamiin 🤲🤲

Breaking News! Kapal Motor Penumpang (KMP) Batu Mandi dilaporkan terbakar di Perairan Merak, Cilegon, Banten, pada Selas...
20/10/2026

Breaking News! Kapal Motor Penumpang (KMP) Batu Mandi dilaporkan terbakar di Perairan Merak, Cilegon, Banten, pada Selasa sore, 20 Oktober 2026. Kapal yang sarat penumpang tersebut tampak mengeluarkan kepulan asap hitam pekat.

Insiden kebakaran pada KMP Batu Mandi rute Bakauheni-Merak ini terjadi sesaat sebelum kapal bersandar di Dermaga Eksekutif Pelabuhan Merak.

Kasie Ops Basarnas Banten, Dwi Rizky, mengonfirmasi peristiwa tersebut dan menyatakan tim gabungan saat ini tengah berfokus melakukan proses evakuasi.

"Kita masih proses evakuasi. Untuk kelanjutannya nanti saya laporin," ujar Dwi, Selasa, 20 Oktober 2026.

Dwi belum merinci detail kronologi, penyebab pasti kebakaran, maupun kepastian mengenai ada atau tidaknya korban jiwa dalam insiden ini. Saat ini, seluruh sumber daya difokuskan pada penyelamatan penumpang dan pemadaman.

"Kami masih proses evakuasi penumpang, sebentar ya. Personel masih berjibaku padamkan api," kata Dwi.

>> Metrotvnews

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung menggagalkan dugaan peredaran uang palsu di pintu masuk...
20/10/2026

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Lampung menggagalkan dugaan peredaran uang palsu di pintu masuk kawasan Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.

Sebanyak 9.800 lembar uang kertas pecahan Rp100 ribu yang diduga palsu diamankan bersama seorang pria berinisial AW.

Pengungkapan tersebut bermula saat petugas melakukan pemeriksaan dan penggeledahan terhadap sebuah bus rute Medan–Jakarta di pintu masuk kawasan Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.

Kapolda Lampung Brigjen Pol Yustan Alpiani mengatakan, saat pemeriksaan berlangsung, petugas menemukan sejumlah uang kertas pecahan Rp100 ribu yang diduga palsu di dalam bus tersebut.

Petugas kemudian mengamankan AW beserta barang bukti untuk dibawa ke Polda Lampung guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.

“Barang bukti yang diamankan sebanyak 9.800 lembar uang kertas yang diduga palsu pecahan Rp100 ribu,” kata Yustan, saat ekspose di gedung Siger Lounge Mapolda Lampung, pada Selasa 20 Oktober 2026.

Selain uang yang diduga palsu, polisi turut menyita satu unit bus, lima bungkus kertas tulis berwarna putih, satu unit telepon genggam, satu lembar tiket bus, serta satu buah kain sarung.

Atas dugaan perbuatannya, tersangka disangkakan melanggar Pasal 374 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun atau denda paling banyak Rp5 miliar.

Selain itu, tersangka juga disangkakan melanggar Pasal 375 ayat (1) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp7,5 miliar.

Kapolda Lampung mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif dalam mencegah tindak pidana, termasuk peredaran uang yang diduga palsu.

Ia menegaskan, Polda Lampung akan terus menindak berbagai tindak pidana yang menjadi perhatian kepolisian sebagai bagian dari pelaksanaan program prioritas dan kebijakan Kapolri.

>> RMOL Lampung

Insiden keceI4*aan lalu lintas maut yang melibatkan kendaraan roda dua melawan truk bermuatan genting terjadi tepat di d...
20/10/2026

Insiden keceI4*aan lalu lintas maut yang melibatkan kendaraan roda dua melawan truk bermuatan genting terjadi tepat di depan kantor Kepolisian Resor (Polres) Lampung Timur.

Akibat benturan keras yang terjadi secara frontal, penumpang sepeda motor dilaporkan tewas dengan cedera kepala berat. Sedangkan pengendaranya kritis akibat luka berat.

Berdasarkan rekaman video amatir milik warga yang beredar di media sosial, tampak jelas dua orang berboncengan mengendarai sepeda motor terkapar bersimbah darah di badan jalan.

Kasat Lantas Polres Lampung Timur, Iptu Arum Monita Sari membenarkan insiden kecelakaan maut yang terdapat dalam video amatir.

Menurut dia, kecelakaan itu di Jalan Raya Lintas Timur, kawasan Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, tepat di depan Polres Lampung Timur pada Minggu,18 Oktober 2026 pagi.

Arum menjelaskan, kecelakaan bermula ketika sebuah truk bermuatan genting yang dikemudikan oleh Riyono melaju dari arah Purbolinggo menuju ke Labuhan Ratu.

Secara bersamaan dari arah berlawanan, yakni dari arah Labuhan Ratu menuju Purbolinggo, melaju kencang sebuah sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi BE-2386-LI.

Sepeda motor matik berwarna merah itu dikendarai oleh Aris Arfani (43), seorang wiraswasta asal Desa Tri Tunggal Jaya, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji.

Ia membonceng seorang perempuan bernama Suryani (39), yang juga tercatat sebagai warga Desa Tri Tunggal Jaya, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji.

Nahas, setibanya di tempat kejadian perkara (TKP) tepat di depan Mako Polres Lampung Timur, kendaraan roda dua tersebut tiba-tiba mengambil lajur ke sebelah kanan jalan.

"Kendaraan truk Mitsubishi dengan nomor polisi A-8665-XZ melaju dari arah Purbolinggo menuju Labuhan Ratu, setibanya di TKP dari arah berlawanan melaju sepeda motor Honda Vario yang mengambil lajur kanan," ujar Iptu Arum yang sebelumnya menjabat Kapolsek Metro Selatan, Selasa (20/10/2026).

Karena jarak antara kedua kendaraan sudah terlalu dekat dan waktu yang sangat singkat, pengemudi truk maupun pengendara motor tidak mampu lagi menghindar.

"Dikarenakan jarak yang sudah dekat dan tidak dapat menghindar, sehingga terjadilah kecelakaan lalu lintas adu kambing yang cukup parah di jalur tersebut," tukas alumnus Akpol tahun 2020 ini.

Akibat benturan yang sangat keras, kedua pengendara motor langsung terpelanting dan terhempas ke badan jalan raya.

Sementara itu, lanjut Arum, bodi sepeda motor yang mereka tumpangi mengalami ringsek berat hingga masuk ke bagian kolong depan truk pengangkut genting tersebut.

Arum mengatakan, tidak hanya pengendara motor, insiden ini juga berdampak pada pengemudi truk Riyono (44) beserta istrinya, Siti Aminah (44), yang duduk di dalam kabin truk.

Keduanya dilaporkan mengalami luka-luka ringan di bagian wajah akibat terkena serpihan kaca mobil truk yang pecah akibat benturan.

"Petugas kepolisian dari unit lalu lintas yang berada tidak jauh dari lokasi langsung bergerak cepat mendatangi TKP untuk melakukan evakuasi. Para korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan tindakan medis secepatnya dari tim dokter," ujar Arum yang pernah menjabat KBO Satuan Reserse Narkoba Polres Lampung Tengah ini.

Namun, kata dia, takdir berkata lain bagi Suryani, penumpang sepeda motor Vario, nyawanya tidak berhasil diselamatkan akibat mengalami luka berat di bagian kepala. Sementara itu, pengendara motor Aris Arfani juga mengalami luka-luka serius.

Jenazah korban perempuan berusia 39 tahun tersebut kemudian langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dibawa pulang dan dikebumikan di kampung halamannya di Mesuji.

"Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara yang dilakukan oleh jajaran Satlantas, kepolisian menduga kuat bahwa pengemudi sepeda motor sempat mengalami microsleep atau mengantuk sesaat,"

"Kondisi tersebut membuat pengendara kehilangan konsentrasi tinggi sehingga tidak menyadari kendaraannya melaju ke lajur yang berlawanan," kata Arum.

Menyikapi insiden tragis ini, tambahnya, jajaran kepolisian tidak henti-hentinya menyampaikan imbauan tegas kepada seluruh pengguna jalan raya.

"Dengan adanya insiden ini, kami mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati selama berkendara dan selalu memperhatikan keselamatan di jalan raya," tegasnya.

Pihaknya juga mengingatkan para pengemudi agar tidak memaksakan diri apabila kondisi fisik mulai lelah atau mengantuk di tengah perjalanan

"Jika merasa kantuk berlebih, sebaiknya pengendara beristirahat sejenak di rest area atau tempat aman sebelum melanjutkan kembali perjalanan," pungkas Arum.

>> Tribun Lampung

Dua gubuk di lokasi berbeda di Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) menjadi tempat penyimpanan dan...
20/10/2026

Dua gubuk di lokasi berbeda di Kecamatan Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah (Lamteng) menjadi tempat penyimpanan dan penggunaan narkoba. Polisi menggerebek kedua lokasi tersebut dan menangkap dua pria bersama barang bukti narkotika jenis sabu.

Kapolres Lampung Tengah, AKBP Zaldy Kurniawan membenarkan pengungkapan kasus tersebut. "Penindakan upaya memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba menyasar lokasi diduga menjadi tempat aktivitas narkotika," ujarnya dikonfirmasi, Selasa (20/10/2026).

1. Gubuk kebun sawit digerebek, 6,66 gram sabu disita

Zaldy mengungkapkan, penindakan pertama berlangsung, Sabtu (17/10/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Tim gabungan mendatangi gubuk di kebun sawit, Lingkungan II, Kelurahan Komering Agung, Kecamatan Gunung Sugih.

Di lokasi tersebut, polisi menangkap Nopen Ramadan (25), warga Komering Agung. Dari penggeledahan, petugas menemukan dua paket sabu masing-masing berupa satu plastik klip ukuran sedang berat bruto 6,48 gram dan satu plastik klip ukuran kecil berat bruto 0,18 gram.

Selain sabu, polisi turut menemukan timbangan digital, kotak rokok kaleng, satu bundel plastik klip, alat yang terbuat dari pipet sedotan, dua telepon seluler, 15 alat hisap atau b**g, dua p**a kaca, empat korek api gas dan empat sumbu api.

"Atas pengungkapan ini, kami mengamankan Nopen beserta seluruh barang bukti ke Mapolres Lampung Tengah untuk pemeriksaan lebih lanjut," tegas Zaldy.

2. Gubuk pinggir sungai kembali disasar

Beberapa jam kemudian sekitar pukul 15.30 WIB, Zaldy melanjutkan, polisi kembali melakukan penindakan dengan menyasar satu gubuk di pinggir sungai, Kampung Buyut Udik, Kecamatan Gunung Sugih.

Di lokasi tersebut, polisi menangkap Edi Saputra (37) sekaligus menemukan dua plastik klip berisi kristal putih diduga sabu dengan berat bruto total 0,74 gram. Termasuk menyita satu timbangan digital, dua alat hisap atau b**g, dua korek api gas dan dua sumbu api.

"Edi mengakui barang bukti yang ditemukan di lokasi tersebut merupakan miliknya. Selanjutnya tersangka dan barang bukti diamankan ke Polres Lampung Tengah untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut," ungkapnya.

3. Operasi berlanjut ke tempat karaoke

Dari dua pengungkapan tersebut, polisi menyita sabu dengan berat bruto total 7,4 gram. Rinciannya, 6,48 gram dan 0,18 gram dari gubuk di Komering Agung serta 0,74 gram dari gubuk di Kampung Buyut Udik.

Selain sabu, polisi juga menemukan sejumlah peralatan diduga berkaitan dengan aktivitas penggunaan maupun penyimpanan narkotika, termasuk timbangan digital dan alat hisap.

Penindakan tidak berhenti di dua gubuk tersebut. Personel gabungan kembali bergerak menyasar sejumlah tempat karaoke di kawasan Bandar Jaya, Kecamatan Terbanggi Besar, Minggu (18/10/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.

Petugas membagi personel menjadi tiga tim untuk melakukan pemeriksaan di beberapa tempat hiburan malam. Hasilnya, polisi menemukan sembilan orang inisial SB, DG, IS, DP, YL, PN, HS, DA, EM dan YA berdasarkan pemeriksaan awal menggunakan alat tes urine menunjukkan positif metamfetamin.

"Dari pemeriksaan di lokasi karaoke tersebut, polisi tidak menemukan barang bukti narkotika. Kesembilan orang itu kemudian dibawa dan dikoordinasikan dengan BNN Kota Metro untuk penanganan lebih lanjut," lanjut Zaldy.

4. Tegaskan penindakan terus dilakukan

Zaldy menegaskan, Polres Lampung Tengah akan terus melakukan penindakan terhadap lokasi yang diduga menjadi titik peredaran maupun penyalahgunaan narkoba.

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran maupun penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing.

"Kami tidak akan memberikan ruang bagi peredaran narkoba. Penindakan akan terus dilakukan terhadap lokasi-lokasi yang berdasarkan informasi maupun hasil pemetaan diduga menjadi tempat peredaran dan penyalahgunaan narkotika," tegas kapolres.

>> IDN Times Lampung

Address

Bandar

Telephone

+6287895689784

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kabar Lampung Yai posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share